News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Isu Direksi Bank Himbara Bakal Diubah Tuai Sorotan, Pemerintah Diminta Perkuat Mekanisme Komunikasi

Pengamat nilai isu direksi bank Himbara bakal diubah perlu disampaikan lewat mekanisme yang tepat agar publik dapat informasi jelas untuk jaga profesionalitas pemerintahan.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:27 WIB
Dok. Gedung Bank BNI.
Sumber :
  • bni.go.id

Jakarta, tvOnenews.com – Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai penyampaian informasi terkait rencana perubahan jajaran direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebaiknya dilakukan melalui pejabat yang memiliki kewenangan langsung di bidang ekonomi dan perbankan.

Menurut Dedi, koordinasi dan komunikasi kebijakan strategis pemerintah perlu disampaikan secara proporsional sesuai dengan ruang lingkup tugas masing-masing kementerian. Ia menilai hal tersebut penting untuk menjaga kejelasan informasi sekaligus memastikan publik memperoleh penjelasan yang akurat dan tepat konteks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Setiap pejabat negara memiliki tanggung jawab dan ruang kerja masing-masing. Akan lebih tepat jika isu-isu kebijakan ekonomi dan perbankan disampaikan oleh pihak yang memang memiliki otoritas di bidang tersebut,” ujar Dedi saat dihubungi, Minggu (1/2/2026).

Ia menjelaskan, dalam sistem pemerintahan modern, mekanisme komunikasi kebijakan menjadi bagian penting dari tata kelola yang baik. Penyampaian informasi melalui saluran yang sesuai dinilai dapat meminimalkan potensi kesalahpahaman di ruang publik, sekaligus menjaga profesionalisme antar lembaga.

Dedi juga menyarankan agar pemerintah terus memperkuat koordinasi internal, khususnya dalam menyampaikan kebijakan strategis kepada masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang jelas mengenai batas kewenangan jabatan dapat membantu para pejabat menjalankan tugas secara lebih fokus dan efektif.

“Ada baiknya penguatan internal kabinet terus dilakukan, termasuk terkait pemahaman ruang lingkup tugas dan fungsi masing-masing jabatan, agar kerja pemerintahan semakin solid dan terarah,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi menilai komunikasi kebijakan yang tepat sasaran akan berdampak positif terhadap persepsi publik terhadap stabilitas dan profesionalisme pemerintah. Hal ini juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor, khususnya di sektor strategis seperti perbankan dan BUMN.

Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai perubahan jajaran direksi bank-bank Himbara. Danantara diketahui merupakan pemegang saham terbesar sekaligus pengelola operasional BUMN strategis, termasuk di sektor perbankan.

“Kami di Danantara, sebagai pemegang saham di seluruh Bank Himbara, sejauh ini tidak ada pembicaraan mengenai hal itu,” kata Rosan saat ditemui di Wisma Danantara, Sabtu (31/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai kemungkinan evaluasi terhadap jajaran direksi bank Himbara. Isu tersebut mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan pandangannya dalam sebuah forum di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kementerian Pertahanan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie menyinggung pentingnya tata kelola perbankan BUMN yang lebih merata, khususnya dalam penyaluran kredit kepada pelaku usaha kecil dan menengah. Ia menilai perlu adanya perbaikan agar akses pembiayaan tidak hanya terfokus pada kelompok usaha besar.

“Bank Himbara harus memperhatikan pelaku usaha kecil agar mendapatkan akses kredit yang lebih adil. Tata kelola yang lebih baik dibutuhkan untuk memastikan perbankan BUMN benar-benar hadir bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sjafrie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu evaluasi direksi bank Himbara ini pun menjadi perhatian publik, mengingat peran strategis perbankan BUMN dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, pembiayaan UMKM, serta stabilitas sistem keuangan. Sejumlah pihak menilai, pembenahan tata kelola perbankan negara merupakan langkah yang penting, selama dilakukan melalui mekanisme yang transparan, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengamat menilai, ke depan komunikasi kebijakan terkait sektor strategis seperti perbankan dan BUMN perlu disampaikan secara terstruktur agar tidak menimbulkan interpretasi beragam di masyarakat. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil dapat dipahami sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT