Rupiah Tertekan, Pengamat Sebut Ketergantungan Impor Minyak Jadi Bom Waktu Ekonomi RI
- ANTARA
“Penggerak utama pelemahan rupiah terhadap dolar AS masih soal konflik AS dan Iran. Kabar terbaru, AS dan Iran masing-masing belum sepakat damai, bahkan saling serang yang mendorong kenaikan harga minyak mentah,” kata Ariston.
Menurutnya, tekanan terhadap rupiah juga diperbesar oleh arus modal asing yang keluar dari pasar keuangan Indonesia.
“Ditambah isu asing keluar dari pasar saham dan juga pasar obligasi Indonesia, permintaan dollar yang tinggi dari repatriasi deviden dan pembayaran utang luar negeri,” ujarnya.
Sementara itu, analis pasar uang Lukman Leong melihat peluang stabilisasi rupiah mulai terbuka pada paruh kedua tahun ini, meski risiko eksternal masih menjadi faktor penentu.
“Waktu itu memang indeks dolar AS juga turun cukup besar. Rupiah diperkirakan akan mulai stabil di Q3 dan mulai akan menguat secara bertahap, namun juga masih akan tergantung pada harga minyak dunia dan situasi geopolitik di Timur Tengah,” kata Lukman. (agr/rpi)
Load more