News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketum KADIN Sebut Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh Meski dalam Tekanan

Anindya Bakrie menyebut ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen di tengah tekanan global berkat investasi, konsumsi domestik, dan manufaktur.
Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB
Anindya Bakrie
Sumber :
  • Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan bahwa ekonomi Indonesia tetap menunjukkan pertumbuhan positif meski dunia sedang berada dalam tekanan ekonomi global dan ketidakpastian pasar internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Anindya Bakrie dalam agenda Monthly Diplomatic Economic Breakfast yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara, Rosan Roeslani, serta para duta besar dari berbagai negara sahabat.

Dalam kesempatan itu, Anindya Bakrie menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat dibandingkan banyak negara lain di tengah perlambatan ekonomi global.

Anindya Bakrie Sebut Ekonomi Indonesia Tumbuh Konsisten

Anindya Bakrie menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2024 mencapai 5,11 persen. Angka tersebut dinilai menjadi sinyal positif karena terjadi saat banyak negara menghadapi tantangan ekonomi dan perlambatan pertumbuhan.

Menurut Anindya Bakrie, kondisi tersebut menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan global.

“Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen pada kuartal pertama tahun 2024. Di dunia di mana pertumbuhan telah menjadi hal yang langka, Indonesia masih melaju secara konsisten,” kata Anindya dalam pidatonya.

Pernyataan Anindya Bakrie itu sekaligus menegaskan bahwa ekonomi Indonesia masih mampu bergerak stabil di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Investasi dan Konsumsi Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

Dalam pidatonya, Anindya Bakrie menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh sejumlah faktor utama, mulai dari investasi yang terus berjalan hingga konsumsi domestik yang tetap terjaga.

Selain itu, sektor manufaktur nasional juga disebut masih berada dalam jalur ekspansi dan menjadi salah satu motor penting pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Menurut Anindya Bakrie, kombinasi berbagai faktor tersebut membuat mesin ekonomi nasional tidak hanya bertahan, tetapi juga terus menguat.

“Dengan kata lain, mesinnya tidak sekadar berjalan, tetapi sedang mendapatkan traksi,” ungkapnya.

Pernyataan itu menggambarkan optimisme Kadin Indonesia terhadap arah pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang belum stabil.

Agenda Diplomatik Bahas Peluang Ekonomi Indonesia

Agenda Monthly Diplomatic Economic Breakfast menjadi forum penting yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan perwakilan negara sahabat untuk membahas peluang kerja sama ekonomi Indonesia ke depan.

Kehadiran Rosan Roeslani sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara juga menjadi sorotan dalam agenda tersebut.

Forum itu sekaligus memperlihatkan upaya Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi internasional serta menjaga kepercayaan investor di tengah tantangan global.

Anindya Bakrie menilai stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi modal penting untuk terus menarik investasi dan memperluas kerja sama perdagangan dengan berbagai negara.

Ekonomi Indonesia Dinilai Tetap Kompetitif

Di tengah kondisi ekonomi global yang mengalami perlambatan di sejumlah kawasan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen dinilai menjadi capaian yang cukup kompetitif.

Anindya Bakrie menegaskan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia tidak terlepas dari kekuatan pasar domestik yang besar serta aktivitas investasi yang masih aktif berjalan.

Selain itu, sektor manufaktur yang tetap ekspansif juga disebut menjadi indikator bahwa aktivitas industri nasional masih bergerak positif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Anindya Bakrie mengenai ekonomi Indonesia tersebut mendapat perhatian karena disampaikan dalam forum diplomatik yang turut dihadiri perwakilan negara sahabat dan pemangku kepentingan ekonomi.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa ekonomi Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan penting di kawasan, terutama di tengah tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. (saa/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Ajak Publik Sejenak Alihkan Perhatian dari Layar dan Fokus pada Sekitar, Taman Budaya Yogyakarta Gelar Pameran Fotografi Bertajuk “FYP (For Your People)”

Derasnya arus informasi dan kehidupan digital makin menentukan apa yang dilihat, TBY hadirkan Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 “FYP (For Your People)”

Trending

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Siapa Nadhea Devi? Wanita yang Viral Dituding Netizen sebagai Gadis Baju Putih di Booth Miras Newport

Sosok perempuan bernama Nadhea Devi dituding netizen sebagai sosok gadis baju putih yang tawarkan challenge hafalan surat Ad-Dhuha dengan sebotol miras Newport.
Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Hellyana ke MK: Hukum Pidana Harus Ada Asas Geen Straf Zonder Schuld, Ijazah Palsu Wajib Diketahui

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hellyana, melalui Tim Kuasa Hukum dari Law Firm MZA & Partners, secara resmi mengajukan permohonan pengujian materiil
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT