News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Astuti Bangun Usaha hingga Pimpin Bank Sampah, Tak Ingin Jamur Terbuang

Nasabah PNM Mekaar, Astuti, menceritakan perjalanannya merintis usaha olahan jamur tiram dengan segala keterbatasan hingga akhirnya bisa berkembang pesat.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:11 WIB
Astuti nasabah PNM Mekaar.
Sumber :
  • PNM

Jakarta, tvOnenews.com — Dari sebuah dapur sederhana berukuran tiga kali tiga meter, Astuti belajar bahwa keterbatasan tidak selalu menjadi akhir dari sebuah usaha. Justru dari ruang sempit itulah, ia menemukan cara untuk mengubah persoalan menjadi peluang dan perlahan membangun kemandirian ekonomi keluarganya.

Sebagai nasabah PNM Mekaar, Astuti merintis usaha olahan jamur tiram dengan segala keterbatasan yang dimilikinya. Baginya, memulai usaha bukan sekadar tentang menghasilkan pendapatan, tetapi juga tentang bagaimana memastikan dapur tetap mengepul dan kebutuhan keluarga dapat terus terpenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perjalanan itu tidak selalu mulus. Salah satu persoalan yang kerap dihadapinya adalah hasil panen jamur tiram yang tidak seluruhnya terserap pasar. Ketika jamur segar tidak habis terjual, ada risiko bahan pangan tersebut terbuang begitu saja. Namun, Astuti memilih untuk tidak berhenti pada persoalan.

Ia mulai memutar cara. Jamur yang sebelumnya berpotensi menjadi sisa diolah kembali menjadi Jamur Krispi dan Stik Jamur. Langkah sederhana itu membuat hasil panen memiliki umur simpan lebih panjang sekaligus menciptakan produk dengan nilai jual baru.

“Dulu saya hanya berpikir bagaimana jamur yang tak habis terjual tidak terbuang. Sekarang saya tahu, dari sesuatu yang hampir terbuang itu, bisa tumbuh sebuah usaha, harapan untuk keluarga, bahkan manfaat untuk banyak orang,” ujar Astuti.

Bagi Astuti, perubahan tersebut bukan hanya soal bertambahnya jenis produk. Ia mulai melihat usahanya dengan cara yang berbeda. Masalah pasar yang sebelumnya menjadi tantangan justru mendorongnya untuk lebih kreatif dalam mengolah produk dan mencari nilai tambah dari apa yang sudah dimiliki.

Di titik inilah pemberdayaan menjadi penting. Pembiayaan memberikan ruang bagi pengusaha ultra mikro untuk bergerak, sementara pendampingan membantu mereka menemukan cara agar usaha tersebut dapat terus bertumbuh. Kombinasi keduanya menjadi bagian dari pendekatan PNM dalam mendampingi nasabah agar tidak berhenti hanya pada akses modal.

Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan bahwa pembiayaan dan pemberdayaan perlu berjalan beriringan karena kebutuhan usaha ultra mikro bukan hanya modal, tetapi juga kemampuan untuk mengembangkan usaha dan menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

“Pembiayaan memberikan kesempatan bagi nasabah untuk memulai dan mengembangkan usahanya. Tetapi pemberdayaanlah yang membantu mereka menemukan cara untuk naik kelas. Ketika keduanya berjalan bersama, modal tidak berhenti menjadi pinjaman, tetapi dapat berubah menjadi produk yang lebih bernilai, usaha yang lebih kuat, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Kindaris.

Perjalanan Astuti menunjukkan bagaimana dampak sebuah usaha dapat berkembang melampaui urusan jual beli. Ketika usahanya semakin tumbuh, kepercayaan dirinya pun ikut berkembang. Ia kemudian dipercaya memegang peran sebagai Ketua Klasterisasi Bank Sampah di Kampung Madani, Waru, Penajam.

Peran tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Astuti. Jika sebelumnya ia sibuk memastikan jamur hasil panen tidak terbuang, kini ia ikut mengajak masyarakat di lingkungannya untuk melihat barang yang dianggap tidak bernilai menjadi sesuatu yang dapat memberikan manfaat.

Dari seorang ibu rumah tangga yang berusaha menyelamatkan sisa panen, Astuti kini menjadi penggerak kepedulian lingkungan di kampungnya. Perubahan itu memperlihatkan bahwa pemberdayaan ekonomi dapat melahirkan dampak yang lebih luas ketika penerimanya memiliki kesempatan untuk tumbuh dan kemudian memberi manfaat kembali kepada lingkungan sekitar.

Kisah Astuti menjadi gambaran bahwa perjalanan usaha ultra mikro tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang, ia berawal dari dapur kecil, hasil panen yang tidak laku, dan keberanian untuk mencoba satu cara baru. (rpi)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Soal KMP Batumandi, Kesiapsiagaan Krisis dan Investigasi Jadi Kunci Perbaikan

Sebanyak 420 penumpang dan 40 awak KMP Batumandi berhasil dievakuasi. Kesiapsiagaan penanganan darurat diapresiasi, sementara investigasi tetap diperlukan.
Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah Karyawan Kontrak Bisa Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Apakah karyawan kontrak bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak syarat penerima, cara cek status, dan informasi terbaru dari Kemnaker.
Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Bungkam Persib di Menit Akhir, Pelatih Madura United Apresiasi Daya Juang Laskar Sapi Kerrab

Madura United berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu Persib Bandung pada pekan keenam Super League 2026-2027.
Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Pria Tak Sengaja Tekan Tombol SOS KRL Bogor-Jakarta Kota, KAI Minta Maaf Jika Buat Penumpang Panik

Peristiwa pria tak sengaja menekan tombol SOS atau tombol darurat di KRL rute Bogor-Jakarta Kota viral di media sosial. Petugas pun memastikan tidak terjadi keadaan darurat atas alarm SOS yang menyala.
McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren Upgrade Mobil Jelang GP Amerika Serikat Demi Salip Red Bull

McLaren masih menempati posisi ketiga klasemen konstruktor Formula 1 dengan enam seri tersisa. 
4 Pernyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

4 Pernyataan Tegas MUI soal Rencana Konser Andrea Bocelli di Indonesia

MUI membuka ruang dialog soal konser Andrea Bocelli. Ini bagian dari upaya tabayun agar persoalan dapat dibahas secara terbuka dan menghasilkan pemahaman utuh.

Trending

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Jadwal KRL Hari Ini 23 Oktober 2026 Rute Bogor-Jakarta Kota, Cek Dulu Sebelum Berangkat

Cek jadwal KRL hari ini 23 Oktober 2026 rute Bogor-Jakarta Kota sebelum berangkat. Perlu dicatat, jadwal KRL bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan operasional.
Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Bukan Megatron, Megawati Hangestri Lagi-lagi Dapat Julukan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri kembali mendapat julukan baru dari media Korea setelah mencetak 29 poin bersama Hyundai Hillstate di KOVO Cup 2026.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Kisah Mualaf Christian Rontini, Pemain yang Mengenal Islam di Indonesia dan Kagumi Sosok Legenda Timnas

Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Christian Rontini? berikut kisah inspiratif dan perjalanan spiritualnya selama di i Indonesia.
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT