GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPRD Jabar Soroti Dampak Tren Kendaraan Listrik terhadap Pendapatan Daerah, PAD Terancam Terkikis?

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana meminta pemerintah provinsi segera menyiapkan langkah mitigasi fiskal untuk merespons perkembangan kendaraan listrik.
Minggu, 11 Januari 2026 - 21:20 WIB
Ilustrasi industri motor listrik.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menilai peralihan masyarakat ke kendaraan listrik berpotensi menekan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Risiko tersebut terbaca karena struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat masih bertumpu pada penerimaan dari pajak kendaraan bermotor konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana meminta pemerintah provinsi segera menyiapkan langkah mitigasi fiskal untuk merespons perkembangan kendaraan listrik yang kian masif.

"Komisi III DPRD Jawa Barat mencatat dinamika dan tantangan pengelolaan pendapatan daerah ke depan, salah satunya berkaitan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat terhadap kendaraan bermotor (jenis bensin ke listrik)," ujar Jajang Rohana dalam keterangan di Bandung, Minggu (11/1/2026).

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Jajang Rohana.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Jajang Rohana.
Sumber :
  • DPRD Jabar

Hal itu disampaikan Jajang saat memimpin kunjungan kerja evaluasi kinerja tahun 2025 serta pembahasan rencana kerja 2026 di Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jumat (9/1).

Dalam kunjungan itu, Jajang mengungkapkan bahwa minat masyarakat di Kabupaten Bandung Barat terhadap kendaraan listrik, khususnya sepeda motor, meningkat cukup pesat.

Peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik dinilai semakin nyata.

Menurut dia, tanpa kebijakan diversifikasi sumber pendapatan yang memadai, tren tersebut dapat mengganggu stabilitas penerimaan daerah.

Selama ini, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih menjadi penyumbang utama pendapatan Provinsi Jawa Barat.

"Pendapatan daerah masih sangat bergantung pada pajak kendaraan bermotor (PKB). Oleh karena itu, kebijakan terkait kendaraan listrik perlu disiapkan secara bertahap dan matang," ujarnya.

Jajang menegaskan, kondisi tersebut harus menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan target pendapatan pada APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 agar potensi kekurangan realisasi pendapatan dapat dihindari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta P3D bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggunakan capaian pendapatan tahun 2025 sebagai dasar perhitungan yang realistis untuk proyeksi tahun berikutnya.

"Capaian hingga akhir 2025 tentu menjadi bahan evaluasi bersama. Di awal tahun ini, kita perlu berhati-hati dan cermat dalam menetapkan target, termasuk dalam pembahasan APBD 2026, agar target yang ditetapkan tetap realistis dan dapat dicapai," ujar Jajang menambahkan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daniel Klein Resmi Tinggalkan Augsburg, Persib Bandung Siap Jadi Penyelamat Karier Kiper Berdarah Indonesia Ini?

Daniel Klein Resmi Tinggalkan Augsburg, Persib Bandung Siap Jadi Penyelamat Karier Kiper Berdarah Indonesia Ini?

Daniel Klein resmi pisah dari FC Augsburg. Kiper berdarah Bali ini kini berstatus bebas transfer dan Persib Bandung bisa mengincarnya untuk musim depan.
Pemprov DKI Bakal Evaluasi Gerakan Pilah Sampah Tiap 2 Minggu Sekali

Pemprov DKI Bakal Evaluasi Gerakan Pilah Sampah Tiap 2 Minggu Sekali

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi gerakan pemilahan sampah setiap dua minggu sekali. Dia menyebut telah
Polda Jatim Ungkap Jaringan OTP Ilegal, Ribuan SIM Card Pakai Identitas Warga Dicatut

Polda Jatim Ungkap Jaringan OTP Ilegal, Ribuan SIM Card Pakai Identitas Warga Dicatut

Layanan OTP ilegal tersebut berpotensi digunakan sebagai sarana pendukung tindak kejahatan siber seperti phishing, scamming, hingga penyalahgunaan akun digital.
Korupsi Distribusi Semen Rugikan Negara Rp74 Miliar, Kejati Sumsel Periksa Tiga Tersangka

Korupsi Distribusi Semen Rugikan Negara Rp74 Miliar, Kejati Sumsel Periksa Tiga Tersangka

Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan memeriksa tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan pendistribusian semen di Provinsi Sumatera Selatan oleh distributor PT KMM yang merugikan negara sekitar Rp74 miliar.
Pramono Instruksikan Restoran, Kafe dan Hotel Wajib Lakukan Pemilahan Sampah

Pramono Instruksikan Restoran, Kafe dan Hotel Wajib Lakukan Pemilahan Sampah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan kepada seluruh restoran, kafe, maupun hotel untuk ikut menerapkan pemilahan sampah. Untuk hotel, restoran
Pramono Instruksikan Restoran, Kafe dan Hotel Wajib Lakukan Pemilahan Sampah

Pramono Instruksikan Restoran, Kafe dan Hotel Wajib Lakukan Pemilahan Sampah

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan kepada seluruh restoran, kafe, maupun hotel untuk ikut menerapkan pemilahan sampah. Untuk hotel, restoran

Trending

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Media Korea Tak Habis Pikir, Sebut Hyundai Hillstate Dapat 'Jackpot' Usai Rekrut Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea mendapat sorotan besar dari media Korea. Mereka menyebut perekrutan Megatron sebagai sebuah jackpot bagi klub.
Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Dedi Mulyadi Rencanakan Buat Jalan Provinsi Berbayar di Jabar, Sebagai Pengganti Pajak Kendaraan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan rencana untuk mengganti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan dengan sistem jalan berbayar pada setiap ruas jalan milik provinsi.
Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Efek Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate dan Jordan Wilson Alami Lonjakan Popularitas Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Kehadiran sosok Megawati Hangestri harus diakui memang memberikan efek besar untuk Hyundai Hillstate dan para pemainnya terutama Jordan Wilson. Sebab popularitas mereka langsung melejit jelang Liga Voli Korea 2026-2027 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT