News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemendagri Luncurkan Satu Data untuk Semua: Fondasi Pengentasan Kemiskinan, Stunting, hingga Inflasi

Satu Data untuk Semua diharapkan memperkuat pelaksanaan Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran, terutama terkait pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan pengendalian inflasi.
Jumat, 29 Agustus 2025 - 23:52 WIB
Kemendagri Luncurkan Program "Satu Data untuk Semua".
Sumber :
  • Kemdagri

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) baru saja meluncurkan program Satu Data untuk Semua, Kamis, 28 Agustus 2025.

Program ini diharapkan memperkuat pelaksanaan Asta Cita pemerintahan Prabowo–Gibran, terutama terkait pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, dan pengendalian inflasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menegaskan pentingnya regulasi yang jelas dalam tata kelola data kependudukan

“Regulasi itu kunci. Tanpa aturan, tata kelola tidak akan berjalan baik,” ujarnya dalam acara Summit Data Kependudukan Semester I Tahun 2025 yang digelar Kemendagri di Jakarta, dikutip Jumat (29/8/2025).

Menurut Teguh, Satu Data menjadi tulang punggung bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran. “Data kependudukan sangat strategis. Semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah harus bisa memanfaatkannya secara optimal,” katanya.

Ia menjelaskan, Dukcapil tengah meningkatkan kualitas sistem melalui aplikasi terpusat, server yang lebih kuat, serta rencana pembangunan data center baru. “Sistem dan infrastruktur harus terus diperbaiki. Kalau jaringannya lemah, pelayanan akan terganggu,” ucap Teguh.

Selain sistem, keamanan data juga menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan maraknya kasus kebocoran data di era digital. “Keamanan itu nomor satu. Semua lembaga pengguna wajib mengikuti standar ISO 27001,” tegasnya.

Teguh menambahkan, akses data tidak serta-merta bisa dilakukan tanpa perjanjian kerja sama. Ada skema tarif berbeda untuk lembaga pemerintah dan swasta. “Untuk pemerintah dan lembaga sosial tidak dikenakan biaya, tapi untuk swasta berorientasi profit ada tarif resmi yang masuk ke PNBP,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Teguh juga menggarisbawahi pentingnya peran masyarakat dalam menjaga data pribadi. Ia meminta warga lebih bijak menggunakan dokumen kependudukan agar tidak disalahgunakan. “Lindungi data diri, jangan mudah membagikan NIK atau KTP ke pihak yang tidak jelas,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa semua layanan Dukcapil tetap gratis dan inklusif. “Pelayanan kependudukan harus cermat, akurat, dan berkeadilan. Semua gratis, tidak dipungut biaya,” ucapnya.

Selain itu, Dukcapil juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya tenaga IT dan teknis di lapangan. “Sistem bagus percuma kalau SDM tidak profesional. Maka peningkatan kapasitas itu mutlak,” kata Teguh.

Penguatan Satu Data juga diarahkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Melalui interoperabilitas data, pemerintah dapat lebih efektif mengukur capaian program penanggulangan kemiskinan ekstrem, stunting, hingga pengendalian inflasi. “Dengan satu data, kebijakan akan lebih tepat sasaran,” tutur Teguh.

Ia menyinggung rencana penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memvalidasi data agar lebih cepat dan akurat. “AI akan membantu proses verifikasi, sehingga data makin valid dan bisa diandalkan,” katanya.

Acara Summit Data Kependudukan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah pemerintah pusat, daerah, dan swasta dalam membangun ekosistem data tunggal nasional. Teguh berharap sinergi lintas sektor dapat terus diperkuat. “Kita tidak bisa jalan sendiri. Semua pihak harus kolaborasi,” ujarnya.

Ia menekankan kembali bahwa Satu Data bukan sekadar proyek teknis, tetapi bagian dari agenda besar mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. “Asta Cita pemerintah harus didukung data yang solid. Tanpa data, program sulit berhasil,” kata Teguh.

Program Satu Data ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan data yang rapi dan aman, pelayanan publik bisa lebih cepat, akurat, dan transparan. “Kuncinya satu data, manfaatnya untuk semua,” tutup Teguh.

Data yang berserakan di berbagai kementerian dan lembaga kini diarahkan untuk menjadi satu kesatuan agar kebijakan pemerintah lebih tepat sasaran. Kuncinya ada pada penerapan Satu Data untuk Semua yang memanfaatkan identitas tunggal kependudukan.

Data Kependudukan Harus Terkoneksi

Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, menyebut data kependudukan Dukcapil merupakan fondasi utama. “Data paling inti ada di Dukcapil. Semua kementerian dan lembaga harus bisa terhubung dengan itu,” ujarnya dalam Summit Data Kependudukan Semester I 2025 yang digelar Kemendagri dan CNN Indonesia di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Menurut Ateng, koneksi antar-data membutuhkan identitas tunggal. “Dengan NIK, data di BPS dan kementerian lain bisa disatukan. Data akan semakin kaya dan terkelola,” katanya.

Ia menekankan pentingnya standarisasi sebelum data diintegrasikan. “Langkah pertama, data harus terstandar,” ujarnya singkat.

Ateng mengingatkan bahwa BPS mendapat amanat besar melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi. Data ini menggabungkan berbagai sumber, mulai dari survei, registrasi sosial ekonomi, hingga administrasi kementerian. “Semua ditunggalkan menjadi satu data,” jelasnya.

Ia mencontohkan keberhasilan pemadanan data hayati, seperti pencatatan kelahiran dan kematian, yang kini sudah memenuhi standar internasional. “Dulu kita belum sesuai standar global, sekarang sudah,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ateng, proses menuju satu data bukan pekerjaan instan, tetapi harus berjalan sistemik. “Ini proses jangka panjang, ada evaluasi dan audit berkala,” ucapnya.

Ia menutup dengan penegasan bahwa keberhasilan Satu Data tidak hanya soal teknologi, tetapi juga konsistensi semua pihak. “Kolaborasi itu syarat utama,” ujarnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Bung Harpa Blak-blakan soal Peluang Persib Bandung di Tiga Laga Sisa Super League: El Clasico Kontra Persija Harus

Pengamat sepak bola Bung Harpa menilai peluang Persib Bandung di sisa tiga laga Super League masih terbuka lebar. Namun, ia menegaskan laga “El Clasico” Persija
Nasib Santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati Usai Kiai Jadi Tersangka Pencabulan: Dipindahkan dan Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Nasib Santri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati Usai Kiai Jadi Tersangka Pencabulan: Dipindahkan dan Dipulangkan ke Rumah Masing-Masing

Kementerian Agama memastikan pendidikan para santri di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati, terus berlanjut.
Reaksi Terbaru Doktif di Tengah Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Tiba-tiba ‘Colek’ Nikita Mirzani

Reaksi Terbaru Doktif di Tengah Kabar Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Dicabut, Tiba-tiba ‘Colek’ Nikita Mirzani

​​​​​​​Doktif kembali bersuara soal Richard Lee, singgung sertifikat mualaf dan tiba-tiba colek Nikita Mirzani, isu melebar ke dugaan TPPU dan konflik skincare.
Eksperimen Gagal Allegri: Nkunku Terisolasi dan Lini Tengah AC Milan Kehilangan Intensitas saat Dipermalukan Sassuolo

Eksperimen Gagal Allegri: Nkunku Terisolasi dan Lini Tengah AC Milan Kehilangan Intensitas saat Dipermalukan Sassuolo

AC Milan menelan hasil pahit saat bertandang ke markas Sassuolo. Kekalahan 0-2 di Stadion Mapei menjadi gambaran jelas bagaimana tim ini sedang kehilangan arah.
Daftar Atlet Panjat Tebing Indonesia di Gigi di World Climbing Series Wujiang 2026: Ada Veddriq Leonardo Hingga Desak Made Rita

Daftar Atlet Panjat Tebing Indonesia di Gigi di World Climbing Series Wujiang 2026: Ada Veddriq Leonardo Hingga Desak Made Rita

Berikut daftar nama atlet panjat tebing Indonesia yang tampil di kejuaraan World Climbing Series Wujiang 2026.
Pernah Bicara soal Surat Al-Baqarah, Ternyata ini Isi Kandungan Ayat 155 yang Menguatkan Richard Lee

Pernah Bicara soal Surat Al-Baqarah, Ternyata ini Isi Kandungan Ayat 155 yang Menguatkan Richard Lee

Pada tahu 2025, dr. Richard Lee pernah menyampaikan kalau surat Al-Baqarah membuat dirinya kuat dalam menghadapi masalah

Trending

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT