News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Tertekan, Pengamat Sebut Ketergantungan Impor Minyak Jadi Bom Waktu Ekonomi RI

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, kenaikan harga minyak mentah dunia secara langsung memberikan tekanan terhadap kebutuhan devisa Indonesia.
Selasa, 2 Juni 2026 - 14:58 WIB
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,33 persen ke level Rp17.864 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.805 per dolar AS, pada Selasa (2/6/2026).

Pelemahan rupiah kali ini dinilai bukan hanya dipicu faktor eksternal berupa memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, tetapi juga diperparah oleh tingginya kebutuhan dolar untuk membiayai impor minyak nasional yang terus membengkak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengamat pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, kenaikan harga minyak mentah dunia secara langsung memberikan tekanan terhadap kebutuhan devisa Indonesia.

“Nah dari sisi domestik sendiri kita melihat bahwa penguatan harga minyak mentah dunia ini berdampak terhadap harga-harga di dalam negeri ya kita tahu bahwa impor minyak yang begitu besar ya sampai 1,5 juta barel per hari ya ini pun berdampak terhadap apa permintaan dolar yang cukup tinggi,” kata Ibrahim saat dihubungi tvOnenews.com, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, tingginya volume impor energi membuat kebutuhan dolar AS terus meningkat, terutama untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Nah permintaan dolar yang cukup tinggi kemudian minyak yang impor sebesar 1,5 juta barel, 85 persen itu adalah untuk BBM bersubsidi, ini pun juga membuat apa, membuat kebutuhan dolar yang cukup tinggi,” ujarnya.

Di tengah tekanan tersebut, harapan pasar terhadap implementasi kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang sempat mendorong penguatan rupiah dinilai belum mampu memberikan kepastian jangka pendek.

“Nah walaupun kemarin Rupiah sempat mengalami penguatan ya akibat DHE yang akan diterapkan di dalam negeri, ini pun juga masih belum ada keputusan pasti ya karena apa,” katanya.

Ibrahim menilai implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi tantangan karena berkaitan dengan aktivitas bisnis para eksportir Indonesia di pasar internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita harus melihat bahwa para eksportir ya Indonesia pun juga pasti ada kerja sama dengan luar negeri ya tentang masalah penempatan dana DHE tersebut. Nah sehingga membuat hari ini rupiah kembali melemah yang cukup tajam,” jelasnya.

Selain faktor domestik, tekanan terbesar terhadap rupiah masih datang dari luar negeri. Pengamat mata uang Ariston Tjendra menilai, konflik antara Amerika Serikat dan Iran menjadi sentimen dominan yang mendorong penguatan dolar AS.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia

Panas terik, angin kencang, dan banyaknya debu diduga turut memperburuk kondisi kesehatan masyarakat.
Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Karhutla Gunung Ciremai, Pemadaman di Darat Terkendala Medan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat. Pemadaman di darat terkendala karena sejumlah titik api berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dan medannya sulit dijangkau.
Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Terjadi Perpindahan Konsumen BBM Nonsubsidi ke Subsidi, Pemerintah Bakal Tambah Kuota Pertalite

Merespons adanya perpindahan konsumen BBM nonsubsidi ke subsidi, Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebut pemerintah akan menambah kuota BBM Pertalite.
Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks Kopassus Dibacok di Cakung, Pelaku dan Korban Sama-Sama Terluka dan Dirawat di Rumah Sakit Berbeda

Eks anggota Kopassus menjadi korban pembacokan di Perumahan JGC, Cakung Timur, Jakarta Timur. Dalam peristiwa ini, korban dan pelaku sama-sama terluka namun dibawa ke rumah sakit berbeda.
Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Alami Luka di Kepala, Eks Kopassus Dilarikan ke Rumah Sakit usai Jadi Korban Bacok di Cakung

Viral di media sosial (Medsos) soal kabar seorang pria, disebut mantan anggota Kopassus menjadi korban bacok di Cakung, Jakarta Timur.
Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar Pemain Drama Crash 2, Jisung NCT Bergabung dengan Lee Min Ki dan Kwak Sun Young

Daftar pemain drama Korea Crash 2 lengkap dengan karakter Lee Min Ki, Kwak Sun Young, Heo Sung Tae, hingga Jisung NCT. Simak juga sinopsis dan jadwal tayangnya.

Trending

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Kronologi Eks Kopassus Dibacok Tetangga Rumah di Cakung, Langsung Balas Banting Pelaku

Seorang mantan anggota Kopassus inisial MF (49) menjadi korban pembacokan oleh tetangganya sendiri, JB (57), hanya karena masalah sepele terkait renovasi rumah.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT