News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Goldprice Anjlok Tajam, Emas dan Perak Tertekan Usai Dolar AS Menguat

Goldprice anjlok tajam setelah dolar AS menguat usai kabar calon Ketua The Fed. Harga emas dan perak tertekan, investor cermati arah kebijakan moneter.
Senin, 2 Februari 2026 - 07:51 WIB
Ilustrasi harga emas Antam hari ini
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas dunia atau goldprice mengalami penurunan tajam dan mencatatkan kejatuhan terbesar dalam lebih dari satu dekade. Tekanan pada goldprice ini terjadi setelah reli panjang yang sempat membawa harga emas ke rekor tertinggi sepanjang masa. Tak hanya emas, harga perak juga ikut terpuruk dengan koreksi harian terdalam dalam sejarah perdagangan intraday.

Berdasarkan data perdagangan awal pekan, goldprice di pasar spot sempat anjlok hingga 4 persen pada sesi awal Senin. Di saat yang sama, harga perak terjun hampir 12 persen, melanjutkan pelemahan ekstrem yang sudah terjadi sehari sebelumnya. Koreksi tajam ini membuat pasar logam mulia bergejolak dan menjadi perhatian utama investor global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan terhadap goldprice dipicu oleh kabar dari Amerika Serikat, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana menunjuk Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve. Informasi tersebut langsung mendorong penguatan dolar AS, yang secara historis berdampak negatif terhadap pergerakan goldprice karena emas menjadi lebih mahal bagi investor non-dolar.

Meski sebelumnya sejumlah analis telah memperingatkan reli harga emas terlalu panas dan berpotensi terkoreksi, skala penurunan goldprice kali ini dinilai jauh melampaui ekspektasi pasar. Lonjakan harga yang berlangsung cepat dalam beberapa pekan terakhir akhirnya berbalik arah secara tajam.

Di bursa COMEX, kontrak berjangka emas April (GC=F) tercatat turun signifikan. Harga kontrak emas tersebut berada di level USD 5.067,50 per ounce, melemah USD 287,30 atau sekitar 5,37 persen dalam satu sesi perdagangan. Tekanan ini mempertegas bahwa volatilitas goldprice masih sangat tinggi di tengah dinamika kebijakan moneter Amerika Serikat.

Sementara itu, di pasar spot Asia, goldprice turun 3,2 persen menjadi USD 4.742,73 per ounce pada pukul 07.16 waktu Singapura. Harga perak juga ikut tergelincir 7,7 persen ke level USD 78,64 per ounce. Logam mulia lainnya, seperti platinum dan palladium, turut mencatatkan penurunan seiring memburuknya sentimen pasar.

Penguatan dolar AS menjadi faktor utama yang menekan goldprice dalam beberapa hari terakhir. Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur kekuatan dolar terhadap mata uang utama dunia, naik 0,9 persen pada sesi sebelumnya. Kondisi ini membuat investor global cenderung melepas emas dan beralih ke aset berdenominasi dolar.

Sepanjang beberapa bulan terakhir, goldprice sempat melesat ke rekor tertinggi karena meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan suku bunga. Namun, dengan munculnya sinyal perubahan arah kebijakan The Fed, pelaku pasar mulai mengoreksi ekspektasi mereka terhadap prospek suku bunga dan inflasi.

Analis menilai, tekanan terhadap goldprice masih bisa berlanjut dalam jangka pendek jika dolar AS terus menguat dan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika meningkat. Namun, di sisi lain, sejumlah pelaku pasar tetap memandang emas sebagai aset lindung nilai jangka panjang, terutama jika risiko ekonomi global kembali meningkat.

Pergerakan tajam goldprice juga memicu aksi jual lanjutan di pasar logam mulia lainnya. Harga perak, yang sering bergerak seiring dengan emas, mengalami tekanan lebih dalam karena likuiditas pasar yang lebih kecil dan volatilitas yang lebih tinggi. Kondisi ini membuat investor semakin berhati-hati dalam mengambil posisi baru.

Berikut pergerakan harga logam mulia utama dalam perdagangan terbaru:

  • Goldprice (emas spot): USD 4.742,73 per ounce, turun 3,2 persen

  • Goldprice kontrak COMEX April: USD 5.067,50 per ounce, turun 5,37 persen

  • Harga perak: USD 78,64 per ounce, turun 7,7 persen

  • Platinum: melemah dalam perdagangan awal Asia

  • Palladium: ikut terkoreksi seiring sentimen negatif pasar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku pasar kini mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve berikutnya sebagai penentu utama pergerakan goldprice ke depan. Jika dolar AS terus menguat dan ekspektasi penurunan suku bunga memudar, tekanan terhadap harga emas berpotensi berlanjut dalam beberapa sesi mendatang.

Sebaliknya, jika ketidakpastian global kembali meningkat atau muncul sinyal perlambatan ekonomi, permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai dapat kembali menopang goldprice. Untuk sementara, pasar masih berada dalam fase penyesuaian setelah reli panjang yang mendorong harga emas ke level tertinggi sepanjang sejarah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

TRENDING: Sherly Tjoanda Salah Ucap Depan Jemaah Haji, Respons Tegas Sertifikat Mualaf Richard Lee, Dedi Mulyadi Bantu Korban May Day

Sejumlah peristiwa viral tengah ramai diperbincangkan publik dan mendominasi media sosial. Dari Sherly Tjoanda, polemik dr Richard Lee hingga aksi Dedi Mulyadi.
Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Eks Pengurus LPD Bangli Divoni Satu Tahun Penjara Imbas Tipikor

Pengadilan Tipikor Denpasar, Bali, menjatuhkan vonis penjara satu tahun terhadap mantan pengurus Lembaga Perkreditan Desa LPD Tanggahan Peken karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Terpopuler News: Dedi Mulyadi Rangkul Korban Kebakaran Toko, hingga Oknum TNI Diduga Obrak-abrik Toko di Kemayoran

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merangkul pedagang yang tokonya habis dibakar oleh massa di Bandung. Oknum TNI diduga mengacak-acak toko sembako di Kemayoran
30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

30 Persen Ekonomi Banten di Awal 2026 Disokong Oleh Industri Pengolahan

Sektor industri pengolahan masih menjadi penyokong utama ekonomi daerah dengan kontribusi sebesar 30,02 persen terhadap struktur ekonomi Banten pada triwulan pertama 2026.
Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Bertemu Tokoh Masyarakat Papua Barat Daya, Kaesang Bahas Kemajuan Daerah

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menemui tokoh masyarakat adat Wanusau, Alfons Kambu, di Maybrat, Sorong, Papua Barat Daya.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Mengenal lebih jauh dengan sosok Chelsea Pattiwael, nona cantik asal Ambon lulusan IPDN yang kini setia menjadi ajudan pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT