News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspor SDA Strategis Kini Satu Pintu Lewat PT DSI, Bos Danantara Janji akan Transparan dan Akuntabel

Pada fase pertama yang dimulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026, PT DSI akan berperan jadi penilai serta perantara antara penjual dan pembeli komoditas ekspor tertentu.
Minggu, 31 Mei 2026 - 16:52 WIB
COO Danantara Dony Oskaria.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah akan menerapkan mekanisme ekspor satu pintu untuk sejumlah komoditas strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai 1 Juni 2026. Kebijakan tersebut dijalankan berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto dan berada di bawah pengelolaan badan usaha milik negara (BUMN).

Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa DSI akan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentu kita memastikan, yang pertama, bahwa perusahaan ini akan berjalan sesuai dengan governance yang baik, transparan, akuntabel,” kata Dony dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (31/5/2026).

DSI mendapat mandat khusus dari pemerintah untuk mengelola sekaligus mengawasi transaksi ekspor 3 komoditas sumber daya alam (SDA) strategis. Pada tahap awal, komoditas yang menjadi fokus meliputi batu bara, sawit atau crude palm oil (CPO), dan ferro alloy.

Pelaksanaan tugas PT DSI akan dilakukan dalam dua tahap. Pada fase pertama yang berlangsung mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026, DSI berfungsi sebagai penilai serta perantara antara penjual dan pembeli komoditas ekspor tertentu.

Selanjutnya, pada tahap kedua yang direncanakan dimulai Januari 2027, DSI akan berperan sebagai pembeli komoditas dari eksportir dalam negeri sebelum menjualnya ke pasar internasional.

Bos Danantara itu menilai pemerintah telah menyiapkan implementasi program tersebut secara matang melalui masa transisi yang akan dimulai pada Senin (1/6) hingga akhir tahun ini.

“Tadi sudah disampaikan dengan sangat jelas oleh Pak Menko (Airlangga Hartarto) bahwa pemerintah tentu sangat bijaksana di dalam mengimplementasikan program ini karena ada masa transisi 6 bulan, kurang lebih 7 bulan dari 1 Juni sampai dengan 31 Desember,” ujar Dony.

Menurut dia, penerapan prinsip transparansi menjadi faktor penting agar pelaksanaan DSI berjalan sesuai tujuan serta target yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ini menjadi patokan utama kita karena kita tidak mau nanti satu niat yang baik, kalau dikelolanya tidak baik, nanti menjadi problem,” kata dia.

Selain memastikan tata kelola yang baik, DSI juga akan memanfaatkan masa transisi hingga akhir 2026 untuk memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha di sektor komoditas.

“Kita juga berharap keberadaan Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) ini memberikan manfaat juga untuk para pengusaha,” kata Dony.

Ia menambahkan bahwa berbagai pembahasan akan dilakukan selama masa transisi, termasuk terkait mekanisme penetapan harga yang akan dibicarakan bersama pemerintah dan para pelaku usaha.

“Dalam tahapan transisi selama 6 bulan itu kan banyak diskusi yang akan kita lakukan, termasuk juga mengenai penentuan patokan harga yang nanti akan kita diskusikan dengan pemerintah dan juga dengan seluruh pelaku usaha,” ujarnya menambahkan. (ant/rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Kemarau Ekstrem, DPR RI Sorot Penanganan Krisis Air Pertanian Berbasis Data

Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Saadah menekankan bahwa keberhasilan mitigasi kekeringan di sektor pertanian tidak boleh hanya diukur dari banyaknya alat atau pompa air yang disalurkan ke daerah.
Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Kisah Naik Kelas Usaha Produk Gula Aren Asal Garut

Di kaki perbukitan Bungbulang, Garut, Jawa Barat, Susanti membangun usaha gula aren yang dinamai Gasebu, singkatan dari Gula Semut Bungbulang.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Ditanya Soal Tan Kian hingga Uang Rp40 Miliar, Febrie Adriansyah Diperiksa Selama 7 Jam

Febrie menjalani pemeriksaan sekitar tujuh jam lamanya. Tim 9 Kejagung mencecarnya dengan kurang lebih 22 pertanyaan terkait perkara PT Asabri dan Jiwasraya.
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.

Trending

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

KPK Geledah Rumah Direktur PT CMC di Jaktim Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Bengkulu

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, bahwa penggeledahan ini merupakan rangkaian pengembangan penyidikan atas kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong
Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Krisis Air, Lalu Lintas Terusan Panama Terancam Terganggu

Financial Times, mengutip administrator baru terusan Ilya Espino de Marotta, menyatakan bahwa jumlah kapal yang melintas setiap hari di Terusan Panama dapat turun menjadi 27 kapal dalam beberapa bulan mendatang akibat kekurangan air yang parah.
Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Masih Ingat Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia yang Dicekal FIFA Setahun? Klub M Toha Siap Tampung

Setelah terbukti bersalah memalsukan dokumen, pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia, Rodrigo Holgado pun siap kembali merumput usai dikaitkan dengan klub yang dibela M Toha, DPMM FC. 
Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Soal Korupsi Kereta Cepat Whoosh, KPK Pastikan Hal Ini

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, kasus kereta cepat itu hingga saat ini masih terus berprogres, KPK akan terus melakukan pendalaman.
Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Terus Naik

Ketegangan yang Kembali terjadi antara Amerika Serikat dan Iran, telah meningkatkan kekhawatiran akan kemungkinan terganggunya pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Viral Dua Pria Pelukan Saat Diamuk Massa di Bekasi, Warga Curiga Keduanya Begal

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Awalnya, seorang perempuan bernama Ulan tengah mengendarai sepeda motor di lokasi.
Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Stadion GBK Tak Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Erick Thohir Pantau Kondisi Lapangan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Abu vulkanis sebagai imbas erupsi Gunung Anak Krakatau sempat menyelimuti Jakarta termasuk Stadion Utama Gelora Bung Karno sebagai venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT