News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Beban Lingkungan Serius di Balik Canggihnya AI, EduALL Soroti Jejak Karbon hingga Konsumsi Air

Saat ini, banyak pengguna yang menikmati kecepatan dan kemudahan AI tanpa memahami besarnya energi dan sumber daya yang dipakaai dalam setiap aktivitas digital.
Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:31 WIB
Dialog Lintas Generasi EduALL Menyoroti ‘Biaya Lingkungan’ di Balik Kemajuan AI.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Di balik kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), terdapat dampak ekologis besar yang harus ditanggung lingkungan.

Secara global, infrastruktur AI sangat bergantung pada pusat data atau data center yang diperkirakan mengonsumsi lebih dari 10 terawatt listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, sistem pendingin di fasilitas tersebut juga disebut mampu menghabiskan lebih dari 300 ribu galon air setiap hari.

Isu yang masih jarang disadari publik itu menjadi fokus utama dalam sesi diskusi lingkungan pada konferensi nasional The Cornerstone. Diskusi lintas generasi tersebut menghadirkan perwakilan Energy Transition Task Force Kadin Indonesia Sarah Sentoso, CEO Instellar Romy Cahyadi, serta Brand Ambassador EduALL Katyana Mawira.

Katyana Mawira, siswi kelas 11 British School Jakarta yang juga dikenal sebagai pemain film dan penyanyi, menyampaikan keresahannya terkait dampak lingkungan AI yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.

Menurut Katyana, banyak pengguna menikmati kecepatan dan kemudahan AI tanpa memahami besarnya energi dan sumber daya yang digunakan dalam setiap aktivitas digital.

Dalam pemaparannya, Katyana menjelaskan dampak lingkungan AI berasal dari dua tahap utama, yakni pelatihan model atau training dan inferensi atau inference.

Proses pelatihan model bahasa disebut menghasilkan emisi karbon dioksida dalam jumlah besar, sementara konsumsi energi tetap berlangsung saat teknologi itu digunakan sehari-hari.

“Bahkan setelah training-nya selesai, AI tetap saja harus mengonsumsi energi yang sangat tinggi, karena setiap interaksi yang kita miliki dengan AI itu memerlukan daya,” papar Katyana, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Ia menambahkan bahwa konsumsi energi dari satu interaksi AI bahkan dapat melampaui penggunaan mesin pencari tradisional.

Pembahasan tersebut kemudian diperluas bersama Sarah Sentoso dan Romy Cahyadi. Sarah menilai setiap prompt yang diketik pengguna di platform AI memiliki dampak langsung terhadap penggunaan energi dan kondisi lingkungan sekitar.

Meski demikian, ia melihat peluang besar bagi Indonesia untuk mengembangkan green data center berbasis energi terbarukan, seperti tenaga surya, panas bumi, dan angin.

Pandangan serupa disampaikan Romy Cahyadi. Ia menegaskan isu keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi masa depan.


Menurutnya, semakin banyak social enterprise di Indonesia yang mulai menghadirkan model bisnis yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Katyana kembali menekankan bahwa perkembangan AI tidak boleh hanya dipandang sebagai simbol kemajuan teknologi. Ia menilai generasi muda perlu mulai mempertanyakan dampak ekologis di balik kenyamanan digital yang digunakan setiap hari.

“Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan terus berkembang, tapi apakah perkembangannya bisa tetap berjalan tanpa memperburuk kerusakan lingkungan yang sudah terjadi,” refleksi Katyana.

Bagi Katyana, inovasi teknologi tetap perlu berjalan seiring dengan kesadaran terhadap “biaya lingkungan” yang muncul akibat kemudahan instan.

Diskusi kritis tersebut menjadi bagian dari visi EduALL melalui The Cornerstone. Selama ini, EduALL dikenal sebagai konsultan pendidikan yang mendampingi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi ke universitas luar negeri.

Namun, organisasi tersebut juga berupaya membentuk generasi pembawa perubahan atau game changer yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga peduli terhadap persoalan nyata di masyarakat.

“Yang paling menarik buat kami bukan cuma bagaimana generasi muda menggunakan AI, tapi bagaimana mereka mulai berani mempertanyakan dampaknya. Dari jejak karbon sampai sustainability, diskusi ini menunjukkan bahwa anak muda hari ini tidak hanya ingin jadi pengguna teknologi, tapi juga bagian dari solusi,” ujar CEO EduALL, Devi Kasih. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Dilewatkan, Shalat Dhuha di Waktu Ini Pahalanya Setara Haji

Jangan Dilewatkan, Shalat Dhuha di Waktu Ini Pahalanya Setara Haji

UAH pernah menjelaskan mengenai keutamaan shalat dhuha dalam ceramahnya yang diunggah melalui kanal YouTube pribadinya.
Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Calon pengendara sebaiknya hindari jalur ini imbas rekayasa lalu lintas sidang dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT