News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang, Diduga Selundupan dan Berisiko Bawa Penyakit

Mentan Amran menyita 133,5 ton bawang bombay ilegal di Semarang. Diduga selundupan tanpa izin, berisiko bawa penyakit dan rugikan petani.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 17:00 WIB
Mentan Amran saat konferensi pers di Kantor Pusat Kementan, Jakarta.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyita sebanyak 133,5 ton bawang bombay ilegal yang diduga kuat merupakan hasil penyelundupan tanpa dokumen resmi. Ribuan karung bawang tersebut ditemukan tersimpan di sebuah gudang di kawasan Semarang Utara, Jawa Tengah, dan langsung diamankan bersama aparat penegak hukum.

Penyitaan dilakukan setelah Kementerian Pertanian menerima laporan adanya peredaran bawang bombay impor ilegal yang berpotensi mengganggu ekosistem pertanian nasional. Mentan Amran turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi barang bukti serta proses penindakan berjalan tegas dan transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pajak-pajaknya tidak masuk, ini barang selundupan. Lebih berbahaya lagi karena berpotensi membawa bakteri dan penyakit yang bisa merusak ekosistem pertanian kita,” tegas Amran saat meninjau gudang penyimpanan bawang bombay ilegal tersebut.

Ditemukan 6.172 Karung Bawang Ilegal

Dari hasil pemeriksaan lapangan, total bawang bombay ilegal yang disita mencapai 6.172 karung dengan berat sekitar 133,5 ton. Seluruh barang tersebut diduga masuk ke Indonesia tanpa izin resmi dan tanpa melalui prosedur karantina.

Amran menegaskan, dalam konteks pertanian nasional, ukuran bahaya tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah tonase.

“Bukan soal tonnya. Satu ton dengan seribu ton sama bahayanya kalau membawa penyakit. Bahkan satu kilo pun bisa berdampak besar. Ini soal psikologi dan semangat petani,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa masuknya komoditas ilegal dapat menurunkan kepercayaan dan motivasi petani untuk terus berproduksi, terutama ketika Indonesia tengah berupaya menjaga swasembada pangan.

Tak Ada Toleransi Impor Ilegal

Mentan Amran menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik impor ilegal pangan. Ia meminta agar kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya dan pelaku diberikan efek jera.

“Ini harus diusut. Saya minta Polisi Militer mendampingi, Kapolres turun langsung. Bongkar sampai ke akarnya. Tidak boleh ada ampun,” tegasnya.

Menurut Amran, praktik impor ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan pajak, tetapi juga mengancam keberlanjutan pertanian nasional serta kesejahteraan petani.

Ia menyebut Indonesia memiliki sekitar 160 juta petani serta 4–5 juta peternak yang harus dilindungi dari dampak buruk ulah segelintir oknum.

“Masa mau korbankan ratusan juta rakyat hanya karena kepentingan 10 atau 20 orang? Ini tidak benar dan tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Ancaman Serius bagi Kedaulatan Pangan

Amran menyoroti bahwa Indonesia saat ini telah mencapai swasembada beras dan sedang memperkuat produksi pangan strategis lainnya. Oleh karena itu, masuknya pangan ilegal, meski dalam jumlah kecil, dinilai berpotensi merusak sistem yang telah dibangun.

Ia mencontohkan dampak psikologis yang besar jika petani mengetahui adanya impor ilegal.

“Kalau petani tahu ada impor beras satu ton saja, dampaknya bisa dirasakan oleh 29 juta petani beras dan keluarganya, total bisa 115 juta orang. Petani bisa berhenti produksi, lalu kita tergantung impor lagi. Ini yang harus dijaga,” jelasnya.

Pengawasan Diperketat untuk Komoditas Strategis

Mentan memastikan pengawasan tidak hanya difokuskan pada bawang bombay, tetapi juga komoditas strategis lainnya seperti beras, gula, pupuk, hingga mesin pertanian.

Ia mengaku telah menerima banyak laporan terkait dugaan penyelundupan berbagai komoditas dan memastikan akan menindaklanjuti seluruhnya.

“Ini semua akan kita bongkar. Tunggu saja satu sampai dua minggu ke depan, kita bongkar semuanya,” kata Amran.

Bahaya Penyakit Tumbuhan dan Hewan

Selain merusak pasar dan mental petani, Amran mengingatkan bahaya laten penyakit tanaman dan hewan akibat masuknya produk ilegal tanpa karantina. Ia menyinggung pengalaman pahit Indonesia saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merebak.

“Satu atau dua ternak terjangkit bisa merusak jutaan ternak. Kerugiannya bukan hanya negara, tapi petani. Bisa ratusan triliun rupiah. Ini nyata dan pernah terjadi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penentuan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kasus bawang bombay ilegal ini sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum. Namun, Amran memastikan Kementerian Pertanian akan terus berada di garis depan dalam menjaga kedaulatan pangan nasional.

“Ini bukan soal hari ini saja, tapi dampaknya ke depan. Saya tidak akan berhenti sampai praktik seperti ini benar-benar dihentikan,” tegas Mentan Amran. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Pakar Perhapi Rizal Kasli Ingatkan Mineral Terbatas: Tambang Ilegal Kuras Sumber Daya Rusak Lingkungan

Indonesia memiliki kekayaan mineral yang melimpah, mulai dari nikel, tembaga, emas, bauksit hingga batu bara. Namun, sumber daya itu bersifat terbatas sehingga
Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

Gedung Nusantara III Parlemen: Dasco Tegaskan Bukan Menyatukan Kewenangan Tapi Menyatukan Arah Fiskal Moneter

DPR RI memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Bank Indonesia, OJK dan Danantara Indonesia melalui pertemuan yang dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah yang Ditemukan Ombudsman saat Sidak Lapas Cibinong

Ketika tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen.
Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Khofifah Pimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim–Arab Saudi, Catatkan Potensi Transaksi Fantastis Rp6,71 triliun

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur di Jeddah, Arab Saudi.
Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Anak Diduga Dianiaya Teman hingga Pembuluh Darah Mata Pecah dan Lebam di Sekolah Bekasi, Polisi Turun Tangan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh temannya di salah satu sekolah di Bekasi.
Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo Gagal Cetak Gol dan Buang Peluang saat Portugal Kalahkan Wales

Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol meski mendapat sejumlah peluang saat Portugal menghadapi Wales di UEFA Nations League, termasuk satu gol yang dianulir VAR.

Trending

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT