News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IHSG Melemah Sepekan Terakhir, Ini Rekomendasi Saham Terbaik yang Dinilai Masih Menjanjikan

IHSG melemah sepekan terakhir. Simak rekomendasi saham terbaik versi analis yang dinilai masih berpeluang cuan di tengah pasar fluktuatif.
Senin, 15 Desember 2025 - 10:56 WIB
Ilustrasi IHSG.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang sepekan terakhir, periode 8–12 Desember 2025, menunjukkan dinamika yang cukup fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Meski demikian, kondisi pasar tidak sepenuhnya suram. Di balik tekanan indeks, sejumlah saham justru dinilai masih memiliki peluang menarik, terutama menjelang akhir tahun yang identik dengan fenomena window dressing dan Santa Claus rally.

Sepanjang sepekan, IHSG sempat mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level 8.777. Penguatan tersebut didorong aksi beli bersih investor asing senilai sekitar Rp 892 miliar. Namun setelah menyentuh level tertinggi, IHSG kembali mengalami koreksi seiring aksi ambil untung dan meningkatnya kehati-hatian pelaku pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari sisi sektoral, tercatat enam sektor mampu bertahan di zona hijau, sementara sektor lainnya mengalami tekanan. Sektor energi menjadi penopang utama IHSG dengan kenaikan 6,49 persen, terutama berkat lonjakan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang melesat lebih dari 54 persen dalam sepekan. Penguatan BUMI dipicu spekulasi pasar terkait peluang masuknya saham tersebut ke indeks MSCI Standard Cap.

Sentimen Global dan Domestik Masih Berpengaruh

Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus, menilai pergerakan IHSG pekan lalu dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik. Dari global, keputusan Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,50–3,75 persen sesuai ekspektasi pasar menjadi sentimen positif, meski terdapat perbedaan pandangan internal dalam hasil voting.

Data ekonomi Amerika Serikat juga turut diperhatikan, termasuk laporan Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTs) yang menunjukkan pembukaan lapangan kerja relatif stabil. Dari dalam negeri, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia pada November 2025 meningkat ke level 124 dari sebelumnya 121,2, mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

Memasuki pekan perdagangan 15–19 Desember 2025, pasar masih akan mencermati sejumlah sentimen penting, seperti rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) AS, inflasi AS, serta keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI). Konsensus pasar memperkirakan BI masih akan menahan suku bunga acuannya, dengan potensi pemangkasan baru dilakukan pada awal 2026.

Strategi Investor Saat IHSG Melemah

Di tengah kondisi IHSG yang cenderung melemah, analis menilai peluang tetap terbuka melalui pemilihan saham yang tepat. Fokus investor saat ini dinilai mengarah pada saham-saham berfundamental baik, memiliki katalis positif, serta berpotensi diuntungkan oleh arus window dressing menjelang akhir tahun.

IPOT menilai IHSG masih berpeluang bergerak variatif dengan kecenderungan menguat, berada pada area support 8.570 dan resistance 8.800. Dalam situasi seperti ini, selektivitas menjadi kunci utama.

Rekomendasi Saham Pilihan Saat Pasar Berfluktuasi

Merespons kondisi tersebut, IPOT merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai relatif defensif sekaligus memiliki potensi penguatan jangka pendek hingga menengah.

Berikut rekomendasi saham IPOT:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

    Secara teknikal, JPFA membentuk pola bullish falling wedge yang mengindikasikan potensi kelanjutan tren naik. Risiko dinilai relatif rendah dengan rasio risiko dan imbal hasil sekitar 1:2.

    • Harga saat ini: Rp 2.640

    • Target harga: Rp 2.800

    • Potensi kenaikan: sekitar 6,1%

    • Stop loss: di bawah Rp 2.560

  2. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

    Saham MEDC menunjukkan pola marubozu yang mencerminkan kekuatan beli yang solid. Selain itu, mulai terlihat arus dana masuk yang membuka peluang breakout lanjutan.

    • Area beli: Rp 1.340

    • Harga saat ini: Rp 1.315

    • Target harga: Rp 1.445

    • Potensi kenaikan: sekitar 7,8%

    • Stop loss: di bawah Rp 1.290

  3. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

    INKP dinilai tengah memasuki fase technical reborn atau potensi pembalikan tren. Dari sisi fundamental, laba bersih perusahaan melonjak 44,15 persen pada periode sembilan bulan 2025, sehingga menambah daya tarik saham ini.

    • Harga saat ini: Rp 8.200

    • Target harga: Rp 8.800

    • Potensi kenaikan: sekitar 7,3%

    • Stop loss: di bawah Rp 8.000

Meski IHSG cenderung melemah dalam sepekan terakhir, peluang investasi tetap terbuka melalui strategi selektif. Saham-saham dengan dukungan teknikal kuat, fundamental solid, dan katalis akhir tahun dinilai masih layak dilirik. Namun demikian, investor tetap disarankan disiplin menerapkan manajemen risiko dan melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Buntut Penggeledahan Pesantren di Sukoharjo, Kapolda Jateng dan Kapolres Sukoharjo Dilaporkan ke Propam Polri

Kapolda Jateng, Irjen Hardi Siahaan dan Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma dilaporkan ke Divpropam Polri buntut penggeledahan di Pesantren Hamalatul Quran.
Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Siap Tempur di Dunia Industri, Mahasiswa Kini Wajib Paham Pemanfaatan AI

Dalam perhelatan bertema “USBR Mengabdi” ini, kampus menegaskan urgensi penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai modal utama lulusan dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang kian kompetitif.
Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wapres Gibran 'Sentil' Masalah di Kalumpang Sulbar: Janjikan Perubahan untuk Wilayah 3T

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming berkomitmen penuh untuk membenahi berbagai persoalan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), termasuk di kawasan Kalumpang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran Motor IMOS 2026 Siap Digelar 10 Hari di ICE BSD, Catat Jadwal hingga Daftar Brandnya

Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2026 dipastikan hadir dengan skala lebih besar dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

UNSP Bukukan Penjualan Rp 2,2 Triliun, Lonjakan Ekuitas Rp 8 Triliun, dan Targetkan Rp 3 Triliun pada 2026

PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) mencatatkan lonjakan ekuitas menjadi Rp 2,77 triliun dan pertumbuhan penjualan 19% hingga kuartal III 2026. Perseroan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT