Dari Kebiasaan Membakar ke Ekonomi Sirkular, Kisah Petani Hutan di Sekitar Lapangan Gas JTB
- tvOne - dewi rina
Pengelolaan peternakan dilakukan secara kolektif dengan melibatkan anggota koperasi. Para anggota bertugas merawat ternak, sedangkan pengurus melakukan pemantauan terhadap kegiatan pemeliharaan.
Pola tersebut dibangun agar usaha peternakan tidak hanya bergantung pada satu orang, tetapi menjadi kegiatan ekonomi bersama yang dapat memberikan manfaat bagi anggota.
Pada tahap awal pendampingan, pengembangan peternakan sempat menghadapi kendala. Sebagian anggota menginginkan domba dipelihara di rumah masing-masing. Namun, setelah melalui proses diskusi dan pendampingan, kelompok akhirnya menyepakati pengelolaan ternak secara terpusat melalui koperasi.
Andestara Anggara Putra dari ALAS Institute selaku mitra pendamping mengatakan, perubahan pola pengelolaan tersebut membutuhkan pemahaman bersama di antara calon anggota.
"Diawal kita temui kendala, mereka minta domba dipelihara dimasing-masing rumah. Kami jelaskan bahwa tidak bisa akhirnya berdiri kandang ini dengan dikelola koperasi," katanya.
Melalui sistem pengelolaan bersama, kegiatan pemeliharaan dapat dipantau dan kebutuhan peternakan lebih mudah dikoordinasikan.
Kandang juga dilengkapi tempat minum otomatis. Pembersihan dilakukan setiap pagi, sedangkan kotoran ternak dikumpulkan untuk selanjutnya dikirim ke rumah produksi kompos setiap pekan.
Skema pembagian keuntungan usaha peternakan ditetapkan berdasarkan kesepakatan tertulis, yakni 40 persen untuk koperasi dan 60 persen untuk anggota yang merawat ternak.
"Berdasarkan pada kesepakatan bersama bahwa skema kemitraan, pembagian keuntungan ditetapkan sebesar 40 persen untuk koperasi, dan 60 persen untuk anggota yang merawat ternak," ungkapnya.
Pola pembagian hasil tersebut memberikan kesempatan kepada anggota untuk memperoleh pendapatan dari kegiatan peternakan. Sementara itu, koperasi memiliki bagian untuk mendukung keberlangsungan kegiatan usaha bersama.
Selain pengelolaan ternak, anggota juga mendapat pelatihan pembuatan pakan secara mandiri. Ketersediaan pakan menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan, terutama ketika musim kemarau menyebabkan sebagian bahan hijauan lebih sulit diperoleh.
Melalui pendampingan, warga diperkenalkan dengan berbagai jenis limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan. Salah satunya tanaman kacang tanah kering setelah panen yang dapat diolah menjadi pakan atau campuran konsentrat.
Lamidi mengatakan, proses pendampingan juga memperlihatkan cara memberikan pakan buatan sendiri yang memanfaatkan limbah pertanian.
Load more