Andalkan Pertumbuhan Organik Tanpa Rights Issue, Bank Mantap Bidik Naik ke KBMI 3 pada 2028
- Ist
tvOnenews.com - PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) menargetkan dapat naik kelas dari Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 menjadi KBMI 3 pada 2028.
Berbeda dengan banyak perusahaan yang mengandalkan tambahan modal dari pemegang saham, Bank Mantap memilih memperkuat modal secara organik melalui pertumbuhan laba yang konsisten dan kebijakan pengelolaan keuntungan yang lebih konservatif.
Division Head Strategic Business Development Bank Mandiri Taspen, Agus Syaiful Anwar, mengatakan perusahaan optimistis mampu memenuhi persyaratan modal inti KBMI 3 tanpa melakukan aksi korporasi berupa rights issue.
Menurut Agus, perubahan tersebut tidak terjadi dalam waktu singkat. Pada 2017, laba Bank Mantap masih berada di kisaran Rp50 miliar sehingga ekspansi bisnis masih membutuhkan dukungan modal dari para pemegang saham, yakni Bank Mandiri dan Taspen.
Modal Organik Jadi Andalan Menuju KBMI 3
"Pada 2017 laba Bank Mantap masih sekitar Rp50 miliar sehingga saat itu ekspansi masih membutuhkan dukungan modal dari pemegang saham, yakni Bank Mandiri dan Taspen. Namun sejak 2020 hingga sekarang, kebutuhan modal sudah bisa dipenuhi secara organik," ujar Agus saat Media Gathering di Mantap Learning Center, Bali, 4 Juli 2026.
Strategi pertumbuhan organik tersebut dilakukan dengan mengandalkan laba perusahaan sebagai sumber utama penguatan modal.
Artinya, sebagian besar keuntungan tidak dibagikan sebagai dividen, tetapi ditahan untuk memperbesar modal inti sehingga perusahaan memiliki kapasitas ekspansi yang lebih besar setiap tahunnya.
Saat ini modal inti Bank Mantap telah mencapai sekitar Rp10 triliun atau masih berada dalam kategori KBMI 2. Sementara berdasarkan ketentuan regulator, bank harus memiliki modal inti minimal Rp14 triliun untuk dapat masuk ke kelompok KBMI 3.
CAR di Atas 30 Persen Perkuat Ruang Ekspansi
Optimisme tersebut juga didukung kondisi permodalan yang dinilai sangat kuat. Agus menjelaskan rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) Bank Mantap kini telah melampaui 30 persen.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata industri perbankan nasional yang berada pada kisaran 18–20 persen. Bahkan, level tersebut juga berada jauh di atas batas minimum CAR yang diwajibkan regulator sesuai profil risiko masing-masing bank.
Load more