PNM Mekaar Sentuh 16,1 Juta Nasabah Perempuan di 60 Ribu Desa, Dirut Arief Mulyadi: 2,4 Juta Sudah Naik Kelas
- tvOnenews.com/Rilo Pambudi
Melalui Mekaar, mobilitas sosial tersebut merupakan bagian dari integrasi ekosistem keuangan dalam holding ultra mikro yang dibentuk pemerintah.
“Dalam empat tahun terakhir sudah ada sekitar 2,4 juta nasabah yang naik kelas menjadi nasabah BRI dan Pegadaian. Itu merupakan wujud pencapaian KPI kami dalam pembentukan holding ultra mikro,” kata Arief.
Ia menilai sinergi antara ekosistem PNM, Pegadaian, dan BRI membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro di berbagai daerah.
Arief menyebut jaringan pemberdayaan PNM saat ini telah menjangkau ribuan kecamatan dan ratusan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keberagaman nasabah yang dilayani bahkan mencerminkan keragaman sosial di Indonesia.
“Kalau bahasa saya ke teman-teman di dalam, ini bukan untuk kami pamerkan keluar, tapi PNM sekarang sudah menjadi representasi kecil dari Indonesia. Setiap hari ada bagian dari anak-anak perempuan dari ratusan suku bangsa di Indonesia yang berangkat menjalankan aktivitas ekonomi,” ujarnya.
Meski begitu, Arief menilai capaian tersebut masih jauh dari cukup. Sebab menurutnya, masih sangat banyak masyarakat Indonesia saat ini yang membutuhkan akses pembiayaan dan pendampingan usaha.
“Kalau mau memberitakan PNM, bilang saja PNM ini perusahaan kecil. Asetnya sekitar Rp57 triliun, kantor kami 4.600. Nasabah yang bisa kami layani baru 16 juta, padahal masih banyak yang harus dilayani,” katanya.
Peran Media Angkat Inspirasi
Dalam kesempatan itu, Arief juga mengajak para jurnalis untuk ikut menyebarkan cerita inspiratif dari para nasabah PNM yang berhasil mengembangkan usaha.
Ia menilai kisah-kisah tersebut dapat memotivasi nasabah lain untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.
“Harus ada inspirator yang bisa menginspirasi mereka. Kami berharap teman-teman jurnalis bisa membantu menyebarkan cerita itu,” kata Arief.
Menurut dia, keberhasilan para pelaku usaha mikro tersebut akan memberikan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.
“Walaupun kecil, ini bisa memberikan multiplier effect dan menjadi modal awal kemandirian ekonomi masyarakat. Itu bagian dari langkah kecil mendukung program pembangunan pemerintah,” ujarnya. (rpi)
Load more