News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Pastikan Paket Ekonomi Berlanjut di 2026, Begini Dampak yang Dihasilkan Tahun Lalu

Pemerintah saat ini terus mematangkan persiapan program Paket Ekonomi yang akan dilanjutkan pada tahun 2026. Pasalnya, pelaksanaan program di tahun 2025 diklaim menorehkan telah catatan signifikan.
Senin, 12 Januari 2026 - 20:59 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Jubir Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto (kanan).
Sumber :
  • Kemenko Perekonomian

Jakarta, tvOnenews.com - Sepanjang 2025 kemarin, pelaksanaan Paket Ekonomi mencatat berbagai capaian penting dan dinilai berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja serta daya beli masyarakat.

Atas dasar tersebut, pemerintah memastikan sejumlah program strategis akan dilanjutkan pada 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam upaya mempercepat penyerapan tenaga kerja, pemerintah merealisasikan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi.

Hingga batch pertama sampai ketiga, program ini telah menjangkau 102.696 peserta dari total 724.880 pendaftar, melampaui target awal yang ditetapkan sebanyak 100.000 lulusan perguruan tinggi.

“Di sisi perlindungan daya beli pekerja, Pemerintah telah mengimplementasikan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) bagi pekerja di sektor pariwisata dengan gaji hingga Rp10 Juta. Kebijakan tersebut telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 72 Tahun 2025 dan telah resmi diimplementasikan,” jelas Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto, Senin (12/1/2026).

Dampak Paket Ekonomi 2025

Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat untuk periode Oktober hingga November 2025. Setiap KPM menerima alokasi 10 kilogram beras. Total realisasi penyaluran mencapai lebih dari 348 ribu ton atau 95,86 persen dari pagu 363 ribu ton.

Selain beras, pemerintah menyalurkan bantuan minyak goreng sebanyak 2 liter per KPM dengan realisasi lebih dari 69 juta liter atau 95,86 persen dari total alokasi 72 juta liter.

Di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan, pemerintah memberikan insentif berupa diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian bagi pekerja Bukan Penerima Upah.

Insentif ini menyasar sektor transportasi dan logistik, termasuk pengemudi ojek online, ojek pangkalan, sopir, kurir, serta pekerja logistik lainnya.

Program tersebut telah menjangkau lebih dari 731 ribu peserta dengan masa pemberian diskon selama enam bulan, yakni Oktober 2025 hingga Maret 2026.

Kebijakan ini didukung oleh Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2025 tentang Penyesuaian Iuran JKK dan JKM bagi peserta BPU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memperluas akses pembiayaan perumahan dan layanan jaminan sosial, pemerintah merealisasikan Program Manfaat Layanan Tambahan Perumahan BPJS Ketenagakerjaan melalui relaksasi suku bunga.

Program ini mulai berlaku pada 1 Oktober 2025 berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 12 Tahun 2025, dengan sasaran utama pekerja formal berpenghasilan menengah ke bawah agar lebih mudah memiliki rumah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan Listrik Berdampak Bagi UMKM

Gangguan pasokan listrik yang terjadi selama dua pekan terakhir telah membawa dampak besar bagi kelangsungan dunia usaha khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

Antusiasme Masyarakat Isi Libur Sekolah Gunakan Kereta dengan Tiket Diskon 30 Persen

PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat lebih dari sepuluh ribu pelanggan telah memanfaatkan program diskon tiket 30 persen sejak hari pertama pelaksanaan.
Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Draman Roy Suryo dan Dokter Tifa, Tolak Pakai Baju Tahanan hingga Tanda Tangan Dokumen Penahanan

Kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Ahmad Khozinudin, mengungkapkan kliennya memilih tidak menandatangani berita acara pengalihan penahanan dari kepolisian ke kejaksaan.
Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Garut Aniaya Ayah Tirinya hingga Tewas, Pelaku Tak Terima Adiknya Dimarahi Korban

Pemuda di Jalan Cimanuk Maktal, Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditangkap usai menganiaya ayah tirinya menggunakan pisau dapur hingga tewas. 
Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Presiden Prabowo akan Disambut Ribuan Undangan dan Siswa pada Penutupan Munas NU di Bangkalan Esok

Penutupan Konferensi Besar (Konbes) Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) rencananya digelar di Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (23/6) esok.
Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Dedi Mulyadi Jagokan Argentina atau Portugal di Piala Dunia 2026?

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) secara terbuka terang-terangan menjagokan Timnas Argentina untuk keluar sebagai kampiun dan merengkuh trofi emas pada...

Trending

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Belum Juga Megawati Hangestri Gabung, Legenda Hyundai Hillstate Sebut Timnya Bakal Berubah Total Musim Depan

Megawati Hangestri resmi gabung Hyundai Hillstate dan langsung memicu perubahan besar. Simak komentar legenda klub Yang Hyo-jin untuk V-League 2026/2027.
Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate Bocorkan Tanggal Kedatangan Megawati Hangestri di Korea Selatan Jelang V-League 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, membocorkan jadwal kedatangan Megawati Hangestri ke Korea Selatan untuk memulai persiapan menghadapi Liga Voli Korea musim 2026-2027.
Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026: Mesir dan Spanyol Puncaki Grup, Tanjung Verde Berpotensi Cetak Sejarah

Klasemen Piala Dunia 2026, Senin (22/6/2026), persaingan makin ketat setelah rampungnya matchday kedua. Mesir dan Spanyol kini memimpin grup masing-masing.
Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Terungkap, Penyebab Utama Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipindah ke Rutan Polda Metro

Ihwal kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7, Jokowi, masih menjadi perhatian publik. Terutama terkaiat perkembangan soal nasib Roy Suryo & dokter Tifa
Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Piala Dunia 2026: Reaksi Kecewa Pelatih Arab Saudi usai Dihancurkan Spanyol 4-0, Akui Timnya Kalah Kualitas

Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, tak menutupi kekecewaannya usai kalah dari Spanyol 0-4 di Piala Dunia 2026. Ia mengakui The Green Falcons kalah kualitas.
Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Bermasalah, Hotel di Purwokerto Digugat Warga Yogyakarta

Pendirian dan pengoperasian Hotel E di Purwokerto menghadapi persoalan hingga dibawa ke Pengadilan Negeri Purwokerto. Angka Rp4 miliar disebutkan dalam pengajuan perkara
Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Detik-detik Belasan Oknum TNI-Polri Terjaring Razia di Tempat Hiburan Malam di Surabaya

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik 14 oknum TNI-Polri terjaring razia atau Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib)  di THM, Surabaya, pada Sabtu
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT