GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kopema Tuding MRT Main Politik Kotor, Izinkan Pedagang Blok M Hengkang Serentak: Ini Politisasi MRT Singkirkan Koperasi di Blok M

Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai menuding pihak PT MRT Jakarta bersikap sangat politis untuk menyingkirkan koperasi dari pengelolaan area perdagangan District Blok M, Jakarta Selatan.
Kamis, 4 September 2025 - 15:31 WIB
Ketua Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (Kopema) Sutomo dan Penasehat Kopema Mumu Mujtahid.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Ketua Koperasi Pedagang Pasar Pusat Melawai (Kopema), Sutomo, menuding PT MRT Jakarta memainkan politik kotor untuk menyingkirkan koperasi dari pengelolaan area perdagangan District Blok M, Jakarta Selatan.

Ia bahkan menyebut Gubernur DKI Jakarta ikut salah langkah karena menuding koperasi tak bisa diajak kerja sama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau ini permainan MRT, ini adalah politisasi menyingkirkan koperasi dari Blok M Mall. Jadi ini politik kotor dari MRT, sampai Gubernur (Pramono Anung) salah membuat statement katanya koperasi tidak bisa diajak kerjasama. Duh, koperasi ini jangankan menaikkan, berpikir menaikkan saja tidak. Yang menaikkan semuanya itu dari MRT,” kata Sutomo saat dihubungi tvOnenews.com, Kamis (4/9/2025).

Sutomo menegaskan bahwa pihaknya justru menalangi pembayaran pedagang ke MRT. Ia menyebut, pada Kamis (28/8/2025) lalu dirinya telah membayar seluruh kewajiban pedagang sebesar Rp259 juta dengan menggunakan dana pinjaman koperasi.

“Hari Kamis saya bayar kewajiban semua pedagang yang saya bilang dia dua bulan belum bayar tadi. Itu saya bayar, saya pinjemin dulu dari (dana) koperasi Rp259 juta. Setelah saya bayar, tanda bukti saya bawa ke kantor MRT, saya menandatangani MoU untuk pengelolaan Plaza 2 satu pintu,” tegas Sutomo.

Namun, lanjut Sutomo, hanya dua hari berselang muncul kejadian mengejutkan. Pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, sejumlah pedagang keluar dari Blok M District secara serentak.

Menurutnya, hal ini diizinkan langsung oleh pihak MRT, meski satpam sudah diperintahkan oleh Sutomo untuk menahan pergerakan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Lalu hari Sabtu, malam Minggu, pedagang keluar semua tanpa izin. Ini diizinkan sama MRT karena formnya dikeluarkan oleh MRT. Formnya dikeluarkan oleh MRT. Satpam-satpam yang bertugas di sana saya kasih mandat, saya kasih perintah, tolong satu pun (pedagang) gak boleh keluar. Tapi ini dari MRT mengizinkan mereka keluar. Jadi satpam pun berusaha mempertahankan sehingga satpam yang bertugas dua orang saat itu kena SP (Surat Peringatan) oleh MRT. Nah itu bukti, Mas. Itu bukti,” jelasnya.

Sebelumnya, para pedagang kuliner Blok M District mengaku terjebak dalam pembayaran ganda. Mereka mengklaim sudah menyetor uang sewa kepada Kopema sejak Januari, namun MRT menyebut tidak ada setoran yang dibayarkan Kopema.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?
Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Kronologi Pesaing Persib di ACL Two Dapat Sanksi WO oleh AFC, Ternyata Musim Lalu Sudah Untungkan Klub Singapura

Keputusan itu diambil AFC setelah CAHN terbukti menurunkan dua pemain yang tidak memenuhi syarat tampil.
Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Sebut Ditipu Vicky Prasetyo Rp700 Juta, Nunun sampai Cerai dengan Suaminya: Rumah Tangga Saya Hancur

Vicky Prasetyo terlibat kasus dugaan penipuan. Korban mengungkapkan sang artis meminjam uang Rp700 juta dan menjanjikan suaminya jadi cawabup Bandung Barat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT