GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menanti FOMC, IHSG Tergelincir 0,61 Persen di Tengah Aksi Ambil Untung

IHSG ditutup melemah 53,51 poin atau 0,61 persen ke level 8.657,18. Sementara indeks LQ45 turut terkoreksi 7,01 poin atau 0,82 persen ke posisi 848,06.
Selasa, 9 Desember 2025 - 19:42 WIB
Ilustrasi - Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (9/12/2025) sore, tergelincir ke zona negatif.

Meski hari sebelumnya sempat tembus tertinggi sepanjang sejarah, pelemahan IHSG berlangsung setelah pasar mencatat kenaikan signifikan sebelumnya dan pelaku pasar memilih melakukan aksi ambil untung menjelang agenda penting bank sentral Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IHSG ditutup melemah 53,51 poin atau 0,61 persen ke level 8.657,18. Sementara indeks LQ45 turut terkoreksi 7,01 poin atau 0,82 persen ke posisi 848,06.

Tekanan jual mulai terasa sejak awal perdagangan, terutama karena pelaku pasar mengantisipasi arah kebijakan suku bunga The Fed. Situasi ini membuat IHSG sulit mempertahankan penguatan meski sempat dibuka menghijau.

Selain faktor eksternal, pelaku pasar juga mencermati perkembangan indikator ekonomi domestik yang ikut memengaruhi sentimen perdagangan hari ini.

“Pelemahan indeks disinyalir akibat profit taking setelah mencapai level tertinggi baru dan sentimen negatif dari indeks bursa kawasan Asia yang cenderung melemah menjelang pertemuan The Fed,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim, dikutip dari Antara.

Dari luar negeri, peluang pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin oleh The Fed mencapai 89 persen, sebagaimana tercatat dalam FedWatch CME. 

The Fed diketahui menggelar pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 9-10 Desember 2025 untuk memutuskan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Dari sisi domestik, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik ke level 124 pada November 2025, meningkat dari level 121,2 pada Oktober 2025 dan menjadi titik tertinggi sejak Februari 2025. Peningkatan tersebut didorong kenaikan pada seluruh subindeks utama.

Pelaku pasar kini menunggu rilis data penjualan ritel Oktober 2025 yang diperkirakan tumbuh 4 persen secara tahunan, lebih cepat dibanding pertumbuhan 3,7 persen pada September 2025.

Meski sempat dibuka menguat, IHSG bergeser ke zona merah hingga akhir sesi pertama. Pada sesi kedua, indeks masih tertekan dan bertahan di area negatif hingga penutupan perdagangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor mencatat penguatan, dipimpin sektor infrastruktur yang naik 1,48 persen, diikuti sektor teknologi dan transportasi yang masing-masing menguat 1,03 persen dan 0,39 persen.

Sementara itu, delapan sektor lainnya terkoreksi, dengan sektor industri dan barang baku mencatat penurunan terdalam sebesar 1,43 persen. Sektor properti serta sektor barang konsumen nonprimer juga melemah masing-masing 0,95 persen dan 0,94 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT