GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

1.236 Perusahaan Beroperasi, Menperin Klaim Fondasi Manufaktur RI Tetap Kuat: Tumbuh 5 Persen Lebih

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa mulai beroperasinya ribuan perusahaan di RI saat ini menunjukkan ketahanan sektor industri nasional.
Minggu, 18 Januari 2026 - 16:06 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perindustrian mencatat hingga 15 Januari 2026 sebanyak 1.236 perusahaan industri telah memulai kegiatan produksi perdana. Dari jumlah tersebut, serapan tenaga kerja mencapai 218.892 orang.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa mulai beroperasinya ribuan perusahaan tersebut menunjukkan ketahanan sektor industri manufaktur nasional di tengah dinamika perekonomian global yang masih sarat ketidakpastian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 2026, pertumbuhan Produk Domestik Bruto sektor industri pengolahan nonmigas ditargetkan mencapai 5,51 persen. Target tersebut menegaskan peran strategis manufaktur sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.

“Industri manufaktur tetap tumbuh di atas 5 persen dan berperan sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Kami optimistis kinerja ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan sepanjang tahun 2026,” ujar Menperin, dikutip Minggu (18/1/2026).

Ia menjelaskan, 1.236 perusahaan tersebut merupakan industri yang telah melaporkan tahap pembangunan sepanjang 2025 dan direncanakan beroperasi penuh pada tahun ini.

Seluruhnya didukung investasi sektor industri pengolahan nonmigas sebesar Rp551,88 triliun, termasuk investasi di luar tanah dan bangunan senilai Rp444,25 triliun.

“Kapasitas produksi baru yang mulai beroperasi pada 2026 menjadi faktor penting dalam menjaga pasokan industri, memperkuat struktur manufaktur, serta menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan, Kemenperin terus mendorong percepatan industrialisasi, transformasi industri 4.0, serta penguatan industri dari hulu hingga hilir.

Upaya ini dilakukan guna menjamin ketersediaan bahan baku sekaligus meningkatkan efisiensi rantai produksi nasional.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan industri manufaktur pada 2026 masih didominasi pasar domestik dengan kontribusi sekitar 80 persen, sementara pasar ekspor menyumbang sekitar 20 persen.

Penguatan pasar dalam negeri ditempuh melalui kebijakan substitusi impor, peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri, optimalisasi belanja pemerintah dan BUMN untuk produk nasional, serta penguatan industri kecil dan menengah agar terintegrasi dalam rantai pasok.

“Kami memastikan produk industri dalam negeri menjadi tuan rumah di pasar domestik. Penguatan pasar dalam negeri menjadi jangkar utama pertumbuhan industri manufaktur,” kata Agus.

Sejumlah subsektor diproyeksikan mengalami lonjakan permintaan, di antaranya industri logam dasar yang didorong proyek infrastruktur dan hilirisasi, industri makanan dan minuman sebagai kontributor terbesar PDB manufaktur, serta industri kimia, farmasi, dan obat-obatan seiring meningkatnya kebutuhan produk kesehatan dan bahan kimia industri.

Pada sisi ekspor, Kemenperin menargetkan kontribusi ekspor produk industri pengolahan nonmigas mencapai 74,85 persen dari total ekspor nasional pada 2026, sesuai rencana strategis 2025–2029.

Target tersebut dicapai melalui diversifikasi pasar, peningkatan daya saing produk, serta penguatan kerja sama dan promosi industri nasional di pasar global.

Dari aspek ketenagakerjaan, sektor industri pengolahan nonmigas ditargetkan menyerap 14,68 persen tenaga kerja nasional pada 2026, dengan produktivitas sebesar Rp126,2 juta per orang per tahun.

Untuk mendukung target tersebut, investasi sektor industri pengolahan nonmigas pada 2026 diproyeksikan mencapai Rp852,9 triliun.

Dalam menghadapi tantangan global dan kompleksitas industri, Kemenperin juga menginisiasi Strategi Baru Industri Nasional sebagai kerangka kebijakan untuk memperkuat fondasi industri secara berkelanjutan dan selaras dengan arah pembangunan nasional.

Melalui strategi ini, Kemenperin mendorong pendekatan keterkaitan hulu dan hilir guna mengoptimalkan sinergi sektor bahan baku, manufaktur, dan jasa. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperluas penyerapan tenaga kerja.

Strategi ini juga mendukung program prioritas pemerintah, antara lain swasembada pangan dan energi, penguatan industri strategis, serta peningkatan kapasitas industri pendukung program Makan Bergizi Gratis dan layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Strategi Baru Industri Nasional menjadi acuan dalam memperkuat struktur industri nasional. Pendekatan hulu dan hilir kami dorong agar industri dalam negeri memiliki daya saing yang lebih kuat dan kontribusi yang berkelanjutan terhadap perekonomian nasional," ujar Agus.

Dengan penguatan sisi pasokan dan permintaan tersebut, Kemenperin optimistis industri manufaktur nasional akan tetap tumbuh di atas 5 persen pada 2026 dan terus berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan daya saing industri dalam negeri. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Buruk Beruntun Terjang Inter Milan! Usai Kalah di Laga Derbi, Kini Harus Kehilangan Ruh Permainan Selama 2 Pekan

Kabar Buruk Beruntun Terjang Inter Milan! Usai Kalah di Laga Derbi, Kini Harus Kehilangan Ruh Permainan Selama 2 Pekan

Inter Milan kembali mendapat kabar kurang menyenangkan jelang lanjutan kompetisi Serie A. Gelandang andalan mereka, Hakan Calhanoglu, dipastikan harus menepi.
Melalui PKP, Wamendagri Ungkap Pemerintah Bangun Dua Sarana Pendidikan di Wamena Jayawijaya

Melalui PKP, Wamendagri Ungkap Pemerintah Bangun Dua Sarana Pendidikan di Wamena Jayawijaya

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI membangun dua sarana pendidikan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan
Ramalan Karier Zodiak 11 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Karier Zodiak 11 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan karier zodiak pada 11 Maret 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Kontroversi Kemenangan AC Milan atas Inter di Laga Derbi, Eks Wasit Serie A Kritik Keputusan Blunder Pengadil Lapangan

Kontroversi Kemenangan AC Milan atas Inter di Laga Derbi, Eks Wasit Serie A Kritik Keputusan Blunder Pengadil Lapangan

Mantan wasit Serie A, Gianpaolo Calvarese, yang menilai ada keputusan keliru dari wasit Daniele Doveri dalam pertandingan antara AC Milan dan Inter.
Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Pemkab Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan langkah strategis pengaturan jalan melalui rekayasa lalu lintas pada jalur lintasan mudik
Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Tim Geypens memberikan respons berkelas di lapangan usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Dia termasuk dalam skuad bayangan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT