News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

LPG 3 Kg Tak Lagi Bebas Dibeli? ESDM Siapkan Batas Penerima Berdasarkan Desil Kesejahteraan

ESDM menyiapkan pembatasan penerima LPG 3 kg berdasarkan desil kesejahteraan agar subsidi lebih tepat sasaran dan penyalurannya dapat diverifikasi.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WIB
Pertamina dan Pemda Aceh Kerja Sama Distribusikan LPG 3 Kg, Ini Daftar Wilayah Operasi Pasarnya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur kelompok masyarakat yang berhak membeli gas bersubsidi tersebut berdasarkan desil kesejahteraan.

Kebijakan ini disiapkan pemerintah untuk memastikan subsidi LPG 3 kg diterima masyarakat yang memang menjadi sasaran. Saat ini, pemerintah masih membahas penerapan data kesejahteraan atau desil sebagai dasar untuk menentukan kelompok penerima subsidi LPG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) ESDM Laode Sulaeman mengatakan pengaturan tersebut diperlukan agar penyaluran LPG bersubsidi dapat lebih tepat sasaran.

“Nah, makanya sekarang kan sedang kita gencar kan Konversi. Konversi, terus kelas yang mendapatkannya diatur agar lebih tepat sasaran. Desilnya nanti akan diatur tuh yang LPG. Bukan hanya yang BBM ya,” kata Laode di Gedung DPR RI, dikutip Kamis (27/8/2026).

ESDM Bahas Data Desil Bersama BPS dan Pertamina

Laode mengatakan pembahasan mengenai penggunaan data desil untuk penyaluran LPG 3 kg akan melibatkan sejumlah pihak. ESDM akan membahas penerapan data tersebut bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan PT Pertamina (Persero).

Pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Menteri ESDM dan Menteri Keuangan beberapa waktu lalu.

“Itu salah satu yang akan kami bahas bersama BPS, Pertamina, kami dalam mengimplementasikan hasil pertemuan Pak Menteri ESDM dan Pak Menteri Keuangan,” ujarnya.

Dengan skema tersebut, data kesejahteraan nantinya akan menjadi salah satu dasar dalam mengatur kelompok masyarakat yang dapat menerima LPG 3 kg bersubsidi. Namun, pemerintah masih melakukan pembahasan mengenai penerapan desil untuk LPG tersebut.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki mekanisme penyaluran subsidi energi agar lebih sesuai dengan kelompok masyarakat yang dituju.

Data NIK Disiapkan untuk Validasi LPG 3 Kg

Upaya memperbaiki ketepatan sasaran subsidi LPG 3 kg juga dilakukan melalui pemanfaatan data kependudukan.

Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga dan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) mengenai pemberian hak akses dan pemanfaatan data kependudukan dalam layanan di lingkup PT Pertamina Patra Niaga.

Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat proses verifikasi dan validasi data untuk mendukung penyaluran energi bersubsidi yang lebih tepat sasaran.

PKS itu juga mendukung pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG. Selain itu, kerja sama tersebut menjadi dasar integrasi sistem yang telah disiapkan Pertamina Patra Niaga untuk melakukan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam penyaluran LPG 3 kg.

Pertamina Perkuat Tata Kelola Subsidi

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan kerja sama dengan Ditjen Dukcapil merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola penyaluran subsidi.

Menurutnya, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga berkomitmen mendukung kebijakan pemerintah dalam memastikan subsidi energi tersalurkan dengan tata kelola yang baik sekaligus menjaga pelayanan energi kepada masyarakat.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” ujar Mars Ega dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Pemanfaatan data kependudukan menjadi salah satu bagian penting dalam proses verifikasi penerima energi bersubsidi. Integrasi data tersebut diharapkan dapat membantu memastikan masyarakat yang mendapatkan LPG 3 kg sesuai dengan ketentuan penerima subsidi.

Data Kependudukan Jadi Basis Verifikasi

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi menjelaskan data kependudukan merupakan salah satu basis penting dalam berbagai layanan publik.

Hingga Semester I 2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat sekitar 290,1 juta jiwa. Sementara itu, hampir 99 persen penduduk yang wajib memiliki KTP telah terekam secara biometrik.

Teguh mengapresiasi kerja sama antara Ditjen Dukcapil dan Pertamina Patra Niaga dalam pemanfaatan data kependudukan tersebut.

“Kami mengapresiasi kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga,” jelas Teguh.

Kerja sama pemanfaatan data kependudukan tersebut diharapkan mendukung proses validasi dalam penyaluran LPG 3 kg. Di saat yang sama, ESDM masih membahas penerapan desil kesejahteraan untuk menentukan kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi LPG 3 kg.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, berkomitmen mengawal aspirasi warga terkait pemasangan drainase u-ditch dan program rumah tidak layak huni (rutilahu) di kawasan Lontar, Surabaya.
Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Persib harus puas bermain imbang dengan Dewa United. Namun, sang pelatih, Igor Tolic, merasa cukup puas karena anak asuhnya sukses menyamakan skor menjadi 2-2.
Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Polri merombak jajaran organisasinya melalui rotasi besar-besaran terhadap 199 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). 
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Timnas Indonesia Putri U-17 berhasil menyapu bersih seluruh lawan di Kualifikasi Piala Asia Putri U-17. Termasuk menyingkirkan Singapura dengan skor telak 5-0, Minggu (11/10/2026). 
Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor menjadi petarung UFC yang paling sering menjalani tes doping sepanjang 2026. Bintang asal Irlandia itu telah menjalani sampai 15 kali pengujian.
Resmi Bentuk Satgas Bobotoh, Kapolresta Bandung Minta Suporter Persib Ikut Jaga Keamanan dan Nama Baik Klub

Resmi Bentuk Satgas Bobotoh, Kapolresta Bandung Minta Suporter Persib Ikut Jaga Keamanan dan Nama Baik Klub

Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto menilai dukungan Bobotoh terhadap Persib tidak cukup hanya ditunjukkan lewat nyanyian dan koreografi dari tribun.

Trending

Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Ketua Umum PSSI Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri U-17 Lolos ke Piala Asia, Berhasil Sapu Bersih dan Jegal Tuan Rumah

Timnas Indonesia Putri U-17 berhasil menyapu bersih seluruh lawan di Kualifikasi Piala Asia Putri U-17. Termasuk menyingkirkan Singapura dengan skor telak 5-0, Minggu (11/10/2026). 
Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor Jadi Petarung UFC Paling Sering Dites Doping pada 2026, Jumlahnya Hampir Dua Kali Lipat

Conor McGregor menjadi petarung UFC yang paling sering menjalani tes doping sepanjang 2026. Bintang asal Irlandia itu telah menjalani sampai 15 kali pengujian.
Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Reaksi Kagum Igor Tolic Usai Persib Bisa Kejar Defisit 2 Gol dan Raih Poin Lawan Dewa United: Luar Biasa

Persib harus puas bermain imbang dengan Dewa United. Namun, sang pelatih, Igor Tolic, merasa cukup puas karena anak asuhnya sukses menyamakan skor menjadi 2-2.
Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Telegram Kapolri Keluar: Ini Deretan Jabatan Strategis Polri yang Alami Pergantian Pejabat

Polri merombak jajaran organisasinya melalui rotasi besar-besaran terhadap 199 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). 
DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

DPRD Surabaya Kawal Usulan Drainase dan Rumah Tak Layak Huni

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, berkomitmen mengawal aspirasi warga terkait pemasangan drainase u-ditch dan program rumah tidak layak huni (rutilahu) di kawasan Lontar, Surabaya.
Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Resmi! KOVO Cup 2026 Tayang di TV Indonesia, Bisa Nonton Aksi Megawati Hangestri Secara Legal

Kabar bahagia untuk volimania tanah air karena KOVO Cup 2026 bisa disaksikan di layar kaca Indonesia. Para penggemar pun bisa menyaksikan aksi Megawati Hangestri.
Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Telkom University Jatuhkan Sanksi DO kepada Pelaku Bullying

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom yang terletak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedua pelaku kini kena sanksi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT