IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
Keempat, penegakan regulasi yang konsisten dan proporsional. IBC menekankan pentingnya penegakan aturan yang konsisten, independen, profesional, dan proporsional, dengan dukungan kejelasan mandat serta perlindungan hukum yang memadai bagi aparat pengawas. Langkah ini diperlukan agar pengawasan berjalan efektif tanpa menimbulkan ketidakpastian regulasi yang berlebihan bagi pelaku pasar.
Kelima, kepastian due process dan perlindungan hak investor. IBC menilai kepercayaan investor domestik maupun global sangat bergantung pada kepastian hukum, perlindungan hak kepemilikan, penghormatan terhadap kontrak, serta penerapan due process of law yang konsisten dan non-diskriminatif. Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi utama bagi terciptanya iklim investasi yang sehat.
Keenam, menjaga stabilitas sistem keuangan sebagai kepentingan bersama. IBC memandang stabilitas sistem keuangan sebagai kepentingan kolektif yang harus dijaga melalui kebijakan yang selaras, tata kelola yang kuat, serta kolaborasi erat antara otoritas, pelaku pasar, dan dunia usaha. Keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pasar.
“IBC berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah dan para pemangku kepentingan melalui dialog kebijakan yang konstruktif serta masukan berbasis riset dan perspektif dunia usaha, guna memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia dan meningkatkan daya tariknya bagi investor jangka panjang,” tutup Chief Economist IBC, Denni Purbasari dalam keterangan tertulis. (rpi)
Load more