GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OJK Siap Naikkan Batas Free Float Saham, Berlaku Bertahap Mulai 2026 untuk Dorong Likuiditas Pasar

atas kepemilikan saham publik atau free float pada tahun 2026 ini akan dinaikkan oleh OJK sebagai bagian dari penguatan pasar modal nasional atau mendorong likuiditas.
Jumat, 2 Januari 2026 - 15:30 WIB
Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan memastikan akan menyesuaikan ketentuan batas kepemilikan saham publik atau free float pada tahun ini sebagai bagian dari penguatan pasar modal nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan kebijakan tersebut akan segera diterapkan pada 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Secepatnya. Tahun ini ya, iya dong harus di tahun ini,” ujar Inarno saat ditemui seusai Seremoni Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Menurut Inarno, penyesuaian aturan free float tidak dapat dilakukan secara mendadak.

OJK akan menerapkannya secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan emiten dan kondisi pasar.

“Tapi, tentunya free float ini harus ada persiapan yang matang, dan harus berjenjang, nggak bisa langsung tinggi gitu, misalnya 30 persen gitu nggak bisa, harus bertahap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan batas free float menuntut ketersediaan pendanaan yang lebih besar di pasar modal.

Semakin tinggi porsi saham yang dilepas ke publik, semakin besar pula dana yang harus diserap pasar.

“Karena apa? Free float itu butuh pendanaan, semakin tinggi free float-nya maka semakin tinggi pendanaan yang harus disiapkan. Oleh karena itu, perlu sekali untuk pendalaman pasar, termasuk di dalamnya demand-nya itu harus diperkuat, (investor) ritel kita sudah mencapai 20 juta lebih,” kata Inarno.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, OJK bersama Bursa Efek Indonesia dan Self-Regulatory Organization akan terus memperkuat basis investor, khususnya investor institusi domestik, agar struktur pasar menjadi lebih seimbang.

“Nah, peran serta dari pada investor institusi domestik itu sangat penting, sehingga balance nih antara ritel dan investor institusi domestik,” ujar Inarno.

Sebelumnya, Komisi XI DPR RI telah menyetujui usulan OJK untuk menaikkan batas free float dalam kewajiban pencatatan berkelanjutan dari 7,5 persen menjadi minimal 10 hingga 15 persen, dengan mempertimbangkan kapitalisasi pasar masing-masing emiten.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dilaksanakan dalam waktu yang dapat memberikan kesempatan penyesuaian bagi perusahaan tercatat,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie Othniel Frederic Palit.

Komisi XI juga menyepakati penyusunan kebijakan baru terkait free float, termasuk perhitungan saham publik pada saat penawaran umum perdana yang hanya memperhitungkan saham yang ditawarkan ke publik dan mengecualikan kepemilikan pemegang saham sebelum IPO.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Lebaran, Prabowo Panggil Dua Menteri Kunci ke Istana Bahas Energi dan Pangan

Jelang Lebaran, Prabowo Panggil Dua Menteri Kunci ke Istana Bahas Energi dan Pangan

Memasuki hari ke-14 Ramadan, Presiden RI Prabowo Subianto memanggil dua menteri strategis ke Istana Negara, Rabu (4/3/2026).
Donald Trump Tidak Peduli Ada Iran di Piala Dunia

Donald Trump Tidak Peduli Ada Iran di Piala Dunia

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi bersejarah karena digelar di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Selat Hormuz Resmi Ditutup, DPR Wanti-wanti Dampaknya: Ancaman Nyata bagi APBN dan Daya Beli Rakyat

Selat Hormuz Resmi Ditutup, DPR Wanti-wanti Dampaknya: Ancaman Nyata bagi APBN dan Daya Beli Rakyat

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, menyebut bahwa penutupan Selatan Hormuz sebagai ancaman serius yang bisa langsung menghantam ekonomi Indonesia.
I.League Ungkap Format EPA Championship U-19, 20 Tim Berpartisipasi

I.League Ungkap Format EPA Championship U-19, 20 Tim Berpartisipasi

Satu bulan jelang kompetisi I.League pun mengungkapkan format EPA Championship U-19 yang akan diikuti oleh 20 tim dari kasta kedua Liga Indonesia ini. 
Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Ikuti Super League, IBL Indonesia Resmi Gunakan Wasit Asing

Sejumlah wasit asing dihadirkan demi meningkatkan intensitas pertandingan dan ketatnya persaingan antar tim memasuki pertengahan musim. 
Dianggap Berisik, Pramono Tegas Tolak Lapangan Padel di Perumahan Buka Lewat dari Jam 8 Malam

Dianggap Berisik, Pramono Tegas Tolak Lapangan Padel di Perumahan Buka Lewat dari Jam 8 Malam

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa dirinya menolak operasional lapangan padel di kawasan perumahan dibuka melewati jam 8 malam.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker ‘Dicoret’ Nova Arianto dari Skuad Timnas Indonesia U-20, Ini Alasannya

Mathew Baker tidak dipanggil oleh Nova Arianto dalam skuad Timnas Indonesia U-20 yang baru saja mengumumkan daftar pemain untuk pemusatan latihan (TC). Padahal, dia merupakan salah satu pemain andalan Nova.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Resmi Kangkangi Penyerang Andalan Timnas Jepang, Kevin Diks Jadi Pemain Asia dengan Gol Terbanyak di Liga Jerman

Kevin Diks ukir sejarah di Bundesliga usai jadi pemain Asia tersubur hingga pekan ke-24, ungguli Ritsu Doan dan Yuito Suzuki di Liga Jerman.
Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Cristiano Ronaldo Fix Undur Diri, Siapa yang Gantikan CR7 di Laga Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?

Lantas, siapa yang dipilih oleh pelatih Jorge Jesus untuk menggantikan Cristiano Ronaldo dalam laga pekan ke-25 antara Al Nassr vs Neom SC pada 8 Maret 2026?
Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Peluang Pepet Persib Bandung Terbuang, Rizky Ridho Sebut Sisa Laga Seperti Final Bagi Persija

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyayangkan timnya kembali kehilangan poin penuh di kandang sendiri setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Borneo FC pada pekan ke-24 Super League 2025/2026 di Jakarta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT