Sidang Panas CMNP Vs MNC, Ahli dan Hotman Paris Ungkap Transaksi NCD Tak Bisa Tukar Menukar
- Ist
Lebih lanjut, Yunus menegaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Perbankan, tanggung jawab atas surat berharga sepenuhnya berada pada pihak bank sebagai penerbit, bukan pada broker atau arranger.
"Tentu menjadi tanggung jawab bank sebagai penerbit sertifikat itu. Sama dengan jual beli barang. Si penjual barang menjamin bahwa barang itu adalah dia punya barang secara sah dan dia berwenang mengalihkan. Kemudian jaminan juga dari si pemilik barang, orang yang membeli bisa menikmati barang itu tanpa ada gangguan siapapun juga. Dalam surat berharga juga begitu, dia menjamin memang ini sah dan diterbitkan, dan orang yang menerima itu bisa menikmati surat berharga itu tanpa ada gangguan siapapun juga," ucapnya.
Dalam keterangannya, Yunus juga menyinggung surat berharga atas bawa (bearer instrument). Ia menyatakan bahwa kepemilikan baru diakui apabila terdapat penguasaan yang permanen oleh suatu pihak.
Terkait putusan pengadilan terhadap CMNP pada 2008, Yunus menjelaskan bahwa dalam putusan tersebut NCD dinyatakan sah, namun kewajiban pembayaran tidak dijamin oleh pemerintah dan harus ditagihkan kepada bank penerbit. (rpi)
Load more