News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menbud Fadli Zon Soroti Hibah APBN ke Keraton Solo yang Ribut Terus: Selama Ini Penerimanya Pribadi

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan keterlibatan negara di Keraton Solo dilakukan untuk memastikan perlindungan cagar budaya dan pertanggungjawaban hibah, bukan mencampuri konflik.
Rabu, 21 Januari 2026 - 22:36 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat rapat bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).
Sumber :
  • TVR Parlemen

Jakarta, tvOnenews.com - Konflik berkepanjangan di Keraton Solo masih terus memanas dan berdampak pada pengelolaan hibah negara, serta perawatan cagar budaya.

Pemerintah menilai perlu turun tangan untuk memastikan akuntabilitas anggaran. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menegaskan keterlibatan negara dilakukan untuk memastikan perlindungan cagar budaya dan pertanggungjawaban hibah, bukan mencampuri konflik internal keluarga keraton.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Fadli Zon, perselisihan di Keraton Solo telah berlangsung lama dan menghambat upaya pemerintah dalam menjaga warisan budaya.

“Keraton Solo ini konfliknya memang... perselisihannya sudah cukup panjang,” kata Fadli Zon saat rapat bersama Komisi X DPR RI, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Kebudayaan telah mengundang seluruh pihak di Keraton Solo setelah 40 hari wafatnya Pakubuwono (PB) XIII.

Namun tidak semua pihak bersedia hadir karena persoalan klaim legitimasi raja.

“Ada pihak yang tidak mau hadir karena dianggap pemerintah salah mengirim undangan, undangannya yang dipengen pakai nama rajanya, padahal rajanya sedang ada dua,” jelas Fadli Zon.

Untuk menghindari polemik tersebut, pemerintah mengambil pendekatan administratif.

“Akhirnya saya bilang bahwa kita dari pemerintah mengundang atas nama sesuai dengan KTP,” jelas Fadli.

Dalam pertemuan itu, pemerintah menunjuk penanggung jawab pelaksana karena Keraton Solo menerima hibah dari berbagai sumber anggaran negara.

“Kita tunjuk pelaksana namanya penanggung jawab karena Keraton Solo mendapatkan hibah dari Pemerintah Kota Solo, dari provinsi, kemudian dari APBN,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan selama ini penerimaan hibah dilakukan atas nama pribadi, sehingga menimbulkan persoalan pertanggungjawaban.

“Selama ini menurut keterangan itu penerimanya itu pribadi. Nah kita ingin ke depan itu ada pertanggungjawaban terutama terkait bagaimana tanggung jawab hibah yang diberikan termasuk yang dari APBN,” tegas Fadli.

Pemerintah kemudian menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan sebagai penanggung jawab pelaksana sekaligus fasilitator musyawarah keluarga.

“Kami menunjuk Panembahan Agung Tedjowulan yang kebetulan juga sebelumnya ikut di sana menjadi pihak yang nanti memfasilitasi musyawarah keluarga,” kata Fadli.

Ia menilai figur tersebut cukup senior dan mampu menjalankan tugas atas nama pemerintah pusat.

“Beliau termasuk salah satu yang senior dan juga kita anggap bisa menjadi fasilitator dan bersedia untuk menjadi pelaksana atas nama pemerintah pusat,” ujarnya.

Fadli menegaskan intervensi pemerintah dilakukan karena kondisi fisik Keraton Solo sebagai cagar budaya dinilai memprihatinkan.

“Saya juga sudah melihat kondisi Keraton Solo itu bangunan-bangunan di belakang itu di luasan 8,5 hektare sebagai cagar budaya itu tidak terawat,” ungkapnya.

Konflik internal bahkan berdampak pada proyek revitalisasi museum yang dibiayai negara.

“Karena ada aksi saling menggembok dan lain-lain, bahkan kita sudah membuat revitalisasi museum baru 25 persen setelah itu digembok lagi, jadi belum selesai juga ini museumnya,” katanya.

Meskipun turun tangan, Fadli menegaskan pemerintah tidak masuk ke ranah internal keluarga keraton.

“Kita intervensi terutama untuk cagar budayanya, tapi bukan untuk yang terkait dengan urusan internal keraton keluarga,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan langkah pemerintah dilakukan sesuai aturan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Kita berusaha semaksimal mungkin sesuai aturan-aturan yang ada dan bekerja sama dengan pemerintah provinsi juga pemerintah kota Surakarta,” tandasnya. (rpi/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dominasi Tuan Rumah! 16 Wakil Amankan Babak Kedua Indonesia Masters 2026

Dominasi Tuan Rumah! 16 Wakil Amankan Babak Kedua Indonesia Masters 2026

Tim bulu tangkis Indonesia melangkah impresif pada ajang Indonesia Masters 2026 dengan menempatkan 16 wakil dari lima sektor ke babak kedua turnamen BWF Super 500 tersebut.
Bareskrim Polri Naikan Status Penyidikan Dugaan Kasus Penipuan Investasi dengan Terlapor Bupati dan Anggota DPRD Sidoarjo

Bareskrim Polri Naikan Status Penyidikan Dugaan Kasus Penipuan Investasi dengan Terlapor Bupati dan Anggota DPRD Sidoarjo

Kasus dugaan penipuan yang menyeret Bupati Sidoarjo, Subandi dan anggota DPRD Sidoarjo, M Rafi Wibisono memasuki tahap penyidikan.
Tindaklanjut Instruksi Presiden, Kemen LH Cabut Izin Operasonal 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh

Tindaklanjut Instruksi Presiden, Kemen LH Cabut Izin Operasonal 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh

Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) mengaku te;ah mencabut izin operasional 28 perusahaan yang dinilai jadi faktor terjadinya bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Tuan Rumah Thailand Terkejar! Indonesia Buka ASEAN Para Games 2025 dengan 14 Medali Emas

Tuan Rumah Thailand Terkejar! Indonesia Buka ASEAN Para Games 2025 dengan 14 Medali Emas

Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan total 37 medali pada hari pertama penyelenggaraan, Rabu (21/1/2026).
Nur Ferry Pradana Mengamuk di Thailand! Emas 200 Meter APG 2025 Jadi Milik Indonesia

Nur Ferry Pradana Mengamuk di Thailand! Emas 200 Meter APG 2025 Jadi Milik Indonesia

Atlet para atletik Indonesia Nur Ferry Pradana menyumbangkan medali emas pada ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand.
Kapolri Resmikan Direktorat PPA dan PPO, Ini Daftarnya

Kapolri Resmikan Direktorat PPA dan PPO, Ini Daftarnya

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, meresmikan Direktorat PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) dan PPO (Pidana Perdagangan Orang) di 11 Polda dan 22 Polres, untuk memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Trending

Tindaklanjut Instruksi Presiden, Kemen LH Cabut Izin Operasonal 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh

Tindaklanjut Instruksi Presiden, Kemen LH Cabut Izin Operasonal 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh

Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) mengaku te;ah mencabut izin operasional 28 perusahaan yang dinilai jadi faktor terjadinya bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Tiga Kali Jadi Runner-Up di Turnamen Super 500, Putri KW Penasaran Juara di Indonesia Masters 2026

Tiga Kali Jadi Runner-Up di Turnamen Super 500, Putri KW Penasaran Juara di Indonesia Masters 2026

Putri KW memastikan tempat di babak kedua Indonesia Masters 2026 usai menaklukkan wakil Taiwan, Sung Shuo Yun, lewat kemenangan dua gim langsung 21-15, 21-15. 
Tuan Rumah Thailand Terkejar! Indonesia Buka ASEAN Para Games 2025 dengan 14 Medali Emas

Tuan Rumah Thailand Terkejar! Indonesia Buka ASEAN Para Games 2025 dengan 14 Medali Emas

Indonesia menempati peringkat kedua klasemen sementara perolehan medali ASEAN Para Games 2025 Thailand dengan total 37 medali pada hari pertama penyelenggaraan, Rabu (21/1/2026).
Nur Ferry Pradana Mengamuk di Thailand! Emas 200 Meter APG 2025 Jadi Milik Indonesia

Nur Ferry Pradana Mengamuk di Thailand! Emas 200 Meter APG 2025 Jadi Milik Indonesia

Atlet para atletik Indonesia Nur Ferry Pradana menyumbangkan medali emas pada ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand.
Operasi 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh Dicabut Izinnya

Operasi 28 Perusahaan Penyebab Bencana Sumatera-Aceh Dicabut Izinnya

Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen LH) mengungkap pencabutan izin terhadap 28 perusahaan usai menjadi penyebab bencana di Sumatera-Aceh.
Arif/Ken Tak Terbendung, Indonesia Mantap di Jalur Emas di ASEAN Para Games 2025

Arif/Ken Tak Terbendung, Indonesia Mantap di Jalur Emas di ASEAN Para Games 2025

Pasangan para panahan putra Indonesia, Arif Firmansyah dan Ken Swagumilang berhasil melangkah ke babak final nomor compound ganda putra ASEAN Para Games (APG) 2025 setelah menaklukkan wakil Filipina, Burgos Marzel dan Angelo Manangdang.
Renang Jadi Lumbung Emas, Indonesia Bertengger di Posisi Dua Klasemen ASEAN Para Games 2026

Renang Jadi Lumbung Emas, Indonesia Bertengger di Posisi Dua Klasemen ASEAN Para Games 2026

Kejutan bakal terus terjadi di ASEAN Para Games 2026 usai Indonesia menempati posisi kedua klasemen sementara perolehan medali.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT