Harga BBM Pertamina Terancam Naik Kala Minyak Dunia Meroket, Mana Anggaran APBN yang Bisa Dipangkas?
- dok. Pertamina
Situasi tersebut akan membuat masyarakat menahan belanja dan menurunkan konsumsi. Akibatnya, permintaan terhadap produk industri melemah dan dunia usaha terpaksa mengurangi produksi.
Jika kondisi itu berlangsung lama, gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) bisa terjadi di berbagai sektor ekonomi.
“PHK bisa meningkat tajam di banyak sektor, termasuk manufaktur dan perdagangan,” ujar Bhima.
Kondisi tersebut berpotensi membuat jumlah kelas menengah di Indonesia menyusut. Banyak masyarakat yang sebelumnya berada di kelompok menengah rentan bisa turun menjadi kelompok miskin.
Dalam jangka panjang, tekanan terhadap konsumsi domestik bisa membuat ekonomi Indonesia masuk ke fase resesi.
Anggaran Negara Diminta Dialihkan untuk Menahan Harga BBM Pertamina
Untuk menghindari kenaikan harga BBM Pertamina, para ekonom menyarankan pemerintah melakukan refocusing anggaran negara.
Menurut Bhima, pemerintah masih memiliki ruang fiskal dengan cara menggeser anggaran dari beberapa program besar yang dinilai belum terlalu mendesak dalam situasi darurat harga energi.
Beberapa program yang disebut dapat menjadi sumber realokasi anggaran antara lain:
-
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
-
Program Koperasi Desa Merah Putih
-
Sejumlah belanja negara yang dinilai kurang produktif
Selain itu, proyek pembangunan besar juga dinilai bisa ditinjau ulang sementara untuk menjaga stabilitas fiskal.
Berdasarkan perhitungan Celios, terdapat potensi sekitar Rp340 triliun anggaran yang dapat direalokasi dari berbagai program tersebut.
Dana tersebut dapat digunakan sebagai bantalan fiskal agar pemerintah tetap mampu menjaga stabilitas harga BBM Pertamina tanpa harus menaikkan harga energi di tengah masyarakat.
Bhima menilai menjaga stabilitas inflasi saat ini jauh lebih penting dibandingkan menjalankan program-program yang tidak langsung berdampak pada daya beli masyarakat.
“Menjaga inflasi lebih penting untuk saat ini. Anggaran bisa digeser agar harga BBM Pertamina tidak naik,” ujarnya.
Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus US$150
Fahmy Radhi memperkirakan tekanan terhadap harga minyak dunia belum akan mereda dalam waktu dekat. Konflik di Timur Tengah serta potensi penutupan jalur distribusi energi global membuat harga minyak masih berpotensi terus naik.
Salah satu faktor yang paling dikhawatirkan adalah kemungkinan terganggunya jalur logistik energi dunia di kawasan Teluk.
Load more