News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Pangan Tak Bisa Lagi Abaikan ESG, Investor Mulai Selektif

Investor, pemegang obligasi, hingga sektor perbankan mulai menempatkan aspek lingkungan dan sosial sebagai faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi.
Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:38 WIB
Director and Chief Financial Officer Japfa Ltd, Kevin Monteiro.
Sumber :
  • Japfa.

Jakarta, tvOnenews.com - Isu keberlanjutan kini semakin memengaruhi arah investasi global, termasuk di sektor pangan dan peternakan. Perusahaan yang mampu membuktikan dampak lingkungan dan sosialnya secara terukur dinilai memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh akses pembiayaan berkelanjutan dari investor maupun lembaga keuangan internasional.

Fenomena tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Konferensi Social Life Cycle Assessment (S-LCA) yang digelar di Bogor, Kamis (18/6/2026). Dalam forum itu, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) membagikan pengalamannya menerapkan pendekatan ilmiah dalam strategi keuangan perusahaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perusahaan perunggasan terintegrasi itu menjelaskan penggunaan metode Life Cycle Assessment (LCA) atau kajian siklus hidup sebagai dasar untuk mengukur dampak lingkungan di seluruh rantai produksi perusahaan.

Pendekatan berbasis data ilmiah tersebut kini semakin menjadi perhatian di dunia keuangan global. Investor, pemegang obligasi, hingga sektor perbankan mulai menempatkan aspek lingkungan dan sosial sebagai faktor penting dalam pengambilan keputusan investasi.

Di sisi lain, lembaga keuangan juga dituntut memastikan pembiayaan berkelanjutan yang mereka salurkan benar-benar memiliki dampak nyata dan dapat diukur secara transparan.

Dalam diskusi panel bertajuk “Science-Based Sustainable Finance”, para peserta menyoroti pentingnya penggunaan data ilmiah yang akurat untuk mengidentifikasi titik-titik utama yang memiliki dampak lingkungan signifikan dalam proses bisnis perusahaan.

Hasil kajian tersebut kemudian digunakan untuk menyusun target keberlanjutan yang terukur dan terintegrasi dalam instrumen pembiayaan perusahaan.

Director and Chief Financial Officer Japfa Ltd, Kevin Monteiro, mengatakan pendekatan keberlanjutan tidak bisa lagi diposisikan hanya sebagai program tambahan perusahaan.

“Membangun kredibilitas di mata investor ESG harus dimulai dengan menjadikan keberlanjutan sebagai bagian inti dari bisnis, bukan sekadar inisiatif terpisah. Hal ini berarti perusahaan perlu fokus pada aspek yang benar-benar material di sepanjang rantai nilai untuk mengidentifikasi area yang memiliki potensi perbaikan paling signifikan. Salah satu cara paling kredibel untuk melakukannya adalah melalui pendekatan LCA berbasis sains,” ujar Kevin, dalam keterangannya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Menurut dia, penggunaan pendekatan ilmiah dalam strategi keuangan telah membantu perusahaan memperoleh sejumlah pendanaan berbasis keberlanjutan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2021, JAPFA memperoleh Sustainability-Linked Bond (SLB) senilai US$350 juta yang disebut menjadi salah satu instrumen pembiayaan berkelanjutan pertama di sektor agrifood global.

Kemudian pada 2025, perusahaan kembali mendapatkan Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai US$150 juta yang turut memasukkan indikator sosial, termasuk program peningkatan gizi dan kesejahteraan anak di wilayah pedesaan.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan sistem pelaporan keberlanjutan digital yang mengelola ribuan data ESG (Environmental, Social and Governance) dari berbagai operasional perusahaan di sejumlah negara.

Tak hanya fokus pada operasional internal, JAPFA juga terlibat dalam pengembangan standar industri global melalui kolaborasi dengan United Nations Environment Programme (UNEP) terkait studi mengenai kehidupan peternak plasma.

Hasil studi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar penyusunan pedoman Social Life Cycle Assessment untuk industri perunggasan global.

Pengamat menilai tren integrasi data ilmiah dalam strategi bisnis dan pembiayaan diperkirakan akan semakin berkembang, seiring meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas perusahaan terhadap isu lingkungan serta sosial di tingkat global. (cmi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bongkar Sisi Gelap Ferdy Sambo Cs, Film 'Skenario Sang Jenderal' Hadirkan Kesaksian Eksklusif Tokoh Kunci

Bongkar Sisi Gelap Ferdy Sambo Cs, Film 'Skenario Sang Jenderal' Hadirkan Kesaksian Eksklusif Tokoh Kunci

Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo resmi diangkat ke ..
KPK Temukan Amplop Berisi Uang saat Geledah Kantor BPN Mojokerto

KPK Temukan Amplop Berisi Uang saat Geledah Kantor BPN Mojokerto

KPK menemukan sejumlah amplop berisi uang saat menggeledah Kantor BPN Kota Mojokerto terkait dugaan suap pengurusan HGB lahan Summarecon
Sempat Dibuang AC Milan, Fikayo Tomori Kini Berpeluang Comeback dan Buktikan Diri

Sempat Dibuang AC Milan, Fikayo Tomori Kini Berpeluang Comeback dan Buktikan Diri

Fikayo Tomori sempat berada di ambang pintu keluar AC Milan pada musim panas lalu. Kini, bek asal Inggris itu justru berpeluang kembali mendapat menit bermain.
Intip Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks vs Hyundai Hillstate, Melonjak Tembus Rp3,1 Miliar

Intip Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks vs Hyundai Hillstate, Melonjak Tembus Rp3,1 Miliar

Rincian nilai kontrak pevoli andalan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi bahan perbincangan hangat jelang bergulirnya V-League 2026/2027. Pevol
Keuangan Libra Makin Bersinar, Ramalan Zodiak Oktober 2026

Keuangan Libra Makin Bersinar, Ramalan Zodiak Oktober 2026

Keuangan Libra makin bersinar dalam ramalan zodiak Oktober 2026. Ada peluang kenaikan pendapatan, kabar baik, cinta bergairah, dan lima tanggal hoki.
Comeback Atas China di Final! Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Akhiri Dahaga 28 Tahun Medali Emas di Asian Games

Comeback Atas China di Final! Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia Akhiri Dahaga 28 Tahun Medali Emas di Asian Games

Tim Bulu Tangkis Putra Indonesia berhasil meraih medali emas Asian Games 2026 setelah menaklukan China di partai final yang berlangsung pada Kamis 24 September.

Trending

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama Kali Berlatih dengan Megawati Hangestri, Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir dengan Hal Ini

Pertama kali berlatih dengan Megawati Hangestri, Kim Hee-jin mengungkap hal yang membuatnya terkesan. Simak proses adaptasi Mega di Hyundai Hillstate.
Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Lupakan Megawati Hangestri, Red Sparks Sambut Musim Baru dengan Trio Bukilic, Yeum Hye-seon dan Zhong Hui

Move on dari Megawati Hangestri, Red Sparks sambut musim baru V-League dengan trio Yeum Hye-seon, Vanja Bukilic dan Zhong Hui yang belum lama gelar photo shoot.
4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

4 Fakta Terbaru dari Video Mesum A Day in My Life yang Viral di Media Sosial

Media sosial dihebohkan dengan video berjudul A Day in My Life. Ternyata ada beberapa fakta yang baru disampaikan pihak Kepolisian.
Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Sebanyak 2.054 Lowongan Kerja Diinformasikan KDM dalam Bursa Kerja Online, Disiarkan Langsung di Tiktok

Bursa Kerja Online yang ditayangkan live melalui akun TikTok @dedimulyadiofficial dan dipandu langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Fakta Terbaru Savanna Azzahra yang Ngaku Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak: Ternyata Rekayasa AI

Kisah Savanna Azzahra, gadis yang curhat di TikTok kalau calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil tiga bulan ternyata merupakan rekayasa dari AI.
‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

‎Pelatih Thailand Akui FIFA ASEAN Cup 2026 Lebih Berat dari Piala AFF, Timnas Indonesia Jadi Salah Satu Ancaman

Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, langsung memasang target tinggi setelah tiba di Indonesia untuk mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026. Juru taktik asal Inggris itu menegaskan Gajah Perang datang dengan ambisi membawa pulang gelar juara.
Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Polisi Minta Video Mesum Berkedok "A Day in My Life" Tidak Disebarluaskan Lagi

Pihak kepolisian meminta agar video mesum berkedok “A Day in My Life” tidak disebarluaskan lagi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT