News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BBCA Diborong Direksi Saat Turun! Kesempatan Langka Sebelum Harga Terbang ke 10.000?

Di pasar saham, ada satu pedoman investasi yang jarang meleset, ketika para nahkoda kapal memborong tiket, itu tandanya kapal siap berlayar cepat.
Rabu, 22 April 2026 - 13:27 WIB
Menara BCA
Sumber :
  • BCA

tvOnenews.com - Di pasar saham, ada satu pedoman investasi yang jarang meleset, ketika para nahkoda kapal memborong tiket, itu tandanya kapal siap berlayar cepat. Saat ini, kita sedang menyaksikan momentum langka di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Di tengah fluktuasi pasar awal tahun 2026, alih-alih bersikap defensif, jajaran petinggi BCA justru agresif menyerok saham mereka sendiri.

Ini bukan sekadar transaksi biasa. Ini adalah eksekusi strategi buy on weakness (membeli aset premium saat harganya sedang terdiskon). Aksi borong ini menjadi bukti kuat bahwa pihak yang paling memahami kondisi “dapur” perusahaan memiliki keyakinan tinggi terhadap prospek jangka panjang BCA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Valuasi Tidak Masuk Akal: BCA Lebih Murah dari Bank Digital
Keyakinan manajemen ini sangat sejalan dengan realitas valuasi sahamnya saat ini. Namun ukuran yang lebih tepat untuk membandingkan saham bank bukan lagi PBV, melainkan PER (Price to Earnings Ratio), karena PER menunjukkan berapa lama investor “membayar” harga saham dari laba yang dihasilkan perusahaan.

Pengamat pasar modal Rendy Yefta mangatakan saat ini, saham BBCA hanya diperdagangkan di kisaran PER sekitar 15 kali. Artinya, investor hanya membayar 15 tahun laba untuk memiliki bank terbesar, paling efisien, dan paling konsisten mencetak keuntungan di Indonesia. Sekarang bandingkan dengan Bank Jago (ARTO). Saham ARTO diperdagangkan di sekitar PER 64 kali. Dengan kata lain, investor harus membayar valuasi lebih dari 4 kali lebih mahal dibanding BBCA untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan.

Yang membuat situasinya terasa “gila” adalah kemampuan mencetak laba antara kedua bank tersebut sangat berbeda. BCA sudah terbukti mampu menghasilkan laba puluhan triliun rupiah secara konsisten dan bertumbuh cepat. Bahkan bila dibandingkan dari kemampuan memperbesar laba 5 kali lipat, secara realistis BCA justru berpotensi mencapainya lebih cepat dibanding ARTO karena basis bisnisnya sudah besar, jaringan kuat, CASA dominan, dan profit terus naik setiap tahun.

Jadi pertanyaannya sederhana: mengapa bank digital yang masih jauh lebih kecil, labanya lebih rendah, dan risikonya lebih tinggi justru dihargai 64 kali laba, sementara BCA yang jauh lebih mapan hanya dihargai 15 kali laba? Fenomena inilah yang disebut “salah harga”. Pasar seolah sedang memberi diskon besar kepada saham BBCA. Ketika investor mulai menyadari ketimpangan ini, biasanya yang terjadi adalah valuasi BBCA akan naik kembali menuju level yang lebih wajar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Berambisi Kirim WNI Terbaik Eksplorasi Luar Angkasa Lewat Program Kosmonaut Rusia

Prabowo Berambisi Kirim WNI Terbaik Eksplorasi Luar Angkasa Lewat Program Kosmonaut Rusia

Pemerintah Indonesia mulai melangkah lebih jauh dalam ambisi teknologi tinggi dengan membuka peluang pengiriman warga negara ke program kosmonaut Rusia
Juara Formula 1 Ini Tiba-tiba Dukung Lewis Hamilton Meraih Gelar Juara Dunia F1 Kedelapan pada Musim ini

Juara Formula 1 Ini Tiba-tiba Dukung Lewis Hamilton Meraih Gelar Juara Dunia F1 Kedelapan pada Musim ini

Juara dunia Formula 1 musim 1992, Nigel Mansell, terang-terangan mendukung Lewis Hamilton mengejar gelar kedelapan sebelum pensiun dari F1.
Menlu Sugiono Kembali Tanggapi Pengajuan Lintas Udara yang Diminta Amerika Serikat

Menlu Sugiono Kembali Tanggapi Pengajuan Lintas Udara yang Diminta Amerika Serikat

Pengajuan lintas udara yang diminta Amerika Serikat untuk melintasi ruang udara Indonesia akan melewati proses pembahasan, dengan perjanjian serupa juga bisa dilakukan dengan negara lain.
Gaji Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo Jadi Sorotan usai Media Italia Bongkar Nominalnya, Tembus Puluhan Miliar

Gaji Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes di Sassuolo Jadi Sorotan usai Media Italia Bongkar Nominalnya, Tembus Puluhan Miliar

Nama Jay Idzes tengah jadi sorotan usai rincian gaji pemain Sassuolo untuk musim 2025/2026 mendadak diungkap media Italia. Nominalnya sentuh puluhan miliar.
F1 2026 Satu Bulan Libur, FIA Tiba-tiba Umumkan Perubahan Regulasi Power Unit untuk Musim Ini

F1 2026 Satu Bulan Libur, FIA Tiba-tiba Umumkan Perubahan Regulasi Power Unit untuk Musim Ini

FIA secara resmi mengumumkan perubahan aturan pada regulasi power unit yang diterapkan di F1 2026 sebelum gelaran GP Miami pekan depan.
Manfaat Sawit dalam Kehidupan Sehari-hari: Dari Dapur hingga Energi, Ini Peran Nyatanya

Manfaat Sawit dalam Kehidupan Sehari-hari: Dari Dapur hingga Energi, Ini Peran Nyatanya

Manfaat sawit dalam kehidupan sehari-hari sangat luas, dari makanan hingga energi. Edukasi Sawit on Town ungkap peran pentingnya.

Trending

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Sejalan dengan Dedi Mulyadi, Kadisdik Jawa Barat akan Beri Sanksi Selama 3 Bulan pada Siswa SMAN 1 Purwakarta

Gubernur Dedi Mulyadi ikut menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta waktu lalu. Siswanya acung jari tengah ke guru
Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Hasil Bursa Transfer Pemain FA Liga Voli Korea 2026-2027: Jung Ho-young Satu-satunya Pemain yang Pindah Klub, Yeum Hye-seon Bertahan di Red Sparks

Berikut hasil bursa transfer pemain agen bebas (Free Agent/FA) untuk Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Yeum Hye-seon bertahan di Red Sparks sedangkan Jung Ho-young satu-satunya pemain yang pindah klub secara resmi.
Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Alasan Megawati Hangestri Putuskan Kembali ke V-League Korea Selatan Musim 2026-2027, Megatron Pulih Cedera

Kabar gembira datang bagi para pecinta voli Indonesia. Megawati Hangestri Pertiwi, bintang voli kebanggaan tanah air, resmi memutuskan untuk kembali berkarier -
Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Ogah Bela Timnas Indonesia Demi Mimpi Belanda, Bek Keturunan Rp312 Miliar Kini Jadi Incaran Raksasa Prancis

Nama Jayden Oosterwolde mendadak jadi sorotan setelah dikabarkan masuk radar raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG). Ia pernah tolak bela Timnas Indonesia.
Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

Seusai Dedi Mulyadi Periksa Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Disanksi, KDM Justru Lakukan Hal Tak Terduga

​​​​​​​Dedi Mulyadi periksa siswa SMAN 1 Purwakarta yang disanksi, lalu ambil langkah tak terduga dengan mengganti AC kelas jadi 2 PK demi kenyamanan belajar.
Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Tak Mainkan Ole Romeny, Oxford United Selangkah Lagi Susul Leicester City Degradasi ke Kasta Ketiga Liga Inggris

Oxford United selangkah lagi menyusul Leicester City terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. Hal ini terjadi setelah kekalahan dari Wrexham, ketika Ole Romeny tak dimainkan sama sekali.
Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Masih Ingat Herman Dzumafo Epandi? Legenda Persib yang Sudah Dinaturalisasi, tapi Tak Pernah Dipanggil ke Timnas Indonesia

Herman Dzumafo lahir di Douala, Kamerun. Meski sudah memegang paspor Indonesia, setelah dinaturalisasi pada 2017, ia tak pernah dipanggil ke Timnas Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT