GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPATK Terima 43 Juta Laporan Transaksi, Analisis Perputaran Dana Tembus Rp2.085 Triliun

Sepanjang 2025, total dana yang dianalisis mencapai Rp2.085 triliun atau meningkat 42 persen dibandingkan 2024.
Selasa, 3 Februari 2026 - 15:10 WIB
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat lonjakan signifikan laporan transaksi keuangan sepanjang 2025.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebut, lembaganya menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor. Angka ini naik 22,5 persen dibandingkan tahun 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu disampaikan Ivan dalam Rapat Kerja PPATK bersama Komisi III DPR RI, Selasa (3/2/2026), dengan agenda evaluasi kinerja tahun anggaran 2025 dan rencana kerja tahun 2026.

“PPATK telah menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibanding tahun 2024 yang berjumlah 35,6 juta laporan. Jadi saat ini PPATK menerima 21.861 laporan per jam di hari kerja,” ungkap Ivan.

Selain peningkatan laporan, PPATK juga mencatat kenaikan nilai perputaran dana yang dianalisis.

Sepanjang 2025, total dana yang dianalisis mencapai Rp2.085 triliun atau meningkat 42 persen dibandingkan 2024.

“PPATK telah menyampaikan 994 hasil analisis, 17 hasil pemeriksaan, serta 529 informasi kepada penyidik dan kementerian terkait dengan total perputaran dana yang dianalisis mencapai Rp2.085 triliun,” ucapnya.

Ivan menegaskan, hasil analisis dan pemeriksaan PPATK tidak hanya berkontribusi pada pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, tetapi juga berdampak pada penerimaan negara, khususnya dari sektor perpajakan.

Dalam paparan tersebut, Ivan juga menyoroti keberhasilan PPATK menekan transaksi judi online sepanjang 2025.

Menurutnya, capaian itu menjadi catatan penting dalam sejarah penegakan rezim anti pencucian uang di Indonesia.

“Tahun 2025 adalah sejarah baru dan baru pertama kalinya Indonesia berhasil menekan transaksi terkait dengan judi online,” katanya.

Di tingkat global, menurut Ivan, PPATK bersama kementerian dan lembaga terkait juga memperkuat posisi Indonesia dalam rezim anti pencucian uang internasional, khususnya melalui peningkatan kepatuhan terhadap rekomendasi Financial Action Task Force (FATF).

“Rekomendasi 7 FATF terkait Targeted Financial Sanctions Related to Proliferation yang awalnya partially compliant menjadi largely compliant,” ujar Ivan.

Untuk tahun anggaran 2026, PPATK memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp333,5 miliar. Anggaran tersebut, kata Ivan, akan difokuskan pada dua program utama, yakni pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta dukungan manajemen.

“PPATK mendapat dukungan anggaran sebesar Rp333,5 miliar yang akan digunakan untuk membiayai dua program,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ivan menegaskan, PPATK akan tetap berfokus mendukung agenda pemerintah dalam pemberantasan korupsi, narkotika, judi, dan kejahatan keuangan lainnya, serta menjaga tata kelola anggaran secara akuntabel.

“PPATK selalu berkomitmen untuk mengelola APBN secara transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sesuai capaian target kinerja yang ditetapkan,” pungkasnya. (rpi/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Wasit Laga Pekan Terakhir, Persib Vs Persijap Dipimpin Pengandil Asal Korea

Daftar Wasit Laga Pekan Terakhir, Persib Vs Persijap Dipimpin Pengandil Asal Korea

Penggunaan wasit asing masih terasa dengan kehadiran sejumlah pengandil yang diimpor untuk memimpin laga penentuan seperti tim juara dan tim degradasi. Sementara itu, sisanya pertandingan Super League dipimpin oleh wasit lokal yang tentunya kompeten. 
Awal Juni 2026, BPJS Cover Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi

Awal Juni 2026, BPJS Cover Layanan Kemoterapi RSUD Blambangan Banyuwangi

Mulai 1 Juni 2026, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi resmi membuka layanan kemoterapi bagi peserta BPJS Kesehatan.
Terungkap, Alasan Utama Pigai Larang Begal Ditembak Mati: Tidak Mengerti HAM

Terungkap, Alasan Utama Pigai Larang Begal Ditembak Mati: Tidak Mengerti HAM

Baru-baru ini mencuat terkait pernyataan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, yang menyatakan begal tidak boleh ditembak mati. Sontak, hal ini
Ramai Keluhan Minyakita Langka di Pasar Jakarta, Dirut Bulog akan Tegur Keras Pimpinan Wilayah DKI-Banten

Ramai Keluhan Minyakita Langka di Pasar Jakarta, Dirut Bulog akan Tegur Keras Pimpinan Wilayah DKI-Banten

Mencuat ramainya keluhan terkait Minyakita langka di Pasar Jakarta. Sontak, jadi perhatian Direktur Utama PT Perum Bulog Letjend TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani
Malaysia Masters 2026: Tersingkir di Babak Perempat Final, Jonatan Christie Langsung Fokus Hadapi Singapura Open

Malaysia Masters 2026: Tersingkir di Babak Perempat Final, Jonatan Christie Langsung Fokus Hadapi Singapura Open

Hasil mengejutkan mewarnai perempat final Malaysia Masters 2026 di sektor tunggal putra setelah Jonatan Christie takluk dari wakil China non Unggulan Hu Zhe An.
Top 3 Sport: Duet Megawati Hangestri Bakal Guncang V-League, hingga Jay Idzes Bikin Sassuolo Rapuh

Top 3 Sport: Duet Megawati Hangestri Bakal Guncang V-League, hingga Jay Idzes Bikin Sassuolo Rapuh

Berita top 3 Sport: duet baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, pentingnya Jay Idzes bagi Sassuolo, hingga alasan Mega belum berangkat ke Korea Selatan.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT