GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Sustainable Development Goals, Biologi FMIPA UNJ Gelar Pengembangan 8 Produk Lokal di Indramayu

Setidaknya ada 8 topik pengabdian berbasis SDG's yang melibatkan 8 dosen dari Program Studi Biologi dan Pendidikan Biologi pada kegiatan pengabdian di Indramayu.
Selasa, 12 Agustus 2025 - 21:24 WIB
Program pemberdayaan masyarakat Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi FMIPA UNJ.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi FMIPA UNJ belum lama ini telah melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada tanggal 31 Juli 2025  di Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Kegiatan ini mengangkat tema ”Penerapan Ilmu Biologi dan Aplikasi Riset Biologi sebagai Upaya Implementasi SDG's ke-11 (Sustainable Cities and Communities) untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu”. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari tersebut melibatkan sekitar 90 warga masyarakat Desa Bulak, terdiri dari perangkat desa, kelompok tani, karang taruna, serta kelompok PKK dan Posyandu Desa Bulak.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut dilaksanakan secara paralel pada 3 lokasi, yaitu Balai Desa Bulak, Situs Buyut Banjar, dan Posko Posyandu Desa Bulak. 

Setidaknya ada 8 topik melibatkan 8 dosen dari Program Studi Biologi dan Pendidikan Biologi pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut.

Yang pertama, yakni Dr. Tri Handayani Kurniati, M.Si dengan topik kegiatan ”Pelatihan Pembuatan Produk Acar Fermentasi sebagai Pangan Fungsional untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat”. 

Kedua, Dr. Elsa Lisanti, M.Si. dengan topik ”Pengembangan Susu Kedelai Gamasugen (Sulaigen) Aneka Rasa dan Manfaatnya dalam Program Peningkatan Gizi Masyarakat”.

Ketiga, Pinta Omas Pasaribu, M.Si. dengan topik ”Optimalisasi Pemanfaatan Biji Mangga sebagai Alternatif Usaha Ekonomi Kreatif dalam Inovasi Bahan Pangan Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Bulak Indramayu”.

Keempat, Prof. Dr. Ratna Komala, M.Si. dengan topik ”Peningkatan Pengetahuan tentang Pengelolaan dan Pengolahan Sampah melalui Produksi Bersih dalam Mengurangi Pencemaran Lingkungan”.

Kelima, Ade Suryanda, M.Si. dengan topik ”Membangun Kesadaran Masyarakat dalam Mengelola Ruang dan Melindungi Habitat Monyet Ekor Panjang Situs Banjar Desa Bulak”.

Keenam, Mohamad Isnin Noer, M.Si. dengan topik ”Profil Monyet Ekor Panjang di Buyut Banjar: Penyediaan Informasi Kearifan Lokal dan Ilmiah Guna Menunjang Potensi Wisata Edukasi”.

Ketujuh Rizky Priambodo, M.Si dengan topik ”Pengolahan Kulit Buah Mangga (Mangifera indica) Hasil Panen Masyarakat”. dan yang terakhir Vina Rizkawati, M.Sc. dengan topik ”Pemanfaatan Fly Trap sebagai Kontrol Populasi Lalat Buah (Bactrocera sp.) pada Pohon Mangga”.

Kegiatan tersebut disambut baik Sekretaris Desa Bulak, Resi Dwi Atmaja, selaku perwakilan perangkat Desa Bulak.

“Kegiatan ini memiliki dampak yang besar bagi masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini dan kerja sama dengan pihak UNJ dapat terus tercipta keberlanjutan di masa mendatang”, ungkap Resi saat acara pembukaan. 

Masyarakat Desa Bulak yang mengikuti seluruh kegiatan pengabdian masyarakat pada beberapa lokasi tersebut mengungkapkan bahwa apa yang disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat dari Prodi Biologi dan Pendidikan Biologi FMIPA UNJ tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. 

Mereka berharap, beberapa topik/judul yang dipaparkan dapat ditindaklanjuti hingga bisa memiliki nilai manfaat dan ekonomi. Sebagai contoh, masyarakat yang mengikuti kegiatan pengolahan kulit mangga sebagai minuman teh dan minuman serbuk, serta pengolahan biji mangga sebagai tepung alternatif berharap bahwa nantinya akan ada produk yang dihasilkan dari limbah kulit dan biji mangga Desa Bulak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nantinya mereka juga berharap bahwa produk tersebut dapat dipasarkan atas kerja sama dan bantuan pihak UNJ. Masyarakat yang mengikuti kegiatan pengabdian di Situs Buyut Banjar juga sangat berterima kasih atas apa yang telah disampaikan kepada mereka. Mereka berharap ke depannya Situs Buyut Banjar menjadi salah satu destinasi wisata edukasi dan eco-tourism. 

”Kami berharap, kegiatan ini dapat memberi dampak positif dan nilai kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat Desa Bulak. Apa yang telah dilakukan ini semoga dapat terus dilakukan hingga nantinya tercipta kota dan komunitas Desa Bulak yang berkelanjutan, sesuai tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) ke-11”, ungkap Rizky Priambodo, selaku perwakilan tim pengabdian kepada masyarakat dari Prodi Biologi FMIPA UNJ. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Industri Kelapa Sawit di Indonesia Terus Alami Peningkatan Positif

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mencatat produksi CPO nasional sepanjang 2025 mencapai 51,66 juta ton atau tumbuh 7,26 persen dibanding tahun sebelumnya.
Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Saksi Ceritakan Awal Mula Didirikan Ponpes Ndholo Kusumo oleh Kiai Ashari: Belum Ada Kejanggalan tapi Gerak-geriknya Mencurigakan

Pak Di, saksi yang lebih dari 10 tahun bekerja dengan Kiai Ashari menceritakan awal mula didirikannya Ponpes Ndholo Kusumo Pati sebelum ramai kasus pencabulan.
Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Hindari Asap Beracun, Gulkarmat Jakbar Kerahkan Robot untuk Padamkan Kebakaran Gudang di Kalideres

Operasi pemadaman kebakaran gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, melibatkan teknologi mutakhir. 
News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

News Terpopuler: Modus Pesan Tengah Malam Kiai Cabul Ponpes Pati, hingga Doktrin Ashari Pada Santriwati

Modus pesan oknum Kiai, Ashari pengasuh ponpes di Pati saat tengah malam. Doktrin diberikan tersangka kasus dugaan pencabulan untuk melancarkan aksi bejatnya
Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Langkah Pemerintah Bakal Terbitkan Layer Baru Tarif CHT Tuai Respons Positif dari Pelaku Industri Tembakau Lokal

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa bakal menerbitkan skema layer baru tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang ditarget efektif pada Juni 2026.
Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Ledakan Beruntun Warnai Kebakaran Hebat Sejumlah Gudang di Jakarta Barat

Insiden kebakaran hebat yang melanda deretan gudang di Jalan Rawa Melati A, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Senin (11/5) malam, diiringi dengan rentetan ledakan keras. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan Suporter di Jawa Barat, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT