News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Askrindo Beri Pelatihan Literasi Pada Ratusan Guru PAUD di Bali untuk Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus

Bali menjadi Provinsi ke 5 pada Roadshow Program tersebut, yang bekerja sama dengan PAUD Inspirasi Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak dan diikuti lebih dari 200 guru PAUD di wilayah Provinsi Bali.
Rabu, 10 Desember 2025 - 13:15 WIB
Askrindo Beri Pelatihan Literasi Pada Ratusan Guru PAUD di Bali untuk Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), terus menjalankan komitmennya dalam peningkatan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini. Komitmen ini diwujudkan melalui pelatihan literasi “Mendeteksi Keterlambatan Bicara dan Pencegahan Kekerasan pada Anak”, khusus bagi pendidik Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). 

Bali menjadi Provinsi ke 5 pada Roadshow Program tersebut, yang bekerja sama dengan PAUD Inspirasi Indonesia serta Komnas Perlindungan Anak dan diikuti lebih dari 200 guru PAUD di wilayah Provinsi Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program keberlanjutan yang telah dilakukan Askrindo di sejumlah kota, di antaranya Bekasi, Lombok, Labuan Bajo, dan Makassar. 

Dengan lebih dari 1.000 guru PAUD mendapatkan penguatan kapasitas sejak program ini dijalankan, inisiatif ini menjadi upaya berkelanjutan Askrindo untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dalam memberikan pendampingan, deteksi dini, serta perlindungan yang tepat bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus (keterlambatan bicara).

Direktur Kepatuhan, SDM & Manajemen Risiko Askrindo, R. Mahelan Prabantarikso, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas guru PAUD memiliki dampak signifikan terhadap perlindungan dan perkembangan anak usia dini, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

“Menjadi pendidik bagi anak usia dini merupakan tugas yang mulia, guru menjadi pihak yang paling dekat dengan anak dalam keseharian. Mereka bukan hanya pengajar, tetapi juga pengamat pertama perkembangan anak. Melalui kegiatan ini, Askrindo ingin mengambil peran aktif dalam peningkatan literasi perkembangan anak usia dini serta membekali guru dengan penguatan kapasitas guru dalam mendeteksi keterlambatan bicara  serta mengedukasi pencegahan kekerasan pada anak sehingga dapat memberikan rasa aman bagi anak,” ujar Mahelan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Askrindo menyadari bahwa jangan hanya membicarakan Pendidikan sebagai proses belajar mengajar melainkan sebagai perlindungan, pengasuhan dan intervensi diri terhadap perkembangan anak, dan menjadi wujud tanggung jawab sosial Perusahaan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 4 yakni Pendidikan Berkualitas. 

“Kami juga melihat bahwa masih terdapat keterbatasan akses pelatihan bagi guru yang menangani anak yang memiliki keterlambatan bicara di berbagai wilayah Indonesia. Karena itu, penguatan kapasitas melalui program ini merupakan bagian dari komitmen Askrindo untuk memperluas dampak sosial perusahaan dan berkontribusi terhadap pemberdayaan tenaga pendidik,” tambah Mahelan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lupakan Hasil Mengecewakan di Musim Lalu, Lewis Hamilton Sangat Bersemangat Hadapi F1 2026 dengan Mobil Baru Ferrari

Lupakan Hasil Mengecewakan di Musim Lalu, Lewis Hamilton Sangat Bersemangat Hadapi F1 2026 dengan Mobil Baru Ferrari

Lewis Hamilton memilih menatap ke depan setelah melalui musim debut yang mengecewakan bersama Ferrari pada F1 2025.
Nice, Shayne Pattynama Rela Tinggalkan Buriram United: Persija Adalah Klub yang Selalu Ada di Pikiran Saya!

Nice, Shayne Pattynama Rela Tinggalkan Buriram United: Persija Adalah Klub yang Selalu Ada di Pikiran Saya!

Alasan terbesar Shayne Pattynama pilih Persija: Tinggalkan Buriram United demi mimpi Lama di Putaran Kedua Super League. Persija hadir sebagai klub yang sejak lama
Kemenpora Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Kemenpora Apresiasi Pencapaian Kontingen Indonesia Jadi Runner Up ASEAN Para Games 2025

Menurut Taufik, capaian Indonesia di ASEAN Para Games 2025 patut mendapat apresiasi besar.
Kisah Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Terpaksa Bawa Adiknya Sekolah karena Sang Ibu Sakit Kanker

Kisah Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Terpaksa Bawa Adiknya Sekolah karena Sang Ibu Sakit Kanker

Kisah Ariendra Ralea, bocah kelas 3 di SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo tersebut harus membagi fokus antara waktu belajar dan mengasuh adiknya di sekolah.
Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Kadis, Kades hingga Camat Diperiksa KPK Buntut Kasus Jual Beli Jabatan Sudewo

Jual beli jabatan perangkat desa yang menyeret Bupati Pati Sudewo masih dilakukan pendalaman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sejumlah orang diperiksa.
Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026, Kensuke Takahashi menilai Timnas Futsal Indonesia berkembang pesat dan kini layak diperhitungkan di level Asia atas.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT