News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pupuk Indonesia Kejar Penurunan Emisi 96% pada 2050, Kembangkan Clean Ammonia hingga CO2 Jadi Soda Ash

Pupuk Indonesia menargetkan penurunan emisi 96% pada 2050 melalui clean ammonia, pemanfaatan CO2 menjadi soda ash, energi hijau, CCS, dan nature-based solutions.
Minggu, 20 September 2026 - 18:18 WIB
Pupuk Indonesia memaparkan peta jalan dekarbonisasi perusahaan menuju Net Zero Emission 2050.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Pupuk Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca hingga 96% pada 2050 sebagai bagian dari strategi menuju Net Zero Emission (NZE). Target ini akan ditempuh lewat berbagai program dekarbonisasi, mulai dari efisiensi energi hingga pengembangan amonia bersih.

Strategi lainnya mencakup penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan CO2 menjadi produk bernilai tambah, penggunaan energi hijau, serta pengembangan nature-based solutions.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senior Project Manager Sustainability and Clean Ammonia PT Pupuk Indonesia Erlangga Rismantojo mengatakan target penurunan emisi tersebut telah menjadi bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan menuju NZE 2050.

“Pupuk Indonesia telah menyusun peta dekarbonisasi. Hingga tahun 2050 target kami adalah untuk menurunkan emisinya sampai 96 persen atau sekitar 24,9 juta ton CO2 ekuivalen melalui technology based initiatives dan mencapai penurunan emisi 100 persen dengan tambahan inisiatif berbasis alam atau nature-based solutions” ujar Erlangga dalam sesi Decarbonizing Business: Driving ESG Performance and Competitiveness di Jakarta, dikutip Minggu (20/9/2026).

Erlangga menjelaskan, efisiensi energi menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk menekan konsumsi gas bumi sekaligus mengurangi emisi dari kegiatan produksi.

Pupuk Indonesia juga melakukan modernisasi dan optimalisasi fasilitas produksi agar tetap kompetitif dengan jejak karbon yang lebih rendah.

Upaya dekarbonisasi tidak hanya diarahkan untuk mengurangi emisi. Perusahaan juga mengembangkan teknologi yang memungkinkan karbon hasil proses produksi dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku produk bernilai ekonomi.

Salah satu penerapannya dilakukan melalui pengembangan pabrik soda ash di Bontang, Kalimantan Timur. Proyek tersebut memanfaatkan emisi CO2 dari proses produksi sebagai bahan baku untuk menghasilkan soda ash yang digunakan oleh sejumlah sektor industri, termasuk kaca dan deterjen.

“CO2 ini menjadi bahan baku yang kami olah sehingga menjadi produk soda ash. Soda ash ini menjadi bahan baku untuk industri kaca, industri deterjen dan lain sebagainya,” jelas Erlangga.

Menurut dia, pemanfaatan CO2 tersebut juga berpotensi membentuk rantai industri baru berbasis karbon. Produk kaca, misalnya, dapat digunakan untuk kebutuhan panel surya sehingga menciptakan keterkaitan dengan pengembangan energi terbarukan.

Di sisi lain, Pupuk Indonesia terus mengkaji dan mengembangkan sejumlah proyek clean ammonia. Perusahaan menjajaki pembangunan fasilitas green ammonia di beberapa lokasi existing dengan memanfaatkan energi baru dan terbarukan.

Salah satu skema yang tengah dikaji adalah penggunaan listrik dari energi terbarukan melalui Renewable Energy Certificate (REC). Skema tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk menurunkan intensitas emisi dalam proses produksi amonia.

Untuk pengembangan blue ammonia, fasilitas Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi salah satu enabler utama. Teknologi tersebut digunakan untuk menangkap CO2 dari proses produksi sebelum disimpan melalui injeksi ke dalam formasi geologi di bawah permukaan.

Erlangga menuturkan penerapan CCS membutuhkan koordinasi dengan penyedia jasa, pembangunan infrastruktur pendukung, serta kajian kelayakan yang lebih mendalam.

Diversifikasi Sumber Energi dan Bahan Baku

Pada sektor energi, Pupuk Indonesia juga melakukan diversifikasi sumber energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu jenis sumber sekaligus memperkuat ketahanan energi.

Sejumlah inisiatif yang dikembangkan mencakup pemasangan solar photovoltaic, pemanfaatan biomassa, serta penggunaan Renewable Energy Certificate (REC).

Diversifikasi juga diterapkan pada sisi bahan baku. Menurut Erlangga, perubahan dalam rantai pasok global membuat industri pupuk perlu memiliki sumber bahan baku yang lebih beragam.

Saat ini, Pupuk Indonesia masih mengimpor sebagian bahan baku karena kebutuhan industri belum seluruhnya dapat dipenuhi dari dalam negeri.

Untuk menjaga kontinuitas pasokan, perusahaan menjalin kerja sama dengan pemasok berbagai bahan baku, termasuk fosfat, potash, dan sulfur dari sejumlah negara.

Selain memperluas sumber pasokan, perusahaan juga mendorong integrasi vertikal dengan mengupayakan penguasaan sumber bahan baku di berbagai lokasi. Strategi tersebut ditujukan untuk menekan risiko gangguan pasokan yang dapat muncul akibat perubahan kondisi global.

Erlangga menegaskan transformasi hijau bagi Pupuk Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pengurangan emisi. Langkah tersebut juga diarahkan untuk menjaga keberlanjutan industri sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

“Di Pupuk Indonesia kami melihat transformasi hijau itu adalah suatu keharusan,” pungkasnya.

Katadata SAFE 2026 diketahui merupakan forum tahunan yang telah digelar sejak 2020. Forum ini menjadi ruang temu pemerintah, dunia usaha, investor, akademisi, dan masyarakat untuk membahas tantangan serta peluang menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, Katadata SAFE 2026 mengangkat tema The Green Changer. Acara tersebut berlangsung pada 16–17 September 2026 di Sudirman Hall, Sequis Tower, SCBD, Jakarta.

Rangkaian kegiatan SAFE 2026 meliputi forum, lokakarya, pameran interaktif, serta kolaborasi lintas sektor. Kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan dan pengembangan aksi untuk mendorong ekonomi Indonesia yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. (rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Janji Manis John Herdman, setelah Rombak Total Lini Depan Timnas Indonesia Tanpa Penyerang Lokal di FIFA ASEAN Cup 2026

Janji Manis John Herdman, setelah Rombak Total Lini Depan Timnas Indonesia Tanpa Penyerang Lokal di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman resmi merilis 23 nama pemain yang siap bertarung di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Herdman memenuhi janjinya untuk memboyong -
5 Fakta Menarik Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Mahar Punya Angka Khusus

5 Fakta Menarik Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, Mahar Punya Angka Khusus

Andre Taulany dan Amanda Rigby akhirnya resmi menjadi pasangan suami istri. Berikut 5 fakta menarik soal pernikahan mengejutkan sang presenter dan aktris itu.
Pakistan Bikin Blunder Jelang FIFA ASEAN Cup di Indonesia, Salah Ajukan Visa Bikin Timnas TC Tanpa Pelatih

Pakistan Bikin Blunder Jelang FIFA ASEAN Cup di Indonesia, Salah Ajukan Visa Bikin Timnas TC Tanpa Pelatih

Nolberto Solano justru harus absen dari pemusatan latihan Pakistan di Islamabad setelah mengalami masalah visa.
Tak Tega, Istri Ungkap Kondisi Terkini Purbaya Usai Tak Lagi Menjabat Menteri Keuangan

Tak Tega, Istri Ungkap Kondisi Terkini Purbaya Usai Tak Lagi Menjabat Menteri Keuangan

Sosok Purbaya Yudhi Sadewa tak pernah lepas dari perhatian publik. Usai resmi tak lagi mengemban jabatan sebagai Menteri Keuangan, potret keseharian Purbaya ...
Bursa Transfer Liverpool: Siap Sikut Manchester City, The Reds Pantau Bek 50 Juta Pounds Milik Liga Spanyol

Bursa Transfer Liverpool: Siap Sikut Manchester City, The Reds Pantau Bek 50 Juta Pounds Milik Liga Spanyol

Liverpool mulai mencari solusi untuk memperkuat sektor bek kanan. Jon Aramburu dari Real Sociedad disebut masuk radar The Reds untuk bursa transfer mendatang.
Dari Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tak Sabar Debut di FIFA ASEAN Cup, Ajak Suporter Timnas Indonesia Buat Stadion Gemuruh

Dari Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tak Sabar Debut di FIFA ASEAN Cup, Ajak Suporter Timnas Indonesia Buat Stadion Gemuruh

Tampil dalam edisi perdana, Timnas Indonesia langsung didapuk menjadi tuan rumah dengan menjamu negara Asia Tenggara dan dua tim tamu di Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Trending

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pecahkan Rekor, Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur, hingga Vanja Bukilic Datangi Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Pecahkan Rekor, Pelatih Hyundai Hillstate Bicara Jujur, hingga Vanja Bukilic Datangi Megatron

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar Megawati Hangestri dan dunia olahraga voli. Berikut rangkumannya.
Lepas Rindu Jelang V-League, Kapten Red Sparks Sambangi Megawati Hangestri ke Suwon

Lepas Rindu Jelang V-League, Kapten Red Sparks Sambangi Megawati Hangestri ke Suwon

Setelah Vanja Bukilic, kini giliran pemain Red Sparks lainnya yakni kapten Yeum Hye-seon yang sempatkan diri kunjungi Megawati Hangestri langsung ke Suwon.
Tak Hanya Ucapan, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck untuk Rayakan Ulang Tahun Megawati Hangestri

Tak Hanya Ucapan, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck untuk Rayakan Ulang Tahun Megawati Hangestri

Sebuah food truck yang berisikan kopi, matcha serta donat dihadirkan di area luar tempat latihan Hillstate di saat momen Megawati Hangestri berulang tahun ke-27
Alasan Polisi Tak Menahan Jule Meski Positif Gunakan Vape Etomidate

Alasan Polisi Tak Menahan Jule Meski Positif Gunakan Vape Etomidate

Selebgram Julia Prastini atau dikenal dengan nama Jule tak ditahan pihak kepolisian meskipun saat tes urin dinyatakan positif narkoba lewat vape etomidate.
Belum Debut Resmi di Korea, Jordan Wilson Bongkar Pesan Megawati Hangestri Jelang V-League 2026/2027

Belum Debut Resmi di Korea, Jordan Wilson Bongkar Pesan Megawati Hangestri Jelang V-League 2026/2027

Belum debut resmi di Korea Selatan, Jordan Wilson bongkar pesan Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate jelang V-League 2026/2027.
Persija Resmi Ajukan Banding Usai Sanksi Komite Disiplin PSSI Keluar, Tak Terima Terusir dari Kandang Hingga Denda Ratusan Juta

Persija Resmi Ajukan Banding Usai Sanksi Komite Disiplin PSSI Keluar, Tak Terima Terusir dari Kandang Hingga Denda Ratusan Juta

Persija keberatan dengan hukuman berupa dua pertandingan kandang di luar DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat serta denda tambahan yang dijatuhkan.
Rupiah Tertekan 7 Hari Beruntun, Industri Mulai Waspadai Lonjakan Biaya Impor

Rupiah Tertekan 7 Hari Beruntun, Industri Mulai Waspadai Lonjakan Biaya Impor

Rupiah melemah tujuh sesi beruntun ke Rp17.758 per dolar AS. Industri manufaktur, tekstil, dan farmasi mulai menghadapi tekanan biaya impor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT