GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPK Beri Peringatan Papua Barat: Aset Anjlok Rp2 Triliun, Belanja Tanpa Bukti Capai Rp12 M!

BPK kembali memberikan penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) kepada Papua Barat untuk Tahun Anggaran 2024 karena ditemukan sejumlah kejanggalan audit.
Minggu, 27 Juli 2025 - 19:24 WIB
Gedung BPK RI
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mendesak Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk segera memperbaiki tata kelola keuangan daerah.

Hal itu ditegaskan menyusul penilaian Wajar Dengan Pengecualian (WDP) yang kembali diterima Papua Barat untuk Tahun Anggaran 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPK melaporkan ada sejumlah temuan dalam laporan audit dianggap cukup mempengaruhi kewajaran laporan keuangan daerah tersebut.

Staf Ahli BPK RI Bidang Manajemen Risiko, Heri Subowo, menegaskan pentingnya pengawasan internal serta pelaksanaan tugas oleh pejabat pembuat komitmen (PPK) dan bendahara sesuai aturan yang berlaku.

“Harus ada pengawasan yang ketat sekaligus pastikan PPK (pejabat pembuat komitmen) dan bendahara menjalankan tugas sesuai ketentuan,” kata Heri di Manokwari, Minggu (27/7/2025).

Ia menjelaskan, opini WDP yang diberikan kepada laporan keuangan Pemprov Papua Barat tahun 2024 dipicu oleh sejumlah temuan, salah satunya adalah belanja barang dan jasa senilai Rp9,72 miliar yang tidak sesuai ketentuan.

“Belanja barang dan jasa tidak sesuai ketentuan, serta belanja tanpa bukti sah sebesar Rp12,37 miliar,” ujarnya.

Meski demikian, Heri mencatat bahwa jumlah temuan menurun dibanding tahun sebelumnya.

Pada 2023, terdapat enam permasalahan utama dalam laporan keuangan Papua Barat. Namun, masih ada temuan sisa tahun 2023 sebesar Rp7,43 miliar yang belum seluruhnya ditindaklanjuti.

“Tahun 2024 hanya satu yang menjadi sorotan. Namun hal ini tetap harus segera dibenahi. Perlu pengawasan internal yang lebih ketat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan bahwa realisasi belanja transfer ke daerah mencapai Rp4,72 triliun atau sekitar 93,75 persen dari pagu anggaran Rp5,03 triliun.

Sementara itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tercatat Rp133,94 miliar, turun drastis 64,59 persen dari tahun sebelumnya. Total aset daerah ikut menyusut menjadi Rp15,47 triliun dari sebelumnya Rp17,80 triliun.

“Total aset turun Rp2,33 triliun dibanding tahun 2023 sebesar Rp17,80 triliun,” katanya.

Menanggapi hasil audit BPK, Wakil Ketua I DPR Papua Barat, Syamsuddin Seknun, menyatakan pihaknya akan mengawal seluruh temuan dan menindaklanjutinya melalui pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“DPRP mengoptimalkan fungsi pengawasan anggaran untuk memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengakui masih adanya kelemahan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tahun 2024 adalah periode berat, namun kami tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan,” ujar Dominggus.

BPK menggarisbawahi pentingnya reformasi tata kelola keuangan di Papua Barat lantaran menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

12 Lagu Tradisional Banyuwangi Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

12 Lagu Tradisional Banyuwangi Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal

12 lagu dan musik tradisi asli Kabupaten Banyuwangi resmi dipagari hukum setelah mengantongi Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum RI.
Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki 10.000 Puskesmas, Dari Zaman Soeharto Tak Tersentuh

Prabowo Mau Pakai Uang Sitaan Korupsi untuk Perbaiki 10.000 Puskesmas, Dari Zaman Soeharto Tak Tersentuh

Ribuan Puskesmas dalam kondisi memprihatinkan karena tidak pernah direnovasi sejak era Presiden Soeharto. Sehingga, Prabowo menegaskan akan memakai uang hasil sitaan korupsi untuk perbaikan.
Detik-detik Juri Indri Bungkam Josepha dan Guru Pendamping di Lomba Cerdas Cermat MPR: Guru Tidak Berhak

Detik-detik Juri Indri Bungkam Josepha dan Guru Pendamping di Lomba Cerdas Cermat MPR: Guru Tidak Berhak

Baru-baru ini mencuat terkait kabar detik-detik juri Indri Wahyuni bungkam Josepha Alexandra sebagai peserta Lomba Cerdas Cermat dan guru pendampingnya juga
Viral Juri LCC MPR RI Singgung Endorse dan LHKPN, Harta Rp3,9 Miliar Indri Wahyuni Ikut Dikuliti Netizen

Viral Juri LCC MPR RI Singgung Endorse dan LHKPN, Harta Rp3,9 Miliar Indri Wahyuni Ikut Dikuliti Netizen

Indri Wahyuni viral usai polemik LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar. Story soal endorse dan LHKPN Rp3,9 miliar ramai dibahas netizen.
Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan, 51 Balai Karantina Disiagakan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Kemenkes Perketat Bandara dan Pelabuhan, 51 Balai Karantina Disiagakan Cegah Hantavirus Masuk Indonesia

Kemenkes memperketat pengawasan di bandara dan pelabuhan dengan menyiagakan 51 Balai Kekarantinaan Kesehatan guna mencegah Hantavirus masuk Indonesia.
Hasil Drawing Piala Presiden 2026: Persikotas Tasikmalaya Tergabung dalam Grup F Liga 4

Hasil Drawing Piala Presiden 2026: Persikotas Tasikmalaya Tergabung dalam Grup F Liga 4

Sebanyak 64 tim peserta yang lolos dari level asosiasi provinsi dari kasta keempat Liga Indonesia ini akhirnya dipertemukan di level nasional. Musim ini, titel Piala Presiden disematkan untuk Liga 4 Nasional. 

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Tak Lagi Dipanggil Megatron, Megawati Hangestri Punya Julukan Baru dari Korea Usai Gabung Hyundai Hillstate

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea kembali menjadi sorotan besar media Korea Selatan. Kini, ia tak dipanggil Megatron, melainkan Veteran V-League.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT