News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rombak Total Tata Niaga SDA, Ekspor Batubara hingga Sawit Mulai Besok Lewat PT DSI

Menurut Airlangga, kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari pidato Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI yang menekankan pentingnya perbaikan tata kelola ekspor komoditas strategis.
Minggu, 31 Mei 2026 - 15:30 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Bakom Qodari.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, ekspor tiga komoditas andalan nasional yakni batubara, kelapa sawit (CPO), dan ferro alloy akan dilakukan melalui satu pintu di bawah kendali badan usaha milik negara (BUMN) yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) per 1 Juni 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat pengelolaan kekayaan alam agar manfaatnya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan transparansi dan pengawasan terhadap ekspor komoditas strategis nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo terkait pembenahan mendasar tata kelola ekspor sumber daya alam.

“Di hari ini atas arahan Bapak Presiden kami menjelaskan terkait momentum yang penting terkait dengan penguatan pengelolaan kekayaan alam dari SDA yang manfaatnya digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 33,” kata Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Menurut Airlangga, kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari pidato Presiden dalam Rapat Paripurna DPR RI yang menekankan pentingnya perbaikan tata kelola ekspor komoditas strategis.

“Kebijakan ini menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam pidato Rapat Paripurna DPR RI tanggal 20 yang intinya pemerintah akan memperbaiki tata kelola secara mendasar ekspor komoditas sumber daya alam strategis yang dilakukan melalui BUMN ekspor,” ujarnya.

Pada tahap awal, pemerintah akan memfokuskan kebijakan tersebut pada tiga komoditas yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor Indonesia.

“Pelaksanaan ini pada tahap awal akan dimulai dengan tiga komoditas strategis yang merupakan juga tiga ekspor terbesar kita, yang pertama adalah batubara, kedua kelapa sawit, dan ketiga terkait dengan ferroalloy,” kata Airlangga.

“Nah, ekspor komoditas SDA ini dilakukan melalui satu pintu yaitu BUMN ekspor dengan nama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau PT DSI,” lanjutnya.

Airlangga menegaskan mekanisme ekspor satu pintu tidak hanya ditujukan untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global, tetapi juga memastikan pengawasan kualitas serta validitas data ekspor berjalan lebih baik.

“Dan ini akan dilakukan ekspor SDA strategis dengan mekanisme ekspor satu pintu dan pengawasan ekspor serta kualitas dan validitas data ekspor agar terlaksana lebih baik,” katanya.

Pemerintah menilai kebijakan tersebut sangat strategis mengingat tiga komoditas yang akan dikelola melalui sistem baru itu memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Airlangga menyebut nilai ekspor gabungan batubara, CPO, dan ferroalloy pada 2025 mencapai US$66,13 miliar atau setara 23,4 persen dari total ekspor nasional.

“Ketiga komoditas strategis ini menyumbang nilainya di tahun 2025 sebesar US$66,13 miliar atau sebesar 23,4 persen dari total ekspor nasional,” ujarnya.

Menurut dia, ketiga komoditas tersebut juga menjadi penopang utama surplus neraca perdagangan Indonesia yang telah berlangsung selama 71 bulan berturut-turut.

“Dan ini adalah penopang surplus neraca perdagangan yang terjadi selama 71 bulan berturut-turut, dan dengan gambaran nilai ekspor batubara sekitar US$24,48 miliar, kemudian kelapa sawit CPO dan sebesar US$24,42 miliar, kemudian terkait dengan ferro alloy atau besi paduan sebesar US$16,49 miliar,” kata Airlangga.

Melalui skema baru ini, pemerintah berharap pengelolaan ekspor sumber daya alam tidak hanya menghasilkan devisa yang lebih optimal, tetapi juga memperkuat kontrol negara terhadap komoditas strategis yang selama ini menjadi andalan ekonomi nasional. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan belum puas dengan komposisi skuad yang dimiliki saat ini meski sudah mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas.
Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Salah satu pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia Bill Gates menyampaikan peringatan keras terkait ledakan perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial ...
Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Pelestarian budaya di era digital menghadapi tantangan baru. Media sosial perlahan mengubah cara masyarakat mengenal sejarah. Cerita yang dahulu hanya
Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 diperkirakan meluncur di China pada 29 Oktober 2026. Simak bocoran spesifikasi, desain premium, dan fitur Galaxy Z Fold8 Ultra yang menjadi acuannya.
Kim Bum Sukses Gelar Fanmeeting di Jakarta, Kenang 20 Tahun Perjalanan Karier di Dunia Hiburan

Kim Bum Sukses Gelar Fanmeeting di Jakarta, Kenang 20 Tahun Perjalanan Karier di Dunia Hiburan

Dipromotori oleh WithUs Entertainment, Kim Bum mengenang perjalanan karier di dunia hiburan bersama Bummies yang hadir. 
57 Persen Ibu Indonesia Alami Baby Blues, NasDem: Hentikan Mitos 'Supermom'

57 Persen Ibu Indonesia Alami Baby Blues, NasDem: Hentikan Mitos 'Supermom'

Data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat angka mengkhawatirkan, sebanyak 57 persen ibu di Indonesia mengalami gejala baby blues

Trending

Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 Segera Meluncur? HP Lipat Mewah Ini Dirumorkan Punya Kamera 200 MP dan Baterai 5.000 mAh

Samsung W27 diperkirakan meluncur di China pada 29 Oktober 2026. Simak bocoran spesifikasi, desain premium, dan fitur Galaxy Z Fold8 Ultra yang menjadi acuannya.
AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan Siapkan Perombakan Skuad, Markus Krosche Jadi Kunci Perburuan Bek Tengah hingga Striker Baru

AC Milan belum puas dengan komposisi skuad yang dimiliki saat ini meski sudah mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas.
Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Peringatan Horor Bill Gates: Era AI Bakal Picu Pergolakan Ekonomi Global Selama 20 Tahun dan Amputasi Lapangan Kerja

Salah satu pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia Bill Gates menyampaikan peringatan keras terkait ledakan perkembangan Kecerdasan Buatan (Artificial ...
Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Bisakah Media Sosial Menjadi Arsip Digital bagi Warisan Budaya Nusantara?

Pelestarian budaya di era digital menghadapi tantangan baru. Media sosial perlahan mengubah cara masyarakat mengenal sejarah. Cerita yang dahulu hanya
Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Akhirnya Ratusan Mahasiswa Papua Jadi Calon Penerima Beasiswa 2026, Gebrakan di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Sebanyak 120 mahasiswa asal Papua di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi terpilih masuk daftar sebagai calon penerima program bantuan beasiswa periode 2026.
Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Sikat Kejahatan Karhutla, Kapolri Jerat 243 Tersangka dan 13 Korporasi Pembakar Hutan

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Suyudi Ario Seto, menyampaikan laporan tegas terkait penegakan hukum kasus kebakaran hutan -
Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan Kerja Bongkar Keseharian Dokter Diduga Cabuli Anak Kandung di Bandung, Biasanya Layani Praktik Siang Hari

Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung. Dia mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT