GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

ASN Wajib Tahu! Ini 5 Disiplin Learning Organization yang Ditekankan BSKDN untuk Genjot Peningkatan Kinerja

Konsep disiplin learning organization dinilai tetap relevan mengingat masih banyak instansi dan ASN yang belum sepenuhnya memahami dan menerapkan prinsip organisasi pembelajar.
Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:04 WIB
Kegiatan Peningkatan Kapasitas ASN BSKDN bertema “Membangun Learning Organization ASN melalui Teamwork Kolaboratif dan Kepemimpinan Transformatif” yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor.
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Membangun learning organization di lingkungan Aparatur Sipil Negara dinilai sebagai hal yang sangat fundamental untuk peningkatan kinerja dan kemampuan adaptasi organisasi ASN.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas ASN BSKDN bertema “Membangun Learning Organization ASN melalui Teamwork Kolaboratif dan Kepemimpinan Transformatif” yang digelar di Sentul, Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yusharto menyampaikan, konsep learning organization berakar dari pemikiran Peter Senge dalam buku The Fifth Discipline, yang menggarisbawahi lima disiplin utama agar organisasi mampu terus berkembang dan menyesuaikan diri dengan perubahan.

“Konsep learning organization menjadi sangat relevan bagi BSKDN sebagai organisasi kebijakan yang dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan memperbaiki kualitas kinerjanya. Fifth discipline dari Peter Senge bisa kita pelajari guna menjadikan organisasi untuk terus bertumbuh," ungkap Yusharto, Jumat (6/2/2026).

Ia menjelaskan, disiplin pertama adalah personal mastery, yakni penguasaan mendalam terhadap tugas dan fungsi masing-masing ASN.

Baik pejabat struktural maupun fungsional dituntut memahami peran secara profesional sebagai prasyarat terbentuknya organisasi pembelajar.

"Di setiap posisi ini, kita harus mastery menguasai bidang tugas dan ini menjadi salah satu prasyarat untuk kita bisa melakukan learning organization," ujarnya.

Disiplin kedua adalah mental model, yang menekankan keselarasan pola pikir individu dengan visi dan misi organisasi. Menurut Yusharto, penyatuan tujuan personal dan organisasi penting untuk membangun komitmen bersama dalam mencapai kinerja optimal.

Disiplin ketiga, shared vision, dipandang krusial untuk memastikan kesamaan arah dari pimpinan hingga pelaksana. Kesamaan visi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan agar implementasi kebijakan berjalan selaras.

Selanjutnya, disiplin keempat, team learning, menempatkan kerja tim sebagai inti pembelajaran organisasi. ASN didorong untuk saling berbagi pengetahuan, belajar bersama, dan mencapai target organisasi secara kolektif.

Adapun disiplin kelima, system thinking, menuntut ASN memiliki cara pandang menyeluruh dalam memahami persoalan. Pendekatan ini mendorong penggabungan berbagai perspektif sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih komprehensif dan tepat.

“Dengan demikian lewat kegiatan ini saya berharap pemikiran awal dari fifth discipline yang melahirkan learning organization diikuti dengan pemikiran-pemikiran yang lain yang menunjang, fifth discipline ini akan terus kita kembangkan, pada organisasi kita," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Tri Widodo W. Utomo, menegaskan bahwa konsep learning organization tetap relevan meski telah lama diperkenalkan. Ia menilai masih banyak instansi dan ASN yang belum sepenuhnya memahami dan menerapkan prinsip organisasi pembelajar.

“Modal kapital itu bukan lagi segalanya. Yang menjadi penentu utama adalah skill, capabilities, dan knowledge of people,” ungkapnya, mengutip pemikiran Arie de Geus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tri Widodo menambahkan, capaian kinerja organisasi tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, melainkan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci dalam memperkuat kapasitas ASN dan meningkatkan kinerja sektor publik.

Melalui kegiatan ini, BSKDN berharap lima disiplin learning organization dapat terus dikembangkan dan diinternalisasikan dalam budaya kerja ASN, sehingga mampu membentuk organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja secara berkelanjutan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fabio Quartararo Ungkap Biang Kerok Kegagalannya Meraih Poin di MotoGP Brasil 2026, Ia Menjelaskan Kalau...

Fabio Quartararo Ungkap Biang Kerok Kegagalannya Meraih Poin di MotoGP Brasil 2026, Ia Menjelaskan Kalau...

Rider yang memperkuat tim Monster Energy yamaha, Fabio Quartararo, mengungkap penyebab kegagalannya meraih poin di MotoGP Brasil 2026.
RS di Jakarta Siap Antisipasi Lonjakan Penyakit di Peralihan Musim

RS di Jakarta Siap Antisipasi Lonjakan Penyakit di Peralihan Musim

Pemprov DKI Jakarta menyatakan rumah sakit dan layanan kesehatan di ibu kota siap mengantisipasi lonjakan kasus penyakit yang mungkin muncul pascalibur Lebaran dan di masa peralihan musim seperti saat ini.
Kabar Gembira Timnas Indonesia, Satu Pemain Serie A Akhirnya Gabung TC Garuda Jelang FIFA Series 2026

Kabar Gembira Timnas Indonesia, Satu Pemain Serie A Akhirnya Gabung TC Garuda Jelang FIFA Series 2026

Emil Audero resmi bergabung dalam TC Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026. Kehadirannya jadi angin segar di tengah keterlambatan pemain dari Eropa.
Pemerintah Siap Umumkan WFH, Menkeu Ungkap Dampaknya ke BBM hingga Pajak

Pemerintah Siap Umumkan WFH, Menkeu Ungkap Dampaknya ke BBM hingga Pajak

Merespons target pemerintah yang menyebut WFH dapat menekan konsumsi BBM hingga 20 persen, Purbaya mengakui adanya proyeksi penurunan, meski belum pasti.
Terpopuler: KDM Minta Maaf, Calvin Verdonk Disorot Media Prancis, Respons John Herdman soal Pemain Misterius

Terpopuler: KDM Minta Maaf, Calvin Verdonk Disorot Media Prancis, Respons John Herdman soal Pemain Misterius

3 artikel terpopuler tvOnenews.com: KDM minta maaf ke warga Jabar, Calvin Verdonk disorot media Prancis, hingga respons John Herdman soal pemain misterius.
Marco Bezzecchi Ungkap Andil Besar Valentino Rossi Dibalik Keberhasilannya Memenangkan MotoGP Brasil 2026

Marco Bezzecchi Ungkap Andil Besar Valentino Rossi Dibalik Keberhasilannya Memenangkan MotoGP Brasil 2026

Rider andalan Aprila, Marco Bezzecchi, berhasil meraih kemenangan grand prix keduanya di gelaran MotoGP 2026 ini.

Trending

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Ipswich Town Akui Tak Habis Pikir Lihat Elkan Baggott Bisa Dipanggil Timnas Indonesia

Bek jangkung Elkan Baggott dipastikan kembali memperkuat Timnas Indonesia setelah sempat absen, dan akan tampil di ajang FIFA Series. Ispwich Town akui kaget.
KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

KNVB Resmi Ambil Keputusan setelah Status WNI Dean James Dipermasalahkan Klub Belanda NAC Breda

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengumumkan melalui juru bicaranya tentang tuntutan NAC Breda. Mereka menuntut mengulang laga kontra Go Ahead Eagles setelah status Dean James dipermasalahkan.
Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Media Vietnam Heran Bukan Main, Baru Mulai Era John Herdman, Timnas Indonesia Terus Tambah Kekuatan Baru di Tim Pelatih

Sorotan tajam datang dari media Vietnam terhadap langkah PSSI dalam membenahi struktur kepelatihan Timnas Indonesia. Mereka heran PSSI tambah kekuatan baru.
Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Bung Binder Puji Setinggi Langit John Herdman atas Keputusan Mencoret Pemain Ini dari Skuad Timnas Indonesia

Pengamat sepakbola Bung Binder memberikan apresiasi kepada John Herdman atas keputusan mencoret beberapa pemain diaspora yang dianggap tidak tampil maksimal.
Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis Terheran-heran dengan Calvin Verdonk, Dinilai Kurang Ofensif tapi Tampil Disiplin

Media Prancis terheran-heran dengan Calvin Verdonk, bek Timnas Indonesia itu dinilai minim ofensif tapi tampil fokus dan disiplin saat laga Lille vs Marseille.
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Tim Geypens Resmi Dicoret dari Skuad FC Emmen Akibat Masalah Paspor

Bak jatuh dan kemudian tertimpa tangga, Tim Geypens dicoret dari skuad FC Emmen dalam duel kontra Cambuur, Rabu (25/3/2026) dini hari WIB. Sang pemain Timnas Indonesia sebelumnya sempat masuk skuad John Herdman.
Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Comeback ke Timnas Indonesia, Bung Harpa Soroti Keputusan Elkan Baggott Tolak Garuda Calling di Masa Lalu

Kembalinya Elkan Baggott ke Timnas Indonesia usai dua tahun absen menarik perhatian publik, pengamat Bung Harpa sempat singgung keputusan tolak Garuda Calling.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT