Alexander Ramlie Raup Cuan Rp419 Miliar Usai Jual Saham AMMN, Ini Tujuan Transaksinya
- Istimewa
Pelaku pasar umumnya menilai transaksi dengan tujuan restrukturisasi kepemilikan sebagai langkah administratif dan personal, bukan cerminan dari penurunan kepercayaan terhadap kinerja emiten. Terlebih, Amman Mineral Internasional merupakan salah satu perusahaan tambang besar dengan fundamental yang masih menjadi daya tarik investor.
AMMN dan Perhatian Investor
PT Amman Mineral Internasional Tbk dikenal sebagai emiten sektor pertambangan yang memiliki eksposur kuat terhadap komoditas mineral strategis. Pergerakan saham AMMN dalam beberapa waktu terakhir kerap masuk radar investor institusi maupun ritel.
Transaksi yang dilakukan Alexander Ramlie ini pun menjadi catatan penting bagi pasar, terutama karena nilainya yang mencapai ratusan miliar rupiah dan dilakukan oleh figur kunci di internal perusahaan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada indikasi bahwa aksi tersebut akan memengaruhi kebijakan operasional maupun arah bisnis Amman Mineral Internasional ke depan.
Penjualan saham AMMN oleh Komisaris Alexander Ramlie senilai Rp419,39 miliar menjadi salah satu aksi korporasi yang mencuri perhatian di akhir 2025. Meski kepemilikan sahamnya menyusut, transaksi ini dilakukan dalam rangka restrukturisasi kepemilikan untuk keperluan perencanaan waris, bukan karena faktor kinerja perusahaan.
Bagi investor, keterbukaan informasi ini memberikan kejelasan bahwa aksi tersebut bersifat personal dan administratif. Dengan transparansi yang disampaikan ke BEI, pasar memiliki dasar yang kuat untuk menilai bahwa langkah Alexander Ramlie tidak mengubah prospek fundamental PT Amman Mineral Internasional Tbk. (nsp)
Load more