News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komoditas Nikel Indonesia Menguat, Hilirisasi Jadi Kunci

Di tengah tekanan pasar global, industri nikel Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang kuat berkat percepatan hilirisasi dan konsolidasi produksi di bawah MIND ID Group.
Kamis, 6 November 2025 - 19:36 WIB
Ilustrasi kegiatan operasional tambang MIND ID.
Sumber :
  • MIND ID

Jakarta, tvOnenews.com - Harga nikel global sempat mengalami tekanan sepanjang 2025 seiring perlambatan ekonomi Tiongkok dan meningkatnya pasokan dari pasar baru seperti Indonesia dan Filipina. Di bursa London Metal Exchange (LME), harga nikel sempat turun ke kisaran US$16.000 per ton dari level tertinggi di atas US$20.000 per ton tahun sebelumnya.

Kondisi itu menekan margin produsen nikel dunia, terutama di tengah melemahnya permintaan dari sektor baja tahan karat di Tiongkok dan penyesuaian rantai pasok baterai kendaraan listrik. Namun, di tengah tekanan global tersebut, industri nikel Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang kuat berkat percepatan hilirisasi dan konsolidasi produksi di bawah MIND ID Group.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua perusahaan tambang besar milik negara, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO), sama-sama mencatatkan kinerja positif sepanjang sembilan bulan pertama 2025.

Dari sisi produksi, ANTAM dan Vale secara kolektif membukukan total 68.755 ton nikel hingga akhir September 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi tersebut terdiri atas 17.520 ton nikel dalam feronikel (TNi) milik ANTAM dan 51.235 ton nikel matte dari Vale Indonesia.

Menurut M. Kholid Syeirozi, Direktur Eksekutif Center of Energy Policy (CEP), capaian ini tidak lepas dari kombinasi antara efisiensi operasi perusahaan dan dukungan kebijakan hilirisasi pemerintah.

“Kinerja tambang, termasuk ANTAM, tumbuh positif karena gabungan perbaikan operasi perusahaan dan ekosistem hilirisasi. Ada kenaikan penjualan berkat meningkatnya permintaan smelter setelah larangan ekspor ore,” ujar Kholid.

Ia menambahkan, hilirisasi memberi nilai tambah signifikan terhadap pertumbuhan sektor nikel, terutama di tengah dinamika pasar global yang terus berubah.

“Industri nikel masih menghadapi risiko ketidakpastian global akibat oversupply yang menekan harga. Popularitas baterai LFP (lithium iron phosphate) dalam industri EV juga berpotensi menggerus pasar NCM (nickel cobalt manganese). Ini bisa mengancam ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam rantai pasok EV global,” jelasnya.

Kholid menekankan, arah hilirisasi perlu ditingkatkan menjadi industrialisasi berbasis nikel, seperti pengembangan produk turunan stainless steel dan bahan kimia industri, agar daya saing Indonesia tidak hanya bergantung pada pasar baterai.

Kinerja positif ANTAM juga tercermin dari sisi keuangan. Pada kuartal III-2025, perusahaan mencatatkan penjualan bersih Rp72,03 triliun, tumbuh 67 persen dibandingkan Rp43,20 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Laba bersih melonjak hampir tiga kali lipat menjadi Rp6,61 triliun dari Rp2,23 triliun di 2024, sementara laba usaha meningkat menjadi Rp7,89 triliun dari Rp1,86 triliun.

Pertumbuhan ini turut disokong oleh kontribusi entitas asosiasi seperti PT Halmahera Persada Lygend (HPL) yang berfokus pada hilirisasi nikel sulfat untuk bahan baku baterai kendaraan listrik. Proyek Smelter Feronikel Halmahera Timur (P3FH) yang ditargetkan rampung pada 2026 akan menambah kapasitas produksi 13.500 ton nikel per tahun dan memperkuat rantai nilai baterai nasional.

Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan pendapatan US$705,4 juta hingga September 2025, relatif stabil dibanding US$708,6 juta pada periode yang sama tahun lalu. Meski pendapatan sedikit terkoreksi, laba bersih naik menjadi US$52,45 juta dari US$51,11 juta di 2024. Produksi nikel matte mencapai 51.235 ton, naik tipis dari 50.531 ton tahun sebelumnya.

Vale kini memperkuat langkah hilirisasi melalui tiga proyek strategis di bawah payung Indonesia Growth Project (IGP) yang menjadi tulang punggung pengembangan industri nikel nasional. Pertama, IGP Pomalaa di Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang digarap bersama Huayou dan Ford Motor Company, ditargetkan menghasilkan 120 ribu ton nikel per tahun dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP) sebagai bahan utama baterai EV.

Kedua, IGP Bahodopi di Morowali, Sulawesi Tengah, yang berfokus pada produksi nickel pig iron (NPI) sekitar 73 ribu ton per tahun untuk mendukung industri baja tahan karat nasional. Ketiga, IGP Sorowako di Luwu Timur, Sulawesi Selatan, yang mengembangkan fasilitas pengolahan berbasis teknologi HPAL untuk meningkatkan efisiensi produksi nikel matte dari tambang eksisting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga proyek tersebut ditargetkan beroperasi komersial pada 2026–2028 dan menjadi bagian penting dari ekosistem hilirisasi yang tengah dibangun MIND ID. Dengan rantai bisnis terpadu dari hulu ke hilir mulai dari penambangan, pengolahan feronikel, hingga bahan baku baterai listrik MIND ID memainkan peran strategis dalam mendukung kebijakan hilirisasi nasional sekaligus transisi energi.

“MIND ID punya peran strategis sebagai agregator yang menyeimbangkan rantai pasok dan permintaan untuk menjaga siklus pasar. Holding tambang ini harus mampu mengantisipasi dua penyakit mekanisme pasar, baik oversupply maupun less demand, misalnya lewat kebijakan kuota produksi dan diversifikasi produk smelter,” pungkas Kholid. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Akun instagram milik selebgram sekaligus artis Lula Lahfah diserbu netizen usai kekasih dari Reza Arap itu dikabarkan meninggal dunia.
Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih? Blak-blakan Sebut Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih? Blak-blakan Sebut Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

Pep Guardiola mengakui Arsenal sebagai tim terbaik dunia saat ini. Manchester City menghadapi tantangan berat mengejar puncak klasemen Liga Inggris musim ini.
Di World Economic Forum Davos 2026, Sarinah Bawa 30 Merek Lokal Tembus Pasar Global

Di World Economic Forum Davos 2026, Sarinah Bawa 30 Merek Lokal Tembus Pasar Global

Keikutsertaan Sarinah di Davos merupakan bagian dari langkah terukur perusahaan dalam memasuki fase penguatan ekspor yang dimulai pada 2026.
Kabar Lula Lahfah Meninggal Dunia Dikonfirmasi Polisi, Ditemukan Petugas Keamanan hingga Dibawa ke RS Fatmawati

Kabar Lula Lahfah Meninggal Dunia Dikonfirmasi Polisi, Ditemukan Petugas Keamanan hingga Dibawa ke RS Fatmawati

Selebgram dan influencer Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026). Kabar ini dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.
Pangan Berbasis Rumput Laut Mulai Dilirik Masyarakat

Pangan Berbasis Rumput Laut Mulai Dilirik Masyarakat

Kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya gaya hidup sehat dan berkelanjutan terus meningkat, seiring dengan tumbuhnya minat terhadap aktivitas olahraga yang juga ditunjang dengan tren makanan sehat, salah satunya pangan berbasis rumput laut.
Warga Gunung Raja Muara Enim Heboh, Pipa Pertamina Bocor Semburkan Gas 

Warga Gunung Raja Muara Enim Heboh, Pipa Pertamina Bocor Semburkan Gas 

Warga Desa Gunung Raja Kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim heboh. Pasalnya pipa gas mentah Sales 8 Inchi milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zo

Trending

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Trending di X Kekasih Reza Arap Itu Disebut OD

Akun instagram milik selebgram sekaligus artis Lula Lahfah diserbu netizen usai kekasih dari Reza Arap itu dikabarkan meninggal dunia.
Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih? Blak-blakan Sebut Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

Pep Guardiola Kibarkan Bendera Putih? Blak-blakan Sebut Arsenal Tim Terbaik Saat Ini

Pep Guardiola mengakui Arsenal sebagai tim terbaik dunia saat ini. Manchester City menghadapi tantangan berat mengejar puncak klasemen Liga Inggris musim ini.
Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

Sudah di Indonesia, 3 Pemain Keturunan Eropa Bisa OTW Dinaturalisasi dan Dipanggil John Herdman ke Timnas untuk Piala AFF

John Herdman mulai menyusun kerangka Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026. Tiga pemain keturunan di Liga 1 disebut bisa menjadi opsi naturalisasi buat Garuda.
Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Top 3 Bola 23 Januari 2026: Gaji Jesse Lingard di Persib Bandung, Thom Haye Gigit Jari, hingga Al Nassr Bangkit

Rangkuman Top 3 Bola hari ini: rumor Jesse Lingard ke Persib, peluang jadi pemain termahal Liga 1, dan kebangkitan Al Nassr.
Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Publik Menunggu Kepastian

Selebgram Lula Lahfah Dikabarkan Meninggal Dunia, Publik Menunggu Kepastian

Kabar Lula Lahfah meninggal dunia viral di media sosial setelah selebritas berkomentar di Instagram, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi.
Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Cole Palmer Dirumorkan Merapat ke Manchester United, Siap Gantikan Bruno Fernandes?

Manchester United, Michael Carrick, MU, Bursa Transfer, Cole Palmer, Manchester City, Setan Merah, Chelsea, Bruno Fernandes. Dalam laporan Berita transfer MU
Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain MU Berdarah Belanda Ini Blak-blakan Ingin Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, John Herdman Panggil untuk FIFA Series 2026?

Pemain keturunan Belanda yang kini membela MU membuka peluang dinaturalisasi. John Herdman berpeluang memanggilnya ke FIFA Series 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT