Purbaya Beri Sinyal Anggaran MBG Bisa Dipangkas di Bawah Rp200 Triliun, Ini Alasannya
- Antara
Kemenkeu Ikut Awasi Pelaksanaan MBG
Purbaya juga menjelaskan peran Kementerian Keuangan dalam mengawasi pelaksanaan program MBG. Pengawasan dilakukan untuk memastikan program tersebut dapat berjalan secara efisien.
Pegawai Kementerian Keuangan yang berada di daerah nantinya turut melakukan pengawasan terhadap masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG.
Pengawasan tersebut dilakukan secara bergilir. Dengan mekanisme itu, Kementerian Keuangan ingin memastikan pelaksanaan program di lapangan terus mengalami perbaikan.
"Jadi pegawai-pegawai kami di daerah mengawasi masing-masing SPPG secara bergilir. Jadi saya harapkan nanti kita bisa perbaiki terus kinerjanya ke depan untuk MBG," tutup Purbaya.
Pengawasan terhadap SPPG menjadi bagian dari upaya Kementerian Keuangan untuk melihat pelaksanaan program MBG secara langsung di daerah. Pemerintah berharap efisiensi dan perbaikan kinerja dapat terus dilakukan dalam pelaksanaan program tersebut.
Purbaya sebelumnya menegaskan bahwa efisiensi menjadi salah satu ruang yang masih dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan anggaran MBG. Dari alokasi awal Rp330 triliun, anggaran tahun ini telah mengalami beberapa kali penyesuaian hingga berada di kisaran Rp240 triliun.
Kini, pemerintah melihat peluang untuk kembali menekan anggaran tersebut hingga di bawah Rp200 triliun, sementara untuk tahun depan alokasi yang disiapkan berada di kisaran Rp240 triliun.
Load more