News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pati Memanas! Ini Rekam Jejak Bupati Sudewo yang Viral karena Kenaikan Pajak 250%, Rencana Demo Besar Tak Surut Meski Hari Jadi ke-702

Sosok Bupati Pati Sudewo jadi sorotan karena bersikeras menetapkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250% yang dianggap memberatkan.
Kamis, 7 Agustus 2025 - 05:54 WIB
Bupati Pati Sudewo, S.T., M.T.
Sumber :
  • Pemkab Pati

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo, kini viral menjadi sorotan nasional setelah kebijakan kenaikan pajak yang diinisiasinya menuai polemik keras dari masyarakat.

Diketahui, Sudewo bersikeras menetapkan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar 250% yang dianggap sangat memberatkan warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan yang sudah diinisiasi sejak Mei 2025 itu ternyata berbuntut keributan panjang. Kenaikan mencapai 250% memicu reaksi keras warga Pati, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah yang merasa terbebani.

Gelombang protes berujung pada rencana aksi demo atau unjuk rasa besar-besaran yang akan digelar massa pada 13 Agustus 2025.

Bahkan belum lama ini, terjadi ketegangan antara Satpol PP Pati dengan warga yang ricuh lantaran posko dinasi tolak kenaikan PBB 250% dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu di sekitar Alun-alun Pati, sempat dibubarkan pada Selasa (5/8/2025).

Kebijakan kontroversial Sudewo juga diperkeruh dengan pernyataannya yang seolah terkesan menantang aksi demo dan tak takut digeruduk puluhan ribu massa.

“Siapa yang akan melakukan penolakan, saya tunggu, silakan saja lakukan. Jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang saja suruh ngerahkan, saya tidak akan gentar. Saya tidak akan mengubah keputusan,” ujar Sudewo dalam pernyataannya baru-baru ini yang kemudian viral di mana-mana.

Berdasarkan pantauan terbaru pada Rabu (6/8/2026) malam, gelombang gerakan donasi untuk melancarkan demo 13 Agustus nanti semakin riuh memadati depan Pendopo Kabupaten Pati.

Padahal, momen ini seharusnya menjadi perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-702 yang jatuh pada 7 Agustus 2025.

Di tengah polemik tersebut, banyak yang bertanya siapa sebenarnya sosok orang nomor satu di Bumi Mina Tani ini? Berikut profil lengkap Bupati Pati Sudewo.

Profil dan Rekam Jejak Sudewo

Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, pada 11 Oktober 1968. Ia mulai menjabat sebagai Bupati Pati pada 20 Februari 2025.

Bupati yang pernah menjadi Anggota DPR RI ini merupakan lulusan di SMAN 1 Pati, sebelum akhirnya melanjutkan kuliah di Universitas Sebelas Maret (UNS), dan lulus sebagai Sarjana Teknik Sipil pada 1991.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di Universitas Diponegoro (UNDIP) pada 1993 dengan fokus di bidang Teknik Pembangunan. Setelah itu, Sudewo meniti karier di sektor konstruksi, bekerja di PT Jaya Construction selama setahun pada 1993–1994.

Pada 1994-1995, ia beralih ke sektor pemerintahan sebagai tenaga honorer di Kanwil Departemen Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali.

Namanya mulai dikenal usai terlibat dalam proyek peningkatan jalan dan jembatan di Bali pada 1995-1996.

Tahun berikutnya, Sudewo resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan dipindahtugaskan ke Kanwil PU Jawa Timur, sebelum menjadi PNS penuh hingga 1999. Ia kemudian bertugas di Dinas PU Kabupaten Karanganyar hingga 2006.

Pada 2002, ia mencoba peruntungan di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai Bupati Karanganyar berpasangan dengan Juliyatmono, meski belum berhasil. Namun kegagalan itu tak menyurutkan langkahnya. Ia justru semakin aktif di Partai Gerindra dan dipercaya sebagai Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi DPP Gerindra pada 2019.

Karier politiknya pun kian menanjak. Sudewo duduk sebagai anggota DPR RI dua periode, yakni 2009-2013 dan 2019-2024. Ia sering digadang-gadang sebagai kader loyal terhadap Ketua Umum Gerindra sekaligus Presiden RI, Prabowo Subianto.

Puncak karier politiknya ditandai dengan kemenangan di Pilkada Pati 2024, saat ia terpilih menjadi Bupati Pati untuk periode 2025-2030 yang berpasangan dengan Risma Ardhi Chandra sebagai wakilnya.

Alasan Sudewo Naikkan Pajak 250%

Kebijakan kenaikan PBB-P2 hingga 250% memicu gelombang kritik dari berbagai kalangan. Warga menilai kebijakan itu tidak berpihak kepada rakyat kecil yang saat ini masih kesulitan secara ekonomi.

Sudewo sebenarnya beralasan bahwa kenaikan PBB-P2 dilakukan untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Pati, termasuk proyek-proyek infrastruktur hingga pembenahan layanan kesehatan di RSUD RAA Soewondo.

Namun, penjelasan dan responsnya terhadap reaksi masyarakat yang terkesan arogan nyatanya malah memicu protes yang semakin keras.

Seperti diberitakan tvOnenews.com pada Mei 2025 lalu, Sudewo berdalih bahwa kenaikan mendadak itu semata-mata berdasarkan aturan yang telah disahkan sebelumnya, yakni Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2024.

Sudewo berkilah bahwa dirinya hanya menjalankan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya, bersama DPRD periode 2019–2024 dan Pj Bupati Henggar Budi Anggoro.

“PPB ini penyesuaian. Naik ini karena memang peraturan daerah nomor 1 tahun 2024. Saya tidak membuat Perda itu, saya tidak ikut mengesahkan Perda itu, yang membuat Perda tersebut adalah DPRD kemarin dan Pemerintah kemarin. Bukan saya. Jadi saya punya payung hukumnya, Perda itu,” ujar Sudewo kepada awak media, dikutip Jumat (23/5/2025).

Eks Anggota Komisi V DPR RI itu membeberkan, kenaikan PBB itu sebenarnya bahkan bisa menembus angka ribuan persen jika Perda itu dijalankan secara ketat.

Namun, kata Sudewo, ia memilih untuk tidak menerapkan kebijakan seketat itu demi meringankan beban masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Perda ini kalau saya ikuti sepenuhnya, mengikuti aturan dalam Perda kenaikan PBB bisa ribuan persen. Kalau saya saklek mengikuti Perda ikut naiknya ribuan persen. Saya tidak ingin menghendaki seperti itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Politisi dari Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa selama 14 tahun terakhir tidak pernah ada penyesuaian tarif PBB di Kabupaten Pati. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone Second Ex iBox Terbaru April 2026, Mulai Rp3 Jutaan!

Update Harga iPhone Second Ex iBox Terbaru April 2026, Mulai Rp3 Jutaan!

Update harga iPhone second ex iBox terbaru April 2026, mulai Rp3 jutaan. Cek daftar lengkap dan faktor yang memengaruhi harga selengkapnya dalam artikel ini!
Polemik Anggaran BGN, Mahasiswa Nilai Belanja Motor Tak Tepat Sasaran

Polemik Anggaran BGN, Mahasiswa Nilai Belanja Motor Tak Tepat Sasaran

Motor listrik BGN viral di media sosial. Ribuan unit untuk SPPG disorot, mahasiswa kritik pengadaan dan minta transparansi anggaran.
ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO Dukung BNN Berantas Penyalahgunaan Narkotika Lewat Vape

ARVINDO menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dan BNN dalam memberantas penyalahgunaan narkotika.
Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT