GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menghindari Jerat Inflasi, Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Terapkan Langkah Ini

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu menyatakan kebijakan subsidi dan kompensasi untuk menjaga daya beli masyarakat menjadi kunci dalam mengendalikan tingkat inflasi.
Selasa, 2 Agustus 2022 - 13:04 WIB
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menyatakan kebijakan subsidi dan kompensasi untuk menjaga daya beli masyarakat menjadi kunci dalam mengendalikan tingkat inflasi.

“Pemerintah dalam mengendalikan inflasi akan mengoptimalkan kebijakan kunci, terutama menjaga daya beli masyarakat melalui berbagai kebijakan subsidi, kompensasi dan perlindungan sosial,” katanya di Jakarta, Selasa (2/8/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu pemerintah akan terus menjaga menjaga keseimbangan antara suplai dan permintaan masyarakat melalui penguatan koordinasi dan kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).

Upaya-upaya tersebut sejalan dengan stabilitas harga domestik yang terus menjadi perhatian seiring dengan tren inflasi yang meningkat pada Juli 2022 yaitu mencapai 4,94 persen (yoy) dari 4,35 persen (yoy) pada Juni 2022.

Hal ini masih dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai dan bawang merah, bahan bakar rumah tangga nonsubsidi serta tarif angkutan udara.

Secara bulan ke bulan, inflasi juga meningkat mencapai 0,64 persen dari Juni yang sebesar 0,61 persen namun secara keseluruhan tingkat inflasi Indonesia masih lebih rendah dibanding negara lain seperti Uni Eropa 8,9 persen.

Meski sedikit meningkat, inflasi inti masih terjaga pada level 2,86 persen (yoy) pada Juli yang mencerminkan komitmen Bank Indonesia dalam mengendalikan ekspektasi inflasi di Indonesia.

Pergerakan komponen inflasi inti baik jenis barang maupun jasa menunjukkan menguatnya pemulihan daya beli dan permintaan masyarakat.

Sementara itu inflasi harga yang diatur pemerintah atau administered prices pada Juli 2022 meningkat menjadi 6,51 persen dari realisasi Juni yang sebesar 5,33 persen.

Masih tingginya harga energi dunia khususnya minyak mentah mendorong penyesuaian beberapa harga energi domestik seperti BBM dan LPG non-subsidi serta tarif listrik.

“Tekanan harga avtur dan pajak bandara juga masih mendorong kenaikan tarif angkutan udara,” ujar Febrio.

Untuk inflasi harga pangan bergejolak atau volatile food kembali meningkat mencapai 11,47 persen dibanding realisasi Juni 10,07 persen karena gangguan suplai domestik pada produk hortikultura seperti cabai merah, cabai rawit serta bawang merah akibat kondisi cuaca.

Di sisi lain, harga daging ayam menurun akibat melimpahnya stok setelah Idul Adha serta harga minyak goreng yang mengalami deflasi seiring melandainya harga produk sawit.

Febrio menegaskan pemerintah akan terus melaksanakan kebijakan intervensi harga pangan, penguatan stok serta operasi pasar untuk menghadapi kenaikan harga pangan.

“Dukungan fasilitas distribusi turut dilakukan oleh berbagai pemerintah daerah untuk menekan harga cabai dan bawang yang masih tinggi,” tegasnya.

Menurutnya, faktor musiman terkait kondisi cuaca umumnya bersifat temporer sehingga harga pangan diperkirakan semakin stabil seiring membaiknya kondisi cuaca.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlebih lagi pergerakan harga komoditas hortikultura pun sudah menunjukkan tren melandai dalam dua minggu terakhir bulan Juli sehingga diperkirakan laju inflasi akhir tahun masih relatif moderat.

“Akan relatif moderat meskipun cenderung berada pada batas atas sasaran inflasi pemerintah,” kata Febrio. (ant/ito)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Ribuan Warga Diprediksi Padati Kirab Budaya di Kota Bandung, Polisi Terjunkan 700 Personel untuk Pengamanan

Kirab budaya akan dimulai dari Kiara Artha Park dengan melintasi Jalan Jakarta, bawah Flyover Supratman, Jalan Supratman, Jalan Diponegoro, hingga Gedung Sate.
Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo Soal Sindiran RI Bakal Kolaps karena Rupiah Melemah: Orang Desa Enggak Pakai Dolar

Prabowo menyebut aktivitas ekonomi masyarakat di daerah tetap berjalan normal meski nilai tukar rupiah mengalami pelemahan terhadap dolar AS.
Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Prabowo Minta Polri dan TNI 'Tobat' dalam Bertugas: Tidak Boleh Ada Backing Macam-macam!

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan bahwa aparat negara bekerja menggunakan anggaran yang berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, dalam menjalankan tugas harus menjunjung hukum, keadilan, dan kepentingan masyarakat.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Polisi Selidiki Pria yang Diduga Dilempar dari Lantai 2 Pasar Grogol Jakbar Usai Bela Sang Pacar

Insiden seorang pria yang diduga dilempar dari lantai dua di Pasar Grogol, Jakarta Barat, pada 10 Mei 2026 sekitar pukul 02.00 WIB menggegerkan warga setempat.
Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Indonesia Juara Dunia di Street Child World Cup 2026

Garuda Baru Bukan Hanya Membawa Trofi, tapi Membawa Suara Anak-Anak Indonesia ke Panggung Dunia

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT