News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahlil Umumkan Temuan Harta Karun Energi Raksasa, Ada Gas dengan Potensi 5 Triliun Kaki Kubik di Kaltim

Temuan gas raksasa itu berada di Wilayah Kerja Ganal yang dioperasikan Eni dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.
Senin, 20 April 2026 - 19:52 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers penemuan gas raksasa di Kalimantan Timur.
Sumber :
  • Dok. ESDM

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, mengumumkan temuan cadangan gas bumi besar di Sumur Geliga-1, Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur.

Potensi sumber daya jumbo ini diperkirakan mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas serta 300 juta barel kondensat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di era kondisi dunia yang hampir semua dunia sekarang menjaga cadangan mereka, sekali lagi kita bersyukur kepada Tuhan bahwa (penemuan) ini anugerah yang diberikan dan kita harus betul-betul fokus dalam rangka menjalankan perintah Bapak Presiden untuk mencari sumber-sumber minyak baru,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Temuan tersebut berada di Wilayah Kerja Ganal yang dioperasikan Eni dengan kepemilikan 82 persen, sementara 18 persen sisanya dimiliki Sinopec.

Keterlibatan ENI dalam eksplorasi ini kembali menegaskan besarnya potensi migas Indonesia, terutama di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur, yang masih menyimpan prospek menjanjikan.

“Ini adalah hasil eksplorasi dan setelah ini mereka juga akan melakukan pengembangan untuk melakukan eksplorasi dari beberapa wilayah lain selain daripada wilayah Kalimantan Timur,” kata Bahlil.

Ia memproyeksikan pada 2028, produksi puncak ENI dapat mencapai 2.000 MMSCFD, meningkat signifikan dibandingkan produksi saat ini yang berkisar 600–700 MMSCFD. Produksi tersebut diperkirakan terus naik hingga 3.000 MMSCFD pada 2030.

Menurutnya, lonjakan produksi tersebut sejalan dengan strategi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan gas domestik secara mandiri.

Sumur Geliga dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter dengan kedalaman air mencapai 2.000 meter. Penemuan ini memperpanjang catatan keberhasilan eksplorasi ENI di Cekungan Kutai, setelah sebelumnya menemukan cadangan besar di Geng North pada 2023 dan Sumur Konta-1 pada 2025.

Temuan ini memperkuat indikasi besarnya sistem gas di cekungan tersebut serta menunjukkan stabilitas sumber daya di kawasan itu.

Penemuan Geliga terjadi setelah pengambilan keputusan investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) untuk sejumlah proyek gas, yakni Gendalo dan Gandang (South Hub), serta Geng North dan Gehem (North Hub).

Dalam pengembangannya, proyek North Hub akan menggunakan fasilitas terapung atau Floating Production Storage and Offloading (FPSO) baru dengan kapasitas hingga 1 miliar kaki kubik gas per hari (bscfd) dan 90.000 barel kondensat per hari (bpd).

Selain itu, proyek ini juga akan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia, termasuk Kilang LNG Bontang.

Selain Geliga, Bahlil juga mengungkap temuan sebelumnya di Sumur Gula yang menghasilkan sekitar 2 TCF gas dan 75 juta barel kondensat.

Kombinasi kedua sumur tersebut diperkirakan mampu menambah produksi hingga 1.000 MMSCFD gas dan 90.000 BPD kondensat.

Penemuan besar di Blok Ganal ini tidak hanya meningkatkan cadangan migas nasional, tetapi juga membuka peluang percepatan pembangunan infrastruktur gas terintegrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, ENI tengah mengkaji skema pengembangan yang terintegrasi dengan proyek North Hub dan fasilitas eksisting seperti Kilang LNG Bontang, guna mempercepat monetisasi temuan serta memaksimalkan nilai tambah bagi negara.

Pemerintah mendorong agar hasil temuan ini segera masuk tahap pengembangan produksi. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat manfaat ekonomi, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan penerimaan negara, hingga penguatan pasokan gas bagi industri dan masyarakat. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Nadiem Makarim Terseret! Jaksa Ungkap Dugaan Aliran Rp809 Miliar di Kasus Chromebook

Kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menjadi sorotan.
armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

armi Papua Diguncang Gempa M 5,3 Selasa Dini Hari, BMKG: Tak Ada Potensi Tsunami

Masyarakat di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,3 pada Selasa (21/4) dini hari. 
Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

Dedi Mulyadi Dibuat Kagum Ibu Asal Sukabumi, Tetap Kuat Rawat Anak Kanker Meski Hidup Serba Terbatas

​​​​​​​Dedi Mulyadi kagum pada ibu asal Sukabumi yang tetap kuat merawat anak kanker stadium 4 tanpa keluh, meski hidup serba terbatas dan penuh perjuangan.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat

Trending

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Bojan Hodak Ngamuk! Persib Bandung Buang Kemenangan, Wasit Ikut Disorot di Laga Lawan Dewa United

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyayangkan hasil imbang 2-2 yang diraih timnya saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.
Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Fadly Alberto Langsung Dijatuhi 2 Hukuman Sangat Berat setelah Lepaskan Tendangan Kungfu, Kariernya Mulai Terancam

Aksi brutal Fadly Alberto saat laga EPA U-20 berujung sanksi ganda: dicoret dari Timnas Indonesia U-20 dan diputus kontrak sponsor, PSSI siap beri hukuman berat
Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Ogah Naturalisasi, Timnas Futsal Indonesia Pilih Jalan seperti Ini

Federasi Futsal Indonesia (FFI) mengambil langkah tegas dalam menentukan arah masa depan Timnas Futsal Indonesia. Alih-alih menempuh jalur naturalisasi untuk ..
Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Persib Bangkit di Akhir, Eliano Reijneders Ungkap Masalah Utama Maung Bandung

Bek kiri Persib Bandung, Eliano Reijnders, mengakui timnya tampil kurang maksimal di awal laga saat menghadapi Dewa United pada pekan ke-28 Super League 2025/26
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Heboh Isu Penutupan Jalan Diponegoro Bandung, Dedi Mulyadi: Hanya Pengalihan Arus

Penolakan dari masyarakat melalui petisi terkait rencana revitalisasi Jalan Diponegoro, Kota Bandung, mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Tekanan Uni Eropa Kian Kuat, Industri Sawit Nasional Didorong Percepat Traceability hingga ke Kebun Rakyat

Industri sawit RI hadapi tekanan EUDR. Traceability jadi kunci akses pasar global, petani kecil jadi tantangan utama implementasi sistem.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT