News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Tak Naikkan Bunga Rumah Subsidi, Menteri Ara Janji Begini ke Menkeu

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan kuota rumah subsidi pada tahun depan sebanyak 350.000 unit dan menjaga bunga agar tidak naik.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 17:24 WIB
Menteri PKP Maruarar Sirait dan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • Kementerian PKP

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menegaskan pemerintah tetap menjaga bunga rumah subsidi agar tidak naik.

Menurutnya, keputusan ini menjadi bentuk dukungan nyata dari Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terhadap program perumahan rakyat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ara menyebut, langkah Menkeu yang mempertahankan bunga rumah subsidi di angka 5 persen akan membantu stabilitas sektor perumahan rakyat. Ia menilai, keputusan itu juga menjadi sinyal bahwa pemerintah berkomitmen memprioritaskan akses perumahan bagi masyarakat kecil.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Menteri Keuangan atas dukungannya dengan tidak menaikkan bunga untuk rumah subsidi, sehingga bunga rumah subsidi tetap 5 persen,” ujar Ara dikutip Rabu (15/10/2025).

Lebih lanjut, Maruarar menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan kuota rumah subsidi pada tahun depan sebanyak 350.000 unit.

Sementara itu, tahun ini telah direalisasikan program renovasi rumah sebanyak 45.000 unit melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun depan, jumlah tersebut akan ditingkatkan dengan target mencapai 400.000 unit penerima BSPS.

“Saya sudah laporkan penyerapan anggaran di Kementerian PKP, saya janjikan penyerapan kami itu di Desember 2025 akhir itu paling tidak 96 persen itu akan tercapai,” katanya.

Di sisi lain, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa kerja sama antarkementerian akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan birokrasi dan koordinasi.

“Ini semuanya kita yang bikin, aturannya kita yang bikin. Jadi kita bisa bereskan dengan cepat itu,” ujar Purbaya.

Program rumah subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) merupakan inisiatif pemerintah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni.

Skema ini memungkinkan masyarakat mengakses KPR dengan bunga rendah, uang muka ringan, serta tenor panjang melalui bank penyalur yang memperoleh dana murah dari pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ara menegaskan, FLPP menjadi solusi utama dalam mengatasi backlog kepemilikan rumah di Indonesia. Sementara itu, program BSPS difokuskan untuk memperbaiki sekitar 26,9 juta Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tersebar di berbagai daerah.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden yang terus berpihak kepada rakyat kecil. Langkah tersebut terlihat dari pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), percepatan serta penghapusan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga peningkatan kuota FLPP menjadi 350 ribu unit, jumlah terbesar sepanjang sejarah, serta konsistensi menjaga bunga FLPP tetap di level 5 persen. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.
Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Raymond/Joaquin Dua Kali Runner-up di Awal 2026, PBSI Soroti Faktor Fisik

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, menilai fisik masih menjadi fokus utama evaluasi bagi Raymond Indra/Nikoolaus Joaquin

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT