News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Data Coretax Diklaim Bocor, DJP Buka Suara dan Ungkap Kejanggalan

Data wajib pajak di Coretax diklaim bocor dan viral di media sosial. DJP membantah serta menyebut ada kejanggalan dalam data yang beredar.
Senin, 21 September 2026 - 21:30 WIB
Ilustrasi Pajak
Sumber :
  • pxhere.com

Jakarta, tvOnenews.com - Layanan pajak berbasis digital Coretax tengah menjadi sorotan setelah muncul informasi mengenai dugaan kebocoran data wajib pajak (WP) yang tersimpan di dalam sistem tersebut.

Informasi tersebut beredar luas di media sosial dan langsung menjadi perhatian publik. Coretax sendiri merupakan sistem layanan perpajakan digital Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan yang nilai investasinya disebut mencapai Rp1,3 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar mengenai dugaan kebocoran data pertama kali ramai dibicarakan setelah akun di platform X, @DailyDarkWeb, mengunggah informasi terkait dugaan pembobolan basis data otoritas pajak Indonesia.

Data Wajib Pajak Diklaim Beredar

Akun @DailyDarkWeb menyebut dugaan kebocoran data tersebut terjadi sejak Sabtu (19/9/2026).

"Basis data otoritas pajak Indonesia diduga dibobol, kata sandi dan token autentikasi diklaim dicuri," tulis akun @DailyDarkWeb, dikutip Senin (21/9/2026).

Akun tersebut kemudian menyatakan bahwa seorang pelaku ancaman telah mengunggah sejumlah data yang diklaim sebagai sampel dari basis data yang berkaitan dengan Direktorat Jenderal Pajak Indonesia.

"Seorang pelaku ancaman telah mengunggah apa yang mereka klaim sebagai sampel dari basis data yang terkait dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia, sebuah unit di bawah Kementerian Keuangan," ungkap akun tersebut.

Dalam informasi yang beredar, sejumlah data penting terkait wajib pajak disebut ikut terdampak.

Data yang diklaim bocor antara lain Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), nama, alamat email, nomor telepon, alamat fisik, kata sandi, ID pengguna, alamat IP, informasi login terakhir, token autentikasi hingga token "ingat-saya".

Selain itu, data yang beredar juga disebut memuat cap waktu pembuatan dan pembaruan akun.

Klaim Kebocoran Masih Dibantah DJP

Menanggapi informasi tersebut, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan langsung melakukan pemeriksaan dan validasi internal.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi dasar DJP untuk membantah adanya kebocoran data wajib pajak melalui Coretax.

"Terkait informasi mengenai dugaan kebocoran data yang beredar di media sosial, DJP telah melakukan pemeriksaan dan validasi internal dan hasilnya dapat kami nyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar," ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP, Inge Diana Rismawanti, Senin (21/9/2026).

DJP menemukan sejumlah kejanggalan pada struktur data yang beredar di media sosial.

Menurut Inge, terdapat atribut atau field tertentu dalam data tersebut yang tidak pernah disimpan maupun dikelola di dalam sistem basis data Direktorat Jenderal Pajak.

DJP Soroti Data Password Plain Text

Selain struktur data, DJP juga menyoroti format kata sandi yang terdapat dalam sampel data yang beredar.

DJP menyebut terdapat user dan password dalam bentuk plain text atau teks yang dapat dibaca secara langsung.

"Data dari sampel juga menunjukkan adanya user dan password dalam bentuk plain text, jelas ini bukan dari sistem database DJP," kata Inge.

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar DJP menyatakan bahwa informasi yang beredar bukan berasal dari sistem database milik Direktorat Jenderal Pajak.

DJP pun menegaskan perlindungan serta kerahasiaan data wajib pajak menjadi prioritas otoritas pajak.

DJP Pastikan Keamanan Data Jadi Prioritas

Menurut Inge, pengelolaan keamanan informasi di lingkungan DJP mengacu pada standar keamanan informasi yang berlaku.

Otoritas pajak juga menerapkan sistem pengamanan secara berlapis untuk menjaga data yang dikelola.

"Pengelolaan keamanan informasi DJP mengacu pada standar keamanan informasi yang berlaku serta menerapkan pengamanan secara berlapis," tegas Inge.

DJP meminta masyarakat, khususnya wajib pajak, tidak langsung panik menyikapi informasi dugaan kebocoran data yang beredar di media sosial.

Wajib Pajak Diminta Aktifkan Autentikasi Dua Langkah

Meski membantah adanya kebocoran data melalui Coretax, DJP tetap mengimbau wajib pajak untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan data pribadi.

Wajib pajak diminta menjaga kerahasiaan informasi pribadi dan mengaktifkan autentikasi dua langkah pada Coretax DJP.

Selain itu, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap berbagai tautan, pesan, maupun permintaan informasi yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak.

Langkah tersebut diperlukan agar wajib pajak tidak mudah memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak berkepentingan, terutama di tengah beredarnya informasi mengenai dugaan kebocoran data di media sosial.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gandeng Papua Nugini Dorong Perbatasan Jadi Koridor Ekonomi, Kepala BNPP RI:

Gandeng Papua Nugini Dorong Perbatasan Jadi Koridor Ekonomi, Kepala BNPP RI:

Dalam konteks perbatasan Indonesia-Papua Nugini, Tito menyebut pemerintah terus berupaya mengembangkan infrastruktur perbatasan agar konektivitas dan aktivitas masyarakat semakin terfasilitasi.
130 Spesies Baru Ditemukan, Freeport Soroti Pentingnya Data untuk Jaga Ekosistem di Papua

130 Spesies Baru Ditemukan, Freeport Soroti Pentingnya Data untuk Jaga Ekosistem di Papua

Konservasi Papua menghadapi tantangan alam, data, dan aktivitas manusia. Freeport menyoroti 14 tipe ekosistem, 130 spesies baru, serta pentingnya kolaborasi.
Akademisi UTM dan Pengamat Politik Bicara Pilgub Jatim 2029, Nama Rio Muncul dari Tapal Kuda

Akademisi UTM dan Pengamat Politik Bicara Pilgub Jatim 2029, Nama Rio Muncul dari Tapal Kuda

Dinamika menuju Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029 masih berada pada tahap awal. Namun sosok yang akan berkontestasi harus diamati sejak saat ini. Akademisi UTM
Uang Ratusan Juta Rupiah Ikut Diamankan KPK Dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

Uang Ratusan Juta Rupiah Ikut Diamankan KPK Dalam OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara, Senin (21/9).
Kronologi Ibadah Jemaat Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga Bersajam, Kini Pelaku Minta Maaf hingga Berakhir Damai

Kronologi Ibadah Jemaat Gereja di Tangerang Dibubarkan Warga Bersajam, Kini Pelaku Minta Maaf hingga Berakhir Damai

Berikut kronologi peristiwa viral warga membawa sajam menghentikan kegiatan ibadah puluhan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Tangerang.
5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pekan ini, 21-27 September 2026: Ada yang dapat peluang tak terduga.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar menyebutkan bahwa DPP GMNI melaporkan sejumlah pihak dari lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ke Bareskrim Polri. Hal ini
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT