News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dorong Kemasan Non-Plastik, Kemenperin Bidik Efisiensi dan Daya Saing Industri Makanan-Minuman

Kemenperin dorong kemasan non-plastik berbasis kertas untuk industri makanan-minuman guna tingkatkan efisiensi, daya saing, dan ramah lingkungan.
Jumat, 24 April 2026 - 20:30 WIB
Menperin Agus Gumiwang dan Menpar Widiyanti Putri Wardhanasaat Rapat Kerja bersama Komisi VII DPR RI.
Sumber :
  • YouTube/Komisi VII

Industri Butuh Adaptasi di Dua Sektor Utama

Ketua GAPMMI, Adhi S. Lukman, menilai bahwa peralihan ke kemasan non-plastik menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan industri ke depan. Ia menekankan perlunya adaptasi di dua sektor utama, yakni pengadaan bahan baku dan proses produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Industri harus memperkuat efisiensi di sisi manufaktur sekaligus memperluas sumber pengadaan bahan. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mencari alternatif solusi kemasan,” kata Adhi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci dalam memastikan transisi berjalan efektif tanpa mengganggu stabilitas produksi.

Perbandingan Biaya: Tidak Sederhana

Di sisi lain, Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merrijantij Punguan Pintaria, menjelaskan bahwa biaya kemasan kertas aseptik tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan plastik.

Namun, jika dilihat secara menyeluruh, biaya operasional dapat menjadi seimbang bahkan lebih efisien.

“Kemasan aseptik tidak memerlukan rantai dingin atau pendinginan dalam distribusi. Selain itu, bahan bakunya relatif lebih stabil dibanding plastik,” jelas Merrijantij.

Dengan kata lain, meskipun biaya awal mungkin terlihat lebih tinggi, efisiensi pada distribusi dan penyimpanan dapat menekan total biaya dalam jangka panjang.

Permintaan Nasional Capai Miliaran Unit

Kebutuhan kemasan aseptik di dalam negeri menunjukkan angka yang sangat besar. Kemenperin mencatat permintaan nasional mencapai sekitar 8,3 miliar kemasan per tahun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 4,8 miliar berasal dari segmen susu dan produk turunannya. Sementara sisanya berasal dari minuman berbasis teh dan kopi.

Tidak hanya itu, tren produk berbasis nabati juga turut mendorong permintaan kemasan jenis ini, seperti:

  • Susu kelapa

  • Susu oat

  • Susu kacang hijau

Pertumbuhan produk-produk alternatif tersebut menjadi peluang baru bagi industri kemasan berbasis kertas untuk berkembang lebih pesat.

Dorongan Transformasi Industri Nasional

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya Kemenperin dalam mendorong penggunaan kemasan non-plastik mencerminkan arah baru transformasi industri nasional yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan daya saing, langkah ini juga membuka peluang investasi di sektor kemasan ramah lingkungan serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT