BEI Gas Pol Penegakan Aturan: 3.040 Sanksi Dijatuhkan ke 453 Emiten Sepanjang 2025
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
Selain kategori utama tersebut, BEI juga menjatuhkan 189 sanksi lain-lain kepada 126 emiten. Kategori ini mencakup berbagai kewajiban penting, antara lain:
-
Pembayaran biaya pencatatan tahunan (Annual Listing Fee/ALF)
-
Laporan kesiapan dana jatuh tempo obligasi dan/atau sukuk
-
Laporan kegiatan eksplorasi bagi perusahaan pertambangan
-
Kesalahan penyajian informasi dalam laporan keuangan maupun keterbukaan informasi lainnya
Awal 2026 Masih Diwarnai Sanksi
Memasuki Januari 2026, tren penegakan disiplin masih berlanjut. BEI mencatat telah menjatuhkan 294 sanksi kepada 142 emiten hanya dalam satu bulan.
Menariknya, sekitar 57 persen dari total sanksi Januari 2026 masih didominasi pelanggaran terkait:
-
Keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan
-
Kewajiban pelaksanaan public expose
Beberapa sanksi berat yang dijatuhkan antara lain Surat Peringatan Tertulis III hingga suspensi atas keterlambatan penyampaian Laporan Keuangan interim per 30 September 2025. Selain itu, terdapat Peringatan Tertulis II dan denda bagi emiten yang belum menyelenggarakan public expose tahunan hingga batas waktu 31 Desember 2025.
Tak Hanya Sanksi, BEI Juga Lakukan Pembinaan
Meski tegas dalam penindakan, BEI menegaskan tidak hanya mengedepankan sanksi. Sepanjang 2025, bursa juga aktif melakukan pembinaan untuk meningkatkan kualitas dan kepatuhan perusahaan tercatat.
Menurut Kautsar, kegiatan pembinaan tersebut meliputi:
-
Sosialisasi bulanan Peraturan Pasar Modal
-
Pelatihan penggunaan sarana pelaporan elektronik SPE-IDXNet
-
Sosialisasi penyampaian laporan keuangan berbasis XBRL
-
Sosialisasi pemenuhan kewajiban free float bagi emiten baru maupun yang belum patuh
-
Program Compliance Refreshment untuk emiten dengan tingkat kepatuhan rendah
-
Kegiatan one-on-one meeting, seminar, workshop, hingga roadshow untuk meningkatkan exposure emiten dan memperluas basis investor
Langkah ini menunjukkan pendekatan BEI yang tidak semata represif, tetapi juga edukatif.
Disiplin Emiten Jadi Kunci Kepercayaan Investor
BEI menegaskan, disiplin dan kepatuhan emiten merupakan fondasi utama untuk menjaga kepercayaan investor. Pasar modal yang transparan dan tertib diyakini akan menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Ke depan, BEI akan terus berupaya meningkatkan disiplin perusahaan tercatat melalui pembinaan berkelanjutan, pemantauan pemenuhan kewajiban, serta pengenaan sanksi atas pelanggaran,” tegas Kautsar.
Dengan ribuan sanksi yang telah dijatuhkan, pesan BEI kepada emiten jelas: keterbukaan, kepatuhan, dan tata kelola yang baik bukan sekadar formalitas, melainkan kewajiban mutlak demi menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia. (nsp)
Load more