News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Deretan Kasus Raksasa Bernilai Ratusan Triliun yang Digasak Kejaksaan, Dari Timah hingga MBG

Jampidsus Febrie Adriansyah menyebut penanganan perkara korupsi yang dilakukan Kejaksaan dalam beberapa waktu terakhir berhasil menyelamatkan keuangan negara ratusan triliun rupiah.
Rabu, 24 Juni 2026 - 13:59 WIB
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah
Sumber :
  • Dok.kejagung

Jakarta, tvOnenews.comKejaksaan Agung mengungkap perubahan besar dalam strategi pemberantasan korupsi. Tak lagi sekadar mengejar perkara dengan jumlah kasus terbanyak, Korps Adhyaksa kini memprioritaskan pengungkapan korupsi yang berdampak langsung pada hajat hidup masyarakat dan perekonomian nasional.

Strategi tersebut menghasilkan capaian penyelamatan keuangan negara yang fantastis. Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyebut, penanganan perkara korupsi yang dilakukan Kejaksaan berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga Rp131,5 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini karena ada strategi atau perubahan paradigma dalam proses penanganan perkara atau prioritas yang ditangani oleh penyidik di Bidang Pidsus,” kata Febrie Adriansyah di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).

Menurut Febrie, Bidang Tindak Pidana Khusus kini fokus membidik perkara-perkara besar yang tidak hanya menimbulkan kerugian negara, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian nasional, tata kelola sumber daya alam, kerusakan lingkungan, hingga kepentingan masyarakat luas.

Sejumlah perkara kakap menjadi bukti perubahan arah tersebut. Kasus tata niaga timah di PT Timah Tbk periode 2015-2022 tercatat sebagai salah satu perkara dengan nilai kerugian terbesar. Berdasarkan perhitungan ahli, kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp300,003 triliun, termasuk dampak kerusakan lingkungan yang masif.

Tak kalah besar, Kejaksaan juga menangani perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina periode 2018-2023 yang menimbulkan kerugian keuangan dan perekonomian negara sebesar Rp285,017 triliun.

Deretan kasus jumbo lainnya meliputi pengelolaan dana investasi PT Asabri dengan kerugian negara Rp22,788 triliun, kasus Jiwasraya senilai Rp16,8 triliun, hingga korupsi fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) yang menyebabkan kerugian keuangan negara Rp6,047 triliun dan kerugian perekonomian negara Rp12,312 triliun.

Selain itu, Kejaksaan juga membongkar dugaan korupsi kegiatan usaha perkebunan sawit PT Duta Palma Group dengan kerugian negara Rp4,798 triliun dan US$7,85 juta serta kerugian perekonomian negara mencapai Rp73,92 triliun.

Perkara besar lainnya mencakup pengadaan pesawat PT Garuda Indonesia dengan kerugian negara setara Rp8,819 triliun, proyek BTS 4G Kominfo senilai Rp8,032 triliun, korupsi impor besi atau baja paduan yang merugikan negara Rp1,06 triliun dan perekonomian negara Rp18,89 triliun, hingga korupsi impor tekstil pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menimbulkan kerugian negara Rp183 miliar dan kerugian perekonomian negara Rp1,646 triliun.

Kejaksaan juga tengah mengusut dugaan korupsi Program Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek periode 2019-2022 dengan nilai kerugian negara Rp1,98 triliun.

Sementara itu, perkara terbaru yang sedang dikembangkan penyidik adalah dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.

“Yang baru-baru ini sedang kita tangani yaitu tata kelola program makan bergizi gratis pada Badan Gizi Nasional tahun 2025-2026 dengan 6 tersangka dari unsur mantan pimpinan BGN dan pihak swasta,” ujar Febrie.

“Penyidikan masih terus kami kembangkan dan perhitungan kerugian keuangan negara sedang dilakukan oleh auditor di BPKP,” lanjut dia.

Untuk memperkuat arah baru pemberantasan korupsi, Jampidsus telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2025 yang menegaskan prioritas penanganan perkara pada sektor-sektor yang menyangkut kepentingan publik.

“Pemberantasan korupsi harus fokus diarahkan pada perkara yang menyangkut hajat hidup rakyat banyak dan kepentingan negara atau program pemerintah,” kata Febrie.

Melalui kebijakan tersebut, Kejaksaan memprioritaskan pengusutan korupsi di sektor pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

“Korupsi pada sektor tersebut bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan ancaman langsung terhadap hak dasar masyarakat, ketahanan ekonomi, dan keberlanjutan pembangunan nasional,” tegasnya. (agr/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Wamendagri Bima Arya Dorong Integrasi Sistem Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Daerah

Penguatan sistem di daerah tidak cukup hanya melalui pembentukan kelembagaan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Dedi Mulyadi Keluarkan Kebijakan Baru, Korban Begal hingga Penganiayaan di Jabar Tak Lagi Terbebani Tagihan RS

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh rumah sakit di wilayah Jawa Barat usai dirinya menerima laporan soal korban begal.
Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Kabur Usai Gudang Minyakita Digeledah, Pemilik Gudang Oplosan Ditangkap Polisi

Penangkapan dilakukan personel Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu setelah memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku. H-S diketahui bergerak menggunakan sepeda motor dari wilayah Sumatera Selatan menuju Kota Bengkulu.
Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Benarkah Tio Ferdian Rahmana Anak Pejabat? Ini Fakta di Balik Sosok Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Suruh Pacar Aborsi

Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026, jadi sorotan usai muncul dugaan meminta kekasihnya aborsi. Benarkah ia anak pejabat? Simak fakta selengkapnya.
Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Bali United Umumkan Format Dewata Challenge Series, Persib Wajib Sapu Bersih untuk Bayar Kegagalan di Piala Presiden 2026

Ini menjadi kembalinya Persib Bandung ke turnamen setelah gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026. Sementara itu, Bali United pun akhirnya membuka persiapan untuk menatap musim 2026-2027. 
Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, Pembalap Honda Jazz di Balik Tragedi Drag Race Kotamobagu yang Tewaskan 8 Penonton

Profil Tian Ngantung, pembalap Honda Jazz yang terlibat kecelakaan maut drag race Kotamobagu. Mobilnya hilang kendali dan menabrak penonton hingga 8 tewas

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT