Bukan Cuma Rupiah yang Jebol Rp17.500, IHSG Juga Masih Tersungkur Jelang Pengumuman MSCI
- Antara
Ia mencontohkan dividend yield saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang mencapai sekitar 11 persen, level yang menurutnya sangat menarik bagi investor jangka panjang.
Namun, pasar saat ini dinilai tidak hanya mencari valuasi murah, tetapi juga prospek pertumbuhan di masa depan.
Investor global kini lebih tertarik pada perusahaan yang mampu menjadi bagian dari perkembangan teknologi dan AI.
“Who is the next TSMC di sini? Who can actually capitalize energy menjadi AI?” ujar Pandu.
Pasar Masih Dibayangi Ketidakpastian
Hingga saat ini, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan global, perkembangan konflik geopolitik, hingga hasil review MSCI terhadap Indonesia.
Tekanan terhadap rupiah yang terus melemah dan IHSG yang belum mampu bangkit dari zona merah menunjukkan tingkat kehati-hatian investor masih sangat tinggi.
Di tengah kondisi tersebut, pasar berharap adanya sentimen positif baru yang mampu memulihkan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia, terutama di tengah kompetisi ketat dengan negara-negara Asia lainnya yang mulai bergerak cepat di sektor teknologi dan kecerdasan buatan. (nsp)
Load more