News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IBC Beri 6 Rekomendasi untuk Perkuat Kepercayaan Investor dan Redam Gejolak di Pasar Modal Indonesia

IBC menegaskan, keberadaan pasar modal yang kredibel menjadi pilar penting dalam mendukung pembiayaan investasi, pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan daya saing ekonomi nasional.
Minggu, 1 Februari 2026 - 00:34 WIB
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Indonesian Business Council (IBC) menyoroti perkembangan terbaru di pasar modal Indonesia, termasuk dinamika kepemimpinan pada lembaga strategis serta respons pasar terhadap arah reformasi dan kebijakan tata kelola.

IBC menilai dinamika tersebut sebagai bagian dari proses institusional yang perlu dikelola secara hati-hati, terukur, dan berorientasi jangka menengah hingga panjang demi menjaga kepercayaan investor serta stabilitas sistem keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IBC menegaskan, keberadaan pasar modal yang kredibel menjadi pilar penting dalam mendukung pembiayaan investasi, pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan daya saing ekonomi nasional, khususnya di tengah meningkatnya volatilitas global.

Chief Operating Officer IBC William Sabandar menyampaikan bahwa tingkat kepercayaan investor sangat dipengaruhi oleh konsistensi kebijakan, kepastian hukum, dan kekuatan tata kelola institusi.

“Pasar dapat menerima perubahan, selama perubahan tersebut dikelola dengan kejelasan arah, proses yang transparan, dan komitmen terhadap prinsip tata kelola yang baik. Policy credibility dan institutional continuity adalah faktor kunci bagi stabilitas pasar,” ujar William Sabandar, Sabtu (31/1/2026).

Sebagai bentuk kontribusi konstruktif dari dunia usaha, IBC menyampaikan enam rekomendasi strategis untuk memperkuat kepercayaan investor dan stabilitas pasar modal.

Pertama, kepastian dan prediktabilitas kebijakan pasar modal. IBC berpandangan bahwa stabilitas pasar yang berkelanjutan membutuhkan kebijakan yang konsisten dan dapat diprediksi.

Setiap inisiatif kebijakan, termasuk rencana peningkatan free float, perlu disertai peta jalan yang jelas, tahapan implementasi yang realistis, serta komunikasi yang terbuka agar tidak memicu ketidakpastian di pasar.

Kedua, kepastian kepemimpinan institusional. IBC mendorong agar proses penunjukan pejabat pengganti pada lembaga-lembaga strategis pasar modal dilakukan secara tepat waktu, profesional, dan berbasis merit. Kepastian kepemimpinan dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kebijakan serta mencegah kekosongan pengambilan keputusan yang dapat memengaruhi sentimen investor.

Ketiga, penguatan koordinasi kebijakan dan market surveillance. IBC menilai koordinasi yang efektif antarotoritas menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas pasar, dengan tetap menghormati independensi masing-masing lembaga. Selain itu, pengawasan pasar perlu diperkuat melalui pemanfaatan data dan pendekatan pengawasan berbasis risiko guna meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan pasar.

Keempat, penegakan regulasi yang konsisten dan proporsional. IBC menekankan pentingnya penegakan aturan yang konsisten, independen, profesional, dan proporsional, dengan dukungan kejelasan mandat serta perlindungan hukum yang memadai bagi aparat pengawas. Langkah ini diperlukan agar pengawasan berjalan efektif tanpa menimbulkan ketidakpastian regulasi yang berlebihan bagi pelaku pasar.

Kelima, kepastian due process dan perlindungan hak investor. IBC menilai kepercayaan investor domestik maupun global sangat bergantung pada kepastian hukum, perlindungan hak kepemilikan, penghormatan terhadap kontrak, serta penerapan due process of law yang konsisten dan non-diskriminatif. Prinsip-prinsip tersebut menjadi fondasi utama bagi terciptanya iklim investasi yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keenam, menjaga stabilitas sistem keuangan sebagai kepentingan bersama. IBC memandang stabilitas sistem keuangan sebagai kepentingan kolektif yang harus dijaga melalui kebijakan yang selaras, tata kelola yang kuat, serta kolaborasi erat antara otoritas, pelaku pasar, dan dunia usaha. Keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pasar.

“IBC berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah dan para pemangku kepentingan melalui dialog kebijakan yang konstruktif serta masukan berbasis riset dan perspektif dunia usaha, guna memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia dan meningkatkan daya tariknya bagi investor jangka panjang,” tutup Chief Economist IBC, Denni Purbasari dalam keterangan tertulis. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Calon pengendara sebaiknya hindari jalur ini imbas rekayasa lalu lintas sidang dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Alasan Shin Tae-yong tak dampingi Persija Jakarta saat away ke PSMS Medan adalah karena sang pelatih terkena Influenza tipe A dan sepekan dirawat di rumah sakit

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT