Gelar Halal Goes to Campus di Unpad, Kemenag Dorong Penguatan Riset hingga Daya Saing Industri Halal
- Kemenag
“Halal sebetulnya bukan sesuatu yang istimewa hanya untuk umat Islam. Halal adalah fitrah manusia. Jika ingin hidup sejahtera dan sehat secara fisik, ruhani, dan sosial, maka makanan yang dikonsumsi harus halal,” ujarnya.
Menurutnya, kesadaran terhadap produk halal justru berkembang pesat di sejumlah negara Barat. Banyak negara nonmuslim mempercayai standar dan kualitas produk halal. Namun, Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar masih perlu meningkatkan kesadaran terhadap sertifikasi dan penguatan ekosistem industri halal.
“Kita sebagai umat Islam kadang kurang aware dengan ekosistem halal itu sendiri, terutama dalam konteks bisnis dan sertifikasi. Mudah-mudahan kegiatan ini menginspirasi kita untuk mulai peduli dan sadar pentingnya mengonsumsi produk halal,” tambahnya.
Secara terpisah, Direktur Jaminan Produk Halal Fuad Nasar menjelaskan bahwa peluncuran Halal Goes to Campus di Universitas Padjadjaran menjadi agenda perdana yang difokuskan pada edukasi dan diseminasi kesadaran konsumsi serta gaya hidup halal bagi generasi muda.
"Halal telah menjadi isu populer di negara kita terutama sejak ekosistem halal dikenalkan kepada publik. Sertifikasi produk halal perlu terus ditingkatkan volumenya, namun tidak boleh berhenti sampai di situ. Riset halal perlu ditumbuhkan. Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik tentang jaminan produk halal perlu didorong di kampus PTN dan PTKIN," ujar Fuad.
Program Halal Goes to Campus diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan. Tidak hanya memperkuat pemahaman keagamaan, program ini juga ditujukan untuk mendorong tumbuhnya ekosistem industri halal yang inklusif, modern, dan berbasis riset. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan Universitas Padjadjaran, pejabat eselon II Kementerian Agama, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat. (rpi)
Load more