News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Saham BUMI Tertekan Tajam hingga Investor Asing Lepas Hampir 1 Miliar Saham, Apa Penyebabnya?

Saham BUMI ambruk hampir 8 persen ke Rp332. Aksi jual asing hingga ratusan juta saham diduga jadi dalang utama tekanan harga saham BUMI.
Selasa, 27 Januari 2026 - 07:20 WIB
PT Bumi Resources Tbk (“Bumi Resources”).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.comSaham BUMI milik PT Bumi Resources Tbk kembali menjadi sorotan pasar setelah mengalami tekanan tajam pada perdagangan Senin (26/1/2026). Harga saham BUMI ambruk 7,78 persen dan ditutup di level Rp332 per saham, memperpanjang tren pelemahan yang sudah terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Tekanan jual terhadap saham BUMI terlihat masif sepanjang sesi perdagangan. Data Stockbit Sekuritas mencatat sebanyak 8,31 miliar saham BUMI berpindah tangan dengan frekuensi transaksi mencapai 251.518 kali dan nilai transaksi tembus Rp2,9 triliun. Angka ini menunjukkan minat jual yang sangat besar dari pelaku pasar, baik ritel maupun institusi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang menarik perhatian, saham BUMI mencetak net sell atau jual bersih sebesar Rp497,9 miliar hanya dalam satu hari perdagangan. Tekanan tersebut membuat pelaku pasar bertanya-tanya: inikah dalang ambruknya saham BUMI?

Aksi Jual Asing Jadi Sorotan

Berdasarkan data perdagangan, investor asing menjadi pihak yang paling agresif melepas saham BUMI. Pada jeda siang perdagangan, saham ini sudah mencatatkan net sell asing terbesar dari sisi volume.

Total jual bersih asing terhadap saham BUMI mencapai 993.151.300 saham dalam satu hari. Angka tersebut menjadi sinyal kuat bahwa tekanan harga bukan hanya berasal dari investor ritel domestik, melainkan juga dari investor global yang melakukan aksi keluar besar-besaran.

Tekanan dari asing ini juga tercermin dalam kinerja mingguan. Selama periode 19–23 Januari 2026, saham BUMI tercatat sebagai salah satu saham yang paling banyak dilepas investor asing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Nilai net sell asing pada saham BUMI sepanjang sepekan mencapai sekitar Rp1,3 triliun di pasar reguler.

Situasi ini memperkuat dugaan bahwa aksi distribusi besar-besaran investor asing menjadi faktor utama di balik ambruknya saham BUMI dalam beberapa hari terakhir.

Sentimen Pasar Masih Lemah

Tekanan jual pada saham BUMI juga terjadi di tengah sentimen pasar yang belum sepenuhnya pulih. Saham-saham sektor batu bara belakangan menghadapi fluktuasi harga komoditas serta ketidakpastian global yang membuat investor cenderung mengurangi eksposur pada saham berisiko tinggi.

Dalam kondisi seperti ini, saham berkapitalisasi besar dengan likuiditas tinggi seperti saham BUMI kerap menjadi sasaran aksi profit taking maupun cut loss. Volume perdagangan yang sangat besar pada saham BUMI menunjukkan adanya pergeseran kepemilikan yang signifikan.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari manajemen terkait penyebab spesifik pelemahan saham BUMI. Pelaku pasar pun masih mencermati apakah tekanan ini bersifat sementara atau berpotensi berlanjut dalam jangka menengah.

Level Teknikal Saham BUMI

Dari sisi teknikal, analis Kiwoom Sekuritas mematok level support pertama saham BUMI di area 338 dan support kedua di 317. Sementara itu, level stop loss berada di bawah 312.

Artinya, jika saham BUMI gagal bertahan di atas area support tersebut, potensi tekanan lanjutan masih terbuka. Sebaliknya, jika terjadi rebound teknikal, area 338–350 akan menjadi zona krusial untuk menguji kekuatan pembeli.

Berikut level teknikal utama saham BUMI menurut analis:

  • Support 1: 338

  • Support 2: 317

  • Stop loss: Di bawah 312

Pergerakan saham BUMI ke depan akan sangat bergantung pada apakah tekanan jual asing mulai mereda atau justru berlanjut.

Inikah Dalang Ambruknya Saham BUMI?

Berdasarkan data perdagangan, aksi jual investor asing menjadi faktor dominan di balik anjloknya saham BUMI. Net sell harian mendekati Rp500 miliar dan akumulasi mingguan mencapai Rp1,3 triliun menunjukkan adanya arus keluar modal yang signifikan dari saham ini.

Namun, pelaku pasar juga menilai tekanan terhadap saham BUMI tidak berdiri sendiri. Kondisi pasar global, volatilitas harga komoditas, serta sentimen risk-off turut memengaruhi minat investor terhadap saham sektor energi, termasuk saham BUMI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, investor disarankan mencermati pergerakan volume dan aliran dana asing sebelum mengambil keputusan lanjutan pada saham BUMI. Selama tekanan jual masih mendominasi, pergerakan harga diperkirakan tetap fluktuatif dengan kecenderungan melemah.

Ambruknya saham BUMI dalam beberapa hari terakhir pun menjadi pengingat bahwa likuiditas tinggi tidak selalu menjamin stabilitas harga, terutama ketika arus keluar dana asing terjadi secara masif dan berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBSI Buka Suara Terkait Adanya Dugaan Pelanggaran Integritas yang Libatkan Pebulu Tangkis Indonesia

PBSI Buka Suara Terkait Adanya Dugaan Pelanggaran Integritas yang Libatkan Pebulu Tangkis Indonesia

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akhirnya buka suara terkait adanya dugaan pelanggaran intergritas yang melibatkan sejumlah pemain Indonesia. Pihak federasi pun mendukung penuh langkah yang diambil oleh BWF.
DPR Apresiasi Penangkapan Leny Agustya, Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO

DPR Apresiasi Penangkapan Leny Agustya, Buronan Red Notice Interpol Kasus TPPO

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Mercy Chriesty Barends mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia bersama NCB Interpol Indonesia dan instansi terkait dalam menangkap Leny Agustya
Bigmo Bakal Dipanggil Polisi Buntut Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape

Bigmo Bakal Dipanggil Polisi Buntut Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap Bigmo dalam rangka klarifikasi. Ini katanya.
4 Pemain Timnas Indonesia Ini Batasi Instagram Usai Dihajar Vietnam, Dua Nama Diganjar Rating Rendah

4 Pemain Timnas Indonesia Ini Batasi Instagram Usai Dihajar Vietnam, Dua Nama Diganjar Rating Rendah

Kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam tak hanya menjadi sorotan di atas lapangan, tetapi juga berdampak pada aktivitas para pemain di media sosial.
Usut Kasus YouTuber Bigmo Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Polda Metro Bakal Panggil Pihak Perusahaan

Usut Kasus YouTuber Bigmo Libatkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Polda Metro Bakal Panggil Pihak Perusahaan

Sebelumnya, video promosi liquid vape YouTuber Muhammad Jannah atau Bigmo yang melibatkan anak-anak ini viral di media sosial.
Bangga! Indonesia Borong 15 Medali di Kejuaraan GAMMA Asian Championships 2026

Bangga! Indonesia Borong 15 Medali di Kejuaraan GAMMA Asian Championships 2026

Kabar membanggakan datang dari dunia seni bela diri tanah air, usai tim mixed martial arts (MMA) amatir Indonesia mencatatkan prestasi gemilang di GAMMA Asian Championships 2026, yang digelar di Putrajaya, Malaysia pada 29 Juli hingga 2 Agustus lalu.

Trending

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persib Vs Persija, Persebaya Lawan Arema FC

Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 hari ini pada Selasa (4/8/2026), akan diramaikan oleh big match antara Persib Bandung vs Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya vs Arema FC.
KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan Dana GU Disdikbud Kabupaten Kuningan

KPK diminta untuk menindaklanjuti laporan yang dilayangkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Frontal terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana ganti uang (GU) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2025 berkisar Rp3,17 miliar.
Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

Dianggap Lakukan Blunder saat Timnas Indonesia Kalah dari Vietnam, Rizky Ridho: Saya Menerima Semua Kritik

‎Timnas Indonesia harus tertunduk lemas setelah dihajar Vietnam dalam lanjutan Piala AFF 2026. Skuad Garuda tumbang dengan tiga gol tanpa balas.
Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Sidang Perdana Korupsi Kuota Haji Eks Menag Gus Yaqut Bakal Digelar Agustus Ini

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut akan menjalani persidangan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Tiket Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Persib Vs Persija dan Persebaya Vs Arema Ditiadakan, Tsamara Amany Ungkap Alasan Utamanya

Keputusan tersebut diambil panitia pelaksana setelah babak empat besar mempertemukan empat tim dengan rivalitas paling panas di sepak bola Indonesia, yakni Persib Bandung kontra Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC.
Reaksi Publik Vietnam Setelah Menang 3-0 atas Timnas Indonesia, Heboh Pamer Badge Emas Juara Bertahan

Reaksi Publik Vietnam Setelah Menang 3-0 atas Timnas Indonesia, Heboh Pamer Badge Emas Juara Bertahan

Timnas Indonesia gagal melanjutkan tren positif di Grup A Piala AFF 2026 setelah menelan kekalahan 0-3 dari Vietnam di Pakansari. Begini reaksi publik Vietnam.
Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Mantan Istri Polisi Diduga Bunuh Diri di Kamar Mandi Pakai Senjata Eks Suami

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu (2/8/2026) sore di kawasan perumahan di Kecamatan Medan Helvetia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT