GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Slurp, Asyiknya Ngopi di Kebun Stroberi

Selain jualan kopi, kini Wawang menambahkan usaha sampingan menjadi petani stoberi.
Rabu, 18 Agustus 2021 - 21:50 WIB
Wawang, Penjual Kopi yang Kini Bertani dan Berjualan Stroberi di Kafenya di Bandung Barat
Sumber :
  • Endra Kusumah

Bandung Barat, Jawa Barat - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat pemilik warung kopi di Desa Cikahuripan, Kampung Cisaroni, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bernama Wawang harus berinovasi. Selain jualan kopi, kini Wawang menambahkan usaha sampingan menjadi petani stoberi.

Sejak akhir April, Wawang  mengubah lahan tidur menjadi kebun stroberi. Usaha yang dirintisnya itu mulai bergerak pada awal Mei.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 “Kebetulan ada lahan kaveling nganggur, luasnya 3 kaveling. Satu kavlingnya 25 tumbak (350 meter persegi), semuanya ada 75 tumbak. Yang satu kita buat lesehan saung dan parkiran, yang kaveling kedua udah produksi buat stroberi dan yang terakhir perluasan lahan stoberi,” ujar Wawang saat dihubungi, Rabu (18/8).  

Dia mengakuusahanya yang terdahulu yakni kafe kopi terimbas pandemi Covid-19. Konsumen yang dulu kerap nongkrong untuk ngopi di kafe, kini menurun. Untuk menyiasatinya, ia pun membangun kebun stoberi yang letaknya berdekatan dengan kafe miliknya. 

Wawang pun mengajak rekan-rekannya untuk membangun kebun stoberi ini sehingga mereka tetap memiliki pemasukan. Kebun stoberi ini memanfaatkan lahan nganggur milik keluarganya.

“Kebetulan saudara lahannya berantakan banyak rumput liar, dan kita manfaatkan itu,” terangnya.

Rencana awal, ungkap Wawang, kebun stoberi ini hanya pemanis untuk kafe kopi. Namun ternyata, konsumen lebih tertarik pada kebun stoberi, karena mereka bisa memetik sendiri.

“Tapi kenyataan lain, kita bikin dulu bangun stoberi. Setelah berbuah, kebetulan banyak dari konsumen kafe kopi yang coba memetiknya. Kita datangin konsumen, banyak yang bilang stoberi cenderung manis,” ungkapnya.

Disinggung soal jenis stoberi yang ditanamnya, Wawang menjelaskan, miliknya merupakan  varitas stroberi unggulan hasil persilangan dari varietas California Strawberry dengan varietas festival. Persilangan ini menghasilkan bibit unggul dengan jumlah stroberi yang sangat lebat dan berbuah tanpa mengenal musim.

“Rasanya dominan manis, karena memakai pupuk organik serta memanfaatkan limbah dapur,seperti air tajin beras. Tujuannya untuk menekan biaya,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Stoberi yang ditanamnya pun berkembang dari semula 300 polibag, kini sudah ratusan.

“Rata-rata ini satu juta rupiah seharinya. Kalau hari weekend 1 juta hingga 2 juta rupiah seharinya. Dari 300 pelanggan,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).
Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Buntut Kasus Pencabulan Santriwati, Ketua PWNU Jateng: Ponpes di Pati Bukan Pesantren NU, Kiai Ashari itu Dukun

Ketua PWNU Jateng, Gus Rozin membantah Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati milik Kiai Ashari, tersangka kasus pencabulan santriwati bagian dari NU.
Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Begal di Palmerah Bacok Korban Demi Beli Sabu, Polisi Ungkap Ternyata Pelaku Juga Kurir Narkoba

Tabir di balik aksi pembegalan sadis yang menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, akhirnya terungkap. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Dedi Mulyadi Evaluasi Tata Kelola Tambang, Proyek Strategis di Bogor Terancam Mangkrak? Ini Penjelasan Wakil Bupati

Rencana evaluasi besar-besaran aktivitas tambang di Kabupaten Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat dukungan penuh dari pemerintah daerah setempat. 

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT